Aku Berpikir, Maka Aku Ada, Sebuah Aliran Rasa dari Game Level #6

24 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Aliran Rasa

PhotoGrid_1569297188018

Alhamdulillah, tabarakallah. Level #6 telah selesai dijalani. Ada banyak sekali hikmah yang dapat kami petik dari level 6 ini. Salah satunya adalah untuk mencintai matematika.

Siapa yang waktu kecilnya benci matematika?

Alhamdulillah, bukan Danda. Hehehe. Karena itu, Danda juga tak ingin Abang Zi tumbuh dengan membenci matematika. Matematika itu mudah, matematika itu menyenangkan. Kenapa? Karena setiap detik hidup kita, penuh dengan matematika. Eh, bukankah detik itu sendiri adalah bagian dari matematika? Hahaha.

Mungkin Danda belum bisa sepenuh hati mencintai kalkulus, walau bila Danda diajari lagi caranya, Danda akan kembali menyukainya, semacam CLBK, hehe. Tapi untuk bagian matematika yang lain, hei, semua itu menyenangkan. ^_^

Jadi, Abang Zi, mari berpikir, agar kita ada. Mari cintai matematika, karena matematika mengajak kita berpikir.

PhotoGrid_1569298026726

“Cogito, Ergo Sum” (Aku Berpikir, Maka Aku Ada)
– René Descartes, matematikawan dan filosof

Sampai jumpa di level berikutnya.

#AliranRasaStimulasiMatematisLogis
#AliranRasa
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Memasak Mi Instan

19 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Hari #14

PhotoGrid_1568854835407

Masuk hari keempat belas, hore.

Malam ini Abang Zi pengin makan mi instan. Memang sudah lama sekali sejak terakhir dia makan mis instan. Karena itu Danda mengizinkannya, dengan syarat Abang Zi sendiri yang harus memasaknya.

Zimam: Danda, timer-nya rusak. (menunjukkan alat pengukur waktu analog yang memang sudah tidak berfungsi lagi).

Danda: Oh, Abang hitung saja manual. Itu kan ada jam dinding. Hitunga saja 3 menit di sana. (tiga menit adalah lama waktu merebus mi instan setelah air mendidih).

Zimam: Tiga menit berarti jarum yag merah keliling tiga kali, kan?

Danda: Iya benar. Jarum merah itu jarum detik, satu putaran jarum detik lamanya adalah satu menit, atau 60 detik.

Zimam: Kalau 3 menit artinya… 180 detik.

Danda: Benar sekali. Nanti kalau suda 3 menit, bilang Danda, ya! Danda bantu meniriskan airnya.

DSC_1541-01

Walaupun setelahnya dapur jadi berantakan dan kotor, tak apa, yang penting Abang Zi makin mahir membuat mi instan sendiri. PR berikutnya adalah memasak mi instan tanpa membuat dapur berantakan. Oke!

PhotoGrid_1568854874122

#hari14
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Sereal Sarapan

17 September 2019

Game Level #6: Stimulai Matematika Logis Anak
Hari #12

PhotoGrid_1568645155243

Alhamdulillah, tabarakallah, sereal sarapan yang Danda pesan buat Abang Zi sudah datang semuanya. Sarapan Abang Zi aman untuk beberapa hari ke depan. Hehe.

Danda membeli sereal sarapannya melalui toko daring. Sengaja, dengan berbelanja daring Danda menghemat banyak waktu dan uang. Danda jadi tak tertarik belanja yang lain, kan? Hehehe.

Zimam: Wow, kokokrannya sudah datang.

Danda: Iya, besok Abang mau makan yang mana?

Zimam: Yang mana, ya? Kokokran bintang, atau kokokran bola, atau kokokran koko, ya?

(Catatan: begitulah Abang Zi menyebut semua sereal tersebut, semuanya kokokran, hanya berbeda di bentuknya saja. Hihihi)

Danda: Terserah Abang.

Zimam: Susu rasa susu masih banyak?

Danda: Masih, kan Danda sudah beli beberapa.

Zimam: Oke, Abang Zimam mau yang kokokran koko.

DSC_1537-01

Hari ini, tanpa terasa kami belajar matematika geometri. Matematika, benar-benar ada di mana-mana, ya. ^_^

PhotoGrid_1568645117775

#hari12
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Dongeng Sebelum Tidur

15 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Hari #10

PhotoGrid_1568477268470

Yeay, sudah masuk hari kesepuluh. ^_^

Karena ini akhir pekan, tentu saja kami menghabiskannya di luar rumah. Kebanyakan sih kami mencari pokemon, satu-satunya permainan gawai yang bisa kami mainkan bertiga. Keliling kota bertiga sambil sesekali berhenti dengan aman di tepi jalan karena ada Raid Battle yang bisa dimainkan. Hehehe.

Karena pokemon ini, Abang Zi bisa menghitung dengan cepat, loh. Dia bisa memperkirakan berapa IV dari sebuah pokemon hanya dengan melihat CP dan HP-nya saja. Jangan tanya Danda, karena Danda tak paham, hahaha.

Seharian bermain pokemon, Danda menawarkan membacakan buku buat Abang Zi. Sudah lama Abang Zi tidak minta dibacakan buku. Dia minta Danda membaca dua cerita di buku Dongeng Membentuk Akhlak Mulia. Biidznillah kisah kedua cerita itu mengandung matematika. ^_^

Cerita pertama, tentang seorang pemuda yang punya semangka raksasa. Banyak orang menawar untuk membeli semangkanya, mulai dari 2 keping emas, 3, 5, bahkan 20. Tapi dia menolak semuanya karena berharap ditawar dengan harga yang lebih tinggi. Sampai akhirnya semangkanya busuk dan dia tak dapat apa-apa karena keserakahannya.

Cerita kedua, tentang seorang pemuda yang diminta ibunya mengambil air di sungai. Ibunya berkata agar si pemuda mengambil 2 gentong air saja. Tapi si pemuda memaksa membawa 4 gentong air. Akhirnya dia kelelahan dan seluruh air di gentongnya habis, ada yang dibuang karena terlalu berat, ada yang diminum, ada yang memang jatuh. Itu terjadi akibat dia tak mendengarkan kata-kata ibunya.

DSC_1536-01

Selama bercerita, Danda mengajak Abang Zi ikut memberi tanggapan. Hm, ikut menghitung, tepatnya, hehe.

PhotoGrid_1568477213138

#hari10
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Kerja Kelompok

14 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Hari #9

PhotoGrid_1568365741168

Sesuai kesepakatan, hari ini Abang Zi dan teman-temannya berkumpul sepulang sekolah untuk kerja kelompol. Bunda mengelompokkan Abang Zi bersama 4 teman lainnya untuk membuat wayang kertas, dan menciptakan alur cerita.

Abang Zi dan teman-teman berkumpul di rumah salah satu teman Abang Zi, yang bernama Z, dan suka Hello Kitty seperti Danda, hehehe. Terima kasih buat Mama Z, sudah mau direpotin, sudah mau menjaga anak-anak plus mentraktir makan bakso pula. Duh, Danda nggak enak, hehe.

Untuk game hari ini, murni didapat dari laporan pandangan mata Mama Z yang secara kronologis menceritakan kejadian lapangan di grup. (Doh, bahasanya! Wkwkwk). Alhamdulillah, Mama Z menceritakan hal-hal baik tentang anak-anak, artinya anak-anak sudah bersikap baik dalam mengerjakan tugas. Tabarakallah.

IMG-20190913-WA0035-01

Sepulang dari rumah Z, Abang Zi bercerita kalau dia senang sekali karena kerja kelompoknya berjalan dengan seru. ^_^

PhotoGrid_1568382524738

#hari9
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Celengan Koin

13 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Hari #8

PhotoGrid_1568364256977

Alhamdulillah, tabarakallah. Celengan Abang Zi sudah penuh. Well, ini celengan anaknya yang penuh, emaknya yang semringah. Hahaha.

Abang Zi punya celengan dengan berbagai mata uang. Celengan 100, celengan 200, celengan 500, celengan 1000, dan celengan 2000. Kali ini, yang penuh adalah celengan 100 dan 200.

Sebenarnya wajar kalau dua celengan ini penuh duluan. Bentuknya memang kecil. Dulu waktu beli, Danda pikir pecahan 100 dan 200 ‘kan sudah jarang beredar, jadi kemungkinan akan jarang ditabung. Begitulah manusia hanya berencana. Allah berkehendak 2 celengan itu musti dipanen duluan. Hehe.

Danda: Dihitung dulu, Bang, berapa jumlah uangnya. Tumpuk sesuai nominalnya. Buat jadi seribu untuk tiap tumpukan! (Danda memberi instruksi pada Abang Zi).

Zimam: Oke. (menumpuk 5 koin 200 tiap tumpuk dan 5 koin 100 tiap tumpuk).

Danda: Loh, yang seratusan kok ditumpuk lima doank? Memangnya itu seribuan?

Zimam: Nggak apa-apa, Danda. Sengaja, kok. Kalau ditumpuk jadi seribuan nanti ketinggian. Jadi Abang Zimam tumpuk jadi lima ratusan, nanti dihitungnya per dua tumpuk.

Danda: Oh, oke. Jadi, berapa total uangnya?

Zimam: Yang 200 ini jumlahnya 9.800 rupiah, yang 100 ada 6.200 rupiah. Semuanya jadi 16.000 rupiah.

Danda: Sip, masukkan plastik nanti Danda bantu tabung di rekeningmu, ya.

Zimam: Siap.

DSC_1533-01

Yak, uang sudah pindah ke plastik, dan sekarang celengannya kosong lagi. Siap menampung uang receh yang berserakan di rumah lagi. Hehehe.

PhotoGrid_1568364294747

#hari8
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Menghitung dengan Jari

12 September 2019

Game Level #6: Stimulasi Matematika Logis Anak
Hari #7

PhotoGrid_1568121156220

Abang Zi dapat PR jangka panjang dari bunda guru, yaitu menghafalkan perkalian 1 sampai perkalian 10, batasnya adalah saat Penilaian Tengah Semester (PTS). Berhubung Abang Zi ini mirip sama Danda, tak suka menghafal, maka Danda memutuskan untuk mengajarkan trik menghitung perkalian dengan jari yang Danda pelajari waktu Danda masih sekolah.

Ini bukan jarimatika, Danda juga tak tahu nama resminya apa. Berhubung Danda tak mau melampaui nama jarimatika yang dipatenkan oleh Bu Septi, Danda menyebut metode ini dengan metode “menghitung dengan jari” biasa. Tapi metode ini hanya untuk mereka yang sudah hafal perkalian 1 sampai 5, dan hanya berlaku untuk perkalian 6 sampai 9.

Danda: Abang coba hitung, berapa 6 kali 7?

Zimam: (menghitung 6 di tangan kanan, hingga didapat jempol di atas, dan 4 jari di bawah, serta menghitung 7 dengan tangan kiri, hingga didapat 2 jari di atas, 3 jari di bawah. Abang Zi lalu mengalikan jari-jari yang ditekuk, dan menjumlahkan jari-jari yang berdiri dalam bentuk puluhan. Didapat angka 42) Empat puluh dua.

Danda: Benar.

DSC_1502-01

Rumit? Tenang, yang ini Danda sertakan videonya kok. ^_^ Silakan cek di sini ya: [https://youtu.be/sAPIZJtW__A]

PhotoGrid_1568116621299

#hari7
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional