Birthday Challenge

27 April 2019

IMG_20190427_234236_013

Alhamdulillah hari ini saya sudah 35 kali mengelilingi matahari. Terima kasih pada Allah Subhanawataala, atas 35 kali kesempatan emas ini.

Hari ini ditutup dengan makan malam keluarha di Shaburi All You Can Eat, Kokas. Kenaoa Shaburi? Karena makan di sana gratis buat yang ulang tahun ^^

InsyaAllah tahun-tahun berikutnya lebih shalihah lagi, lebih baik lagi, dan lebih pintar lagi.

Banyak birthday wishes yang saya ucapkan, berharap terkabul satu demi satu, aamiin.

Dan malam ini saya membuat challenge dengan Pak Suami. Challenge menurunkan lingkar perut. Waktunya adalah mulai malam ini hingga malam takbir lebaran nanti.

Hukuman bila kalah, mengikuti perintah yang menang. Kalau Pak Suami kalah, dia harus lari pagi 3 akhir pekan berturut-turut, 2x putaran keliling jalan arus-salak. Bila saya kalah, saya harus lari keliling lingkar dalam monas. Yeay ^^

Doakan menang, yaaaa ❤


Keliling Jakarta, Menata Hati 💗

28 April 2018

Kemarin aku ulang tahun.

Mungkin karena kehilangan bayi masih jadi sebuah duka buatku, aku merasa ulang tahun kali ini begitu sepi dan penuh air mata. Aku menangis.

Aku gak berani curhat sama siapa-siapa, takut dibilang gak pandai bersyukur, atau dibilang sedang terjebak dalam “jebakan 99”. Jadi aku pendam sendiri kesepianku dan mencoba tersenyum. Bahkan aku berusaha agar tak banyak yang tahu kalau aku sedang ulang tahun. Belum pernah seperti itu sebelumnya.

Kemarin, dengan izin suami, aku mencoba mencari hiburan untuk diriku. Sederhana. Aku berkelana naik bus Transjakarta.

Aku yang masih bertugas di Jalan Juanda, setelah makan siang dengan teman-teman, langsung naik bus jurusan Harmoni. Kemudian aku pindah jurusan ke jurusan Pulogadung untuk turun di Halte Balaikota. Aku memang lagi pingin ke Lenggang Jakarta buat beli minuman.

Setelah itu aku melanjutkan perjalanan dengan menuju Senen. Nyebrang dikit lewat jembatan penyeberangan orang, aku masuk Plaza Atrium Senen. Aku memanjakan diriku dengan membeli produk-produk kecantikan di Boston.

Tadinya aku ingin naik ke lantai 5, ke toko pernak pernik, tapi karena sudah capek, aku kembali ke halte dan naik bus jurusan Kampung Melayu. Aku turun di halte Tegalan untuk masuk ke toko buku Gramedia. Kembali di sana aku memanjakan diriku, membeli stationary lucu-lucu yang sama sekali gak penting, di mana sampai rumah aku nyesel belinya 😅. Terus juga beli Sop Ayam Pak Min legendaris untuk makan malam.

Kembali ke halte busway, dan naik bus lagi. Kali ini aku dapat bus jurusan Grogol-Kampung Melayu.

Dari halte Kampung Melayu aku naik bus jurusan Kampung Rambutan. Aku turun di halte Cawang Otista. Kemudian aku melanjutkan perjalanan dengan angkot sampai rumah.

Anakku sedang makan malam ketika aku sampai di rumah. Yah, alamat makan malam sendirian, nih! Apalagi Pak Suami sms, bilang ada rapat. Well, baiklah!

***

Jam 10 malam, anak sudah tidur, Pak Suami belum pulang, aku gak boleh tidur karena Pak Suami gak bawa kunci rumah. Saat itulah tiba-tiba aku merasa amat sangat kesepian. Buka-buka Facebook kok malah banyak postingan bayi di timeline-ku, makin mewek aku!

Suami pulang keheranan, mataku bengkak karena nangis. Aku minta maaf, Pak Suami, aku gak bisa nahan air mata.

Iya tahu, aku harus mensyukuri apa yang ada. Jangan menangisi apa yang hilang. Sudah jangan pikirin Keita lagi, kan masih ada Zimam yang mesti diurus. Tapi tetap saja, kalo lihat anak bayi, aku jadi nangis. Lihat baju bayi aja bisa bikin mataku panas, kok!

Iya tahu, Keita sekarang sudah diurus oleh bidadari surga. Keita juga yang insyaAllah akan menungguku di surga nanti. Tapi tetap saja, kalau ingat Keita, rasanya aku pingin gendong dia. Ada perasaan menyesal kenapa pada saat dia di pelukanku, walau sudah tak bernyawa, gak aku usel-usel sampai puas. Waktu itu aku pikir, dia kan sudah jadi mayat, gak boleh banyak disentuh, kasihan. Kudengar mayat kalau disentuh akan kesakitan. Entahlah.

Aku ingin curhat dengan seseorang, yang mau menerima kesedihan dan dukaku. Bukan sama Pak Suami, aku gak mau curhat sama beliau. Kasihan, karena duka ini juga duka beliau. Aku ingin curhat dengan orang yang gak merasakan duka ini, tapi juga gak akan bilang: “sudah, gapapa, jangan dipikirkan lagi!”

Aku ingin curhat yang bisa nangis sepuasku, sampai mataku bengkak lagu aku tertidur.

Hahaha, ulang tahun kok sedih, ya? 😂

Mohon doa, semoga sisa usiaku jadi berkah, ya teman-teman…


Selamat Ulang Tahun ke-6 Abang Zimam

13 November 2016

It’s a late post ^_^

Alhamdulillah, Abang Zimam berusia 6 tahun di 30 Oktober 2016 kemarin. Dan sebagai hadiah ulang tahun, dia minta ulang tahunnya dirayakan, mengundang teman-teman dan badut.

Akhirnya kami merayakan ulang tahun ke-6 Zimam di sekolahnya, tanggal 4 November 2016, dengan pertimbangan, ayahnya bisa datang. Maklum, Ayahnya Zimam kan masih kuliah di jogja, jadi pulang tiap 2 minggu. Jadi ya bisanya kalo gak hari Jumat, ya Senin. Kita pilih hari Jumat.

Untuk event organizer, kami memilih KFC. Nanti aku akan tulis deh pertimbangan kenapa memilih KFC sebagai EO di ulang tahun Zimam.

Kue ulang tahun, pesan di teman. Spesial, karena Zimam belum bisa mengonsumsi gluten dengan bebas. Tapi habis itu aku menyesal. Karena si Zimam cuma makan kue ultahnya seuprit, sisanya aku yang makan T_T Aturan pilihnya tuh kue non-fat! Hikshiks…

Alhamdulillah, acara berlangsung lancar walau agak telat dari jadwal karena pihak KFC-nya salah ambil rute hihi.. maafkan, ini sebagian salah kami juga..


Dan seperti yang kita duga sebelumnya, Zimam memang nungguin acara buka kadonya 😁

Terima kasih buat semua pihak yang sudah membantu kelancaran pesta Abang Zimam. Semoga Zimam tumbuh jadi anak yang shalih, dan kuat serta bermanfaat bagi lingkungannya aamiin..

Oya, as usual, kalo anak minta sesuatu, pasti kami akan meminta balik, kompensasi apa yang bisa dia berikan pada orang tuanya. Dan sebagai kompensasi atas perayaan ulang tahunnya, Zimam berjanji akan tidur di kamarnya sendiri.

We’ll see… ♡♡♡


Lulus ASI dan MPASI Rumahan tanpa Tambahan Garam dan Gula, S2 ASI ^_^

1 Desember 2011

Aku belum posting sertifikat lulus S2 ASI-nya Zimam, ya?
Ini dia…

s2 - zee -
Sertifikatnya unduh di sini, ya…

Sekarang sudah bisa minum susu UHT dan makan makanan meja. Zimam sudah besar ^_^

minum susu UHT


Tumpeng Ulang Tahun Spesial Bikinan Danda ^_^

11 November 2011

Tumpeng Ulang Tahun

Zimam mau ultah pertama, dirayain gimana, ya?

Wew, itu tuh hal yang ada di benakku semenjak Zee berusia 6 bulan! Hahaha… Apa aku harus ngerayain ultah pertama Zee? Siapa aja yang mesti diundang? Apa aja makanannya? Dll dll..

Secara aku ini penganut MPASI Rumahan tanpa Tambahan Gula dan Garam, maka aku merasa gimanaaa gitu kalo ultah Zee dirayain dengan black forest dan goodie bag berisi ciki-ciki. Gak konsisten bo!

Puter otak. Aku inget ibuku selalu ngerayain ultahku dengan tumpeng. Ah! Tumpeng saja kalo gitu! Kue tart ultah+lilinnya ntar aja kalo dia udah TK.
Sekarang, goodie bag.

Baca entri selengkapnya »


Selamat Ulang Tahun Pertama, Zee

30 Oktober 2011

26. Ulang Tahun 1 Zee

Gak terasa, Zimamku sudah setaun usianya ^_^
Begitu banyak cerita, suka dan duka. Begitu banyak ilmu yang dipelajari oleh aku dan Ayah Zee dalam bangku sekolahan orang tua ini. Dan akan lebih banyak lagi yang akan dan harus kami pelajari!

Untuk Zimamku sayang…
Danda berdoa agar kamu tumbuh sehat, dan ceria. Danda berdoa supaya kamu tumbuh menjadi anak yang bermanfaat bagi lingkunganmu. Danda berdoa supaya kamu jadi anak yang sholeh, takut pada Allah S.W.T. Tuhanmu. Supaya kamu mencintai Muhammad S.A.W. Nabimu. Supaya kamu bangga menjadi seorang muslim dan menyebarkan berita suka cita serta kebenaran ke sekelilingmu.
Danda berdoa supaya kamu tumbuh menjadi manusia yang menghasilkan suatu kebaikan yang membuat namamu akan terus dikenang manusia-manusia yang hidup setelahmu, bahkan setelah kematianmu.
Danda berdoa supaya kamu tumbuh menjadi manusia ahli surga dan dapat membawa kedua orang tuamu ke surga sehingga kita dapat berkumpul kembali di sana.

Zimam,
Tidak ada yang dapat membahagiakan hati seorang ibu selain melihat anaknya bahagia di dunia dan di akhirat. Karena itu, Danda berdoa semoga Allah S.W.T. akan selalu membimbing tanganmu, dan janganlah engkau melepaskan bimbingan itu, sayang. Agar kamu bahagia di dunia dan akhirat, seperti yang Danda harapkan.

Ayah dan Danda sangat sayang sama Zimam. Zimam adalah titipan dari Tuhan yang mesti Ayah dan Danda jaga dengan baik. Semoga Ayah dan Danda dapat mengemban tanggung jawab ini dengan baik. Amiinn…


Hari Keuangan, Hari ORI..

30 Oktober 2008

Hari ini, 62 tahun yang lalu, untuk pertama kalinya, Bangsa Indonesia memiliki mata uang sendiri, Oeang Republik Indonesia (ORI).

Waktu itu, dengan semangat kebangsaan yang tinggi, juga kebanggaan akan produk dalam negeri, kita menggunakan ORI secara serentak sejak tanggal 30 Oktober 1946 pukul 00.00 WIB.

Dan sekarang, setelah 62 tahun, setelah ORI berganti nama secara resmi dengan Rupiah, masih adakah kebanggaan itu?.

ORI adalah pemersatu bangsa kita, mestinya bukan sebagai pemisah!. Kenapa sekarang kita tercerai berai karenanya?.

ORI atau Rupiah, bukan sesuatu yang diciptakan untuk memecah negeri ini, tetapi untuk menyatukannya.
Masihkah kita menyadarinya?.

Selamat Hari Keuangan ke 62, Selamat Hari Oeang Republik Indonesia.