Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah

11 Agustus 2019

Semoga Allah subhanawataala menerima ibadah qurban kita, aamiin.

Untuk saudaraku yang belum berqurban di tahun ini, kudoakan semoga tahun depan bisa berqurban. Aamiin…

Semoga Allah memberkahi jalan hidup kita. Aamiin.


Kehidupan Setelah Kematian

26 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #13

PhotoGrid_1561458277331

Nama Projek: Kehidupan Setelah Kematian

Pimpinan Projek: Danda Zimam

Pengamat Projek: Abang Zimam Anak Shalih

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Qadarullah, Kai Zimam meninggal dunia tanggal 24 Juni malam. Beliau adalah pamannya Danda atau adiknya Nini Zimam. Jadi hari ini Danda mesti keluar rumah dan ikut mengurus jenazah beliau. Dengan beberapa pertimbangan, termasuk jarak, Abang Zi tinggal di rumah dan tidak ikut Danda.

PhotoGrid_1561502627833

~~~

Kepergian Kai Zimam ini termasuk mengejutkan pihak keluarga Nini Zimam. Pasalnya, kami tak tahu bahwa si Kai sakit. Pihak keluarga memang tidak ingin semua orang tahu penyakit Kai. Apapun itu, kami menghormatinya.

Danda masih cuti sakit hari ini. Namun, badan sudah bisa diajak bergerak walau perut masih sakit jika sedikit ditekan. Namun, sebagai bagian dari keluarga, Danda harus berangkat takziyah dan ikut mengurus jenazah. Bersyukur ada taksi daring, Danda bisa istirahat sejenak selama satu jam perjalanan menuju rumah duka.

Sebelum berangkat, Danda pamit pada Abang Zi, Danda akan pergi untuk takziyah, paman Danda meninggal dunia, beliau adiknya Nini yang juga Kai Zimam. Danda berpesan agar Abang Zi mandi, sarapan, dan beres-beres, juga main jika suka, tapi tidak boleh main tablet. Mbak Asisten (alhamdulillah) sudah datang dan menjaga Abang Zi.

Sepulang dari takziyah, Danda mendapati Abang Zi sudah rapi, sudah makan, dan di ruang keluarga terhampar mainannya. Alhamdulillah, Abang Zi menemukan keasikan lain selain tablet.

Sembari istirahat dan menemani Abang Zi bermain, Danda bercerita tentang kejadian hari ini. Danda bertanya apakah Abang Zi tahu di mana kita tinggal setelah kematian. Abang menjawab, “di alam kubur.”

“Sampai kapan?” tanya Danda menguji.

“Sampai hari kiamat,” jawab Abang Zi sambil lalu.

“Apa yang terjadi di alam kubur?” tanya Danda lagi.

“Kalau amalnya baik, kita senang, kalau amalnya buruk, kita sedih. Disiksa terus sama malaikat Munkar dan Nakir,” jawab Abang Zi, kali ini agak serius menyimak diskusi.

“Alhamdulillah, Abang sudah paham. Sama seperti Adek Keita, Kai ini juga tinggal di alam kubur. Mempertanggungjawabkan hidupnya di dunia, sampai hari kiamat tiba. Setelah kita meninggal, kita akan tinggal di alam kubur hingga kiamat tiba. Karena itu, selagi hidup, yuk, perbanyak ibadah agar kehidupan penantian kita dan hidup kekal kita bahagia,” jelas Danda.

DSC_1034-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan interpersonal – mampu berinteraksi dengan orang lain bahkan saat sibuk sendiri);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan membina hubungan dengan orang lain – mau meladenin diskusi Danda di tengah permainan);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – mengetahui ajaran agama tentang kehidupan setelah kematian);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – menyambut diskusi dengan baik, dan tidak menghidarinya).

Materi hari ini lumayan berat buat kami berdua. Tapi tetap harus selalu diulang sebagai pengingat. Semoga alhamarhum paman Danda meninggal dengan husnul khatimah, diterima pahalanya, diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya, dan diberi tempat layak di sisi Allah subhanawataala. Aamiin.

PicsArt_06-25-05.27.02

#hari13
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Selamat!

24 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #11

PhotoGrid_1561308975598

Nama Projek: Selamat!

Pimpinan Projek: Ayah Zimam

Pelaksana Projek: Abang Zimam Anak Pintar dan Danda Zimam

Gagasan: Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah, Abang Zi sudah menerima rapor kelas dua dengan nilai yang menggembirakan. Karena itu, sesuai tradisi keluarga Zulkifli-Syari, setiap ada hal yang menggembirakan, kami rayakan dengan makan-makan enak.

PhotoGrid_1561308929850

~~~

Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah.

Selamat, Abang! Rapor Abang Zi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dan ketika Danda bertanya bagaimana adab Abang Zi di sekolah, para bunda pun tidak menyebutkan adab yang membuat Danda sedih. Alhamdulillah, insyaAllah selalu jadi anak shalih, aamiin.

Kami pun merencanakan makan enak untuk merayakannya. Karena Danda masih ada tugas di luar kota, makan-makan dilakukan setelah Danda kembali ke Jakarta.

Kami memilih restoran all-you-can-eat kali ini. Sekalian jadi projek keluarga dalam melatih kecerdasan Abang Zi. Tak lupa, aturan makan di restoran all-you-can-eat kami ulang sambil lalu (khawatir anaknya bosan kalau ditutor melulu).

Tidak seperti biasanya, kali ini Abang Zi mengambil menu benar-benar sesuai apa yang bisa dia makan. Biasanya sih selalu ada sedikit makanan sisa yang akhirnya dimakan Ayah – maklum, resto ini menerapkan denda untuk setiap makanan yang tidak dihabiskan.

Sikap Abang Zi setelah makan pun bisa dibilang lebih tenang dari biasanya. Biasanya, jika dia selesau makan duluan, dia akan “berkeliling” restoran. Tak mau diam di kursinya. Malam ini, dia tenang di kursi sambil menikmati sesesap demi sesesap minuman yang dia ambil.

Ah, anak Ayah dan Danda sudah mulai besar. ^_^

PicsArt_06-24-12.07.22-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan intrapersonal –  Abang Zi paham betul yang dia inginkan malam ini);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi – Abang Zi berhasil mengendalikan emosinya dengan baik di tempat umum);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – Abang Zi membatasi diri dengan mengambil apa yang dia mampu habiskan saja);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – menerima tantangan pengendalian diri di restoran all-you-can-eat).

Abang Zi sudah kelas tiga sekarang. Tugas dan tanggung jawabnya sudah akan makin banyak. Usianya nanti juga akan memasuki 9 tahun. InsyaAllah, Ayah dan Danda akan terus mendampingi sampai Abang Zi mampu berpijak sendiri. InsyaAllah. Aamiin. Selamat, ya, Bang!

PicsArt_06-23-11.59.01

#hari11
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Empat Satu

21 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #8

PhotoGrid_1561035697900

Nama Projek: Empat Satu

Pimpinan Projek: Danda Zimam

Pelaksana Projek: Abang Zimam dan Danda

Penasihat: Ayah Zimam

Gagasan: Mengisi waktu keluarga dengan aktivitas yang minim motorik kasar karena Danda sedikit lelah, sambil mengasah kecerdasan intelektual Abang Zi.

PhotoGrid_1561037685704

~~~

“Danda, kita main, yuk!” Ajak Abang Zi setelah salat isya.

“Oh, Danda punya mainan baru buat Abang. Abang udah tau permainan empat satu?” Balas Danda.

Abang Zi menggeleng. Danda pun segera mengambil 1 dus kartu remi dan membukanya.

“Jokernya jangan dipakai, ya.” Danda menjelaskan.

Abang Zi terkekeh. Dia sudah tahu fungsi joker dalam kartu remi.

Danda mengocok kartu dan membagi, masing-masing mendapat 4 kartu. Danda pun menjelaskan peraturan permainan Empat Satu. Pemain yang pertama mengumpulkan skor 41 lah yang menang, atau jika kartu cadangan habis, pemain yang punya skor tertinggi yang menang. Setelah itu, kami bermain.

Abang Zimam menang 1 kali dari Danda. Skor kami 3-1. Hebat, untuk pemula.

DSC_0989-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan logika-matematika – bagaimana Abang Zi harus menghitung dengan cepat sekaligus mengatur strategi agar segera menang dari lawan);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengelola emosi – tidak kesal berlebihan saat kalah dari Danda);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebenaran – tidak curang dan menjaga adab selama permainan);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – tak mau berhenti sebelum menang)

Kalau Danda tidak minta berhenti karena kelelahan, mungkin permainan ini bisa diteruskan sampai pagi karena Abang Zi punya target menang 10 kali dari Danda, hahaha.

PicsArt_06-20-08.38.06

#hari8
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar Menjahit (Bagian 2)

17 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #4

PhotoGrid_1560674103960

Nama Projek: Belajar Menjahit

Pimpinan Projek: Abang Zimam anak Ayah dan Danda

Penasihat: Danda Zimam

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Masih sama dengan Bagian 1, mengajarkan dan membiasakan Abang Zi dengan benang, jarum, dan alat jahit lainnya. Sekarang tantangan ditingkatkan. Jika kemarin Abang Zi memakai jarum dan benang rajut untuk menjahit (yang lubang jarumnya besar dan benangnya agak kaku), hari ini Abang Zi memakai benang dan jarum sungguhan (lubang jarum lebih kecil, dan benang yang lebih lembut).

PhotoGrid_1560612096668

~~~

Masih dengan sekardus Projek Main Bareng Keluarga dari @beebikinan, kali ini Abang Zi mencoba mengerjakan projek kedua, “Sewing Cow Hand Puppet” alias menjahit boneka tangan berbentuk sapi.

Hal tersulit dalam menjahit ini rupanya adalah “memasukkan benang ke lubang jarum” karena Abang Zi memakai jarum jahit sungguhan yang lubangnya memang relatif kecil (padahal Danda sengaja menukar jarum dari beebikinan dengan jarum jahit koleksi Danda yang lubangnya lebih besar).

DSC_0976-01

Setelah beberapa kali mencoba (dan beberapa kali diberi arahan), akhirnya itu benang nyembul juga ke lubang jarum. Si Abang bahagia sekali kelihatannya. Kemudian dia pun mulai menjahit. Danda mengajarkan teknih jahit jelujur pada Abang Zi. Sebagai pemula, jelujur cukup lah.

Setelah satu corak berhasil dijahit, Abang Zi kelelahan dan meminta sisanya dilanjutkan esok. Melihat usaha kerasnya, terutama saat memasukkan benang ke lubang jarum, Danda setuju projek ini dilanjutkan esok.

Padahal rencananya projek ini menjadi projek sehari atau oneday project, eh, malah jadi multidays project, hahaha. Kalau dilihat, ada 4 corak di boneka sapi ini, jadi projek ini bisa jadi projek 7 hari (plus memasang mulut sapi, telinga dan tanduk sapi, serta badan sapi), bagus deh, Danda jadi tak akan kekurangan ide dalam Game Level 3 ini, hehehe.

DSC_0978-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan: (sama dengan kemarin, jadi Danda hanya menulis intinya saja, ya)

    • Kecerdasan intelektual (kecerdasan spasial);
    • Kecerdasan emosional (kemampuan mengelola emosi dan memotivasi diri);
    • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan);
    • Kecerdasan menghadapi tantangan (belajar untuk jadi seorang climber)

Alhamdulillah, Abang Zi merasa tertantang untuk menyelesaikan projek ini.

PicsArt_06-16-03.37.32

#hari4
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Konsistensi, Sebuah Aliran Rasa dari Game Level #2

17 Mei 2019

Game Level #2: Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian
Aliran Rasa

PhotoGrid_1558017037522

Alhamdulillah, sudah 17 hari berlalu sejak tantangan Game Level #2 ini digulirkan. Selama itu pulang, Danda, Ayah, dan Abang Zi banyak belajar dalam hal melatih kemandirian, baik kemandirian Abang Zi, maupun kemandirian Ayah dan Danda.

Dalam game ini, Danda dan Ayah sepakat fokus pada 4 kemandirian yang sebenarnya sudah dikuasai Abang Zi, namun kami mencoba agar lebih fokus. Kemandirian tersebut adalah memakai tali sepatu sendiri, menyiapkan makanan sendiri, menyambut bulan Ramadan, dan menyiapkan kebutuhan pribadi. Dan keempat keahlian tersebut menunjukkan kurva yang menaik setiap harinya. Alhamdulillah.

DSC_0889-01

Sebagai orang tua, kami sadar, KONSISTENSI adalah kunci keberhasilan dalam melatih kemandirian anak. Seberapa besar konsistensi dan “rasa tega” kita sebagai orang tua menentukan seberapa besar keberhasilan dalam pelatihan kemandirian ini.

Akhir kata, terima kasih pada Tim Bunda Sayang, yang telah merumuskan suatu game menantang dan membangun, yang membuat kami belajar lagi menjadi sabar dan konsisten dalam melatih kemandirian anak. InsyaAllah, game selanjutnya, kami berkembang lebih baik lagi, aamiin.

#AliranRasaMelatihKemandirian
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#MelatihKemandirian
#KuliahBundaSayang
#institutibuprofesional

PS: Ingin membaca Game Level #2 Danda secara keseluruhan? Klik tautan di bawah, ya.

Hari Pertama: https://yeptirani.wordpress.com/2019/04/26/tolong-tuangkan-air-minum-donk/

Hari Kedua: https://yeptirani.wordpress.com/2019/04/27/ikat-yang-kencang-dan-berlarilah/

Hari Ketiga: https://yeptirani.wordpress.com/2019/04/28/mari-membantu-nenek-_/

Hari Keempat: https://yeptirani.wordpress.com/2019/04/29/kemandirian-untuk-bertahan-hidup/

Hari Kelima: https://yeptirani.wordpress.com/2019/04/30/persiapan-berangkat-sekolah-sendiri/

Hari Keenam: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/01/sebuah-latihan-kemandirian-lainnya/

Hari Ketujuh: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/02/i-am-a-celebrity-you-know-_/

Hari Kedelapan: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/03/mandiri-bersama/

Hari Kesembilan: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/04/pemasak/

Hari Kesepuluh: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/05/marhaban-ya-ramadhan/

Hari Kesebelas: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/06/menghias-kamar/

Hari Kedua Belas: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/07/mari-berpuasa/

Hari Ketiga Belas: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/08/kuat-puasa/

Hari Keempat Belas: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/09/apa-menu-buka-puasa-kita-hari-ini/

Hari Kelima Belas: https://yeptirani.wordpress.com/2019/05/10/takjil-on-the-road/

Alhamdulillah, Game Level #2 Melatih Kemandirian, Selesai ^_^


Takjil On The Road

10 Mei 2019

Game Level 2: Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian
Hari #15

PhotoGrid_1557413987154

Tema: Menyambut Bulan Ramadan dan Menyiapkan Kebutuhan Pribadi

Topik: Menyiapkan diri untuk kegiatan Takjil On The Road di sekolah

Misi: Abang Zi senang berbagi dengan sesamanya.

~~~

Sudah jadi tradisi di SDS Muhammadiyah 4 Cawang untuk membagikan menu berbuka beruba kue kepada pengendara yang melintas di Jalan Dewi Sartika, di depan sekolah. Kegiatan ini tiap tahun diadakan secara bergiliran tiap kelas. Karena Abang Zi ada di kelas II-b, maka kelas Abang Zi dapat giliran hari keempat.

Kegiatan ini sudah lama Danda sounding pada Abang Zi. Bahkan tadi pagi pun, yang jadi hari pertama sekolah di bulan Ramadan, Abang Zi juga antusias menyambutnya. Dia menyiapkan dirinya dengan baik, mandiri. Walau kepagian masuk sekolahnya, sih. Hihihi.

Jadi, waktu Danda pulang kantor pukul 4 sore, ekspektasi Danda tuh begitu sampai di rumah, Abang Zi sudah rapi dengan baju kokonya.

Ternyata tak begitu, Ferguso. Abang Zi masih kucel bau asem dengan baju kebesarannya, kaos dan celana pendel rumahan.

“Loh, kok belum siap-siap, Bang?” Tanya Danda.

Asisten yang menemani Abang Zi di rumah selama Danda bekerja berkata bahwa Abang Zi gak mau mandi, maunya jam 5 saja mandinya.

“Lah, jam 5 kita kan kumpul di sekolah untuk takjil on the road.” Kata Danda.

Jadilah, sore itu menjadi sore yang hektik karena Danda dan Abang Zi berebut kamar mandi. Jah… (-_-”)

Untung saja Abang Zi masih bisa dikondisikan sehinga dalam waktu 45 menit, kami berdua siap berangkat ke sekolah Abang.

Setelah beberapa briefing, jam setengah enam sore, Abang Zi dan teman-temannya berangkat ke gerbang sekolah dan membagikan kue untuk orang-orang yang mungkin akan terlambat untuk berbuka puasa di rumah.

DSC_0876-01

Video diunggah di akun instagram Danda, silakan ke sana untuk melihatnya, ya. ^_^

Alhamdulillah, semangat berbagi anak-anak sangatlah tinggi. Mereka berlomba-lomba siapa yang paling banyak memberikan kue pada pengendara yang lewat. Semangat menyambut bulan Ramadan yang patut diacungi jempol.

Sementara untuk latihan kemandirian menyiapkan kebutuhan pribadi, karena di pagi hari Abang Zi menyiapkan semua kebutuhannya sendiri, plus di sore hari walaupun dengan sedikit dimarahin dulu, dia bisa menyesuaikan diri untuk siap tepat waktu, boleh, ya Danda kasih nilai lulus. ^_^

PicsArt_05-09-09.58.52

Mission accomplished!

#hari15
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional