Dongeng Membangun Karakter: Sebuah Aliran Rasa Game Level #10

13 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Aliran Rasa

PhotoGrid_1581610263401

Alhamdulillah, tabarakallah. Sampai di penghujun Game Level #10, aliran rasa.

Begitu banyak rasa yang ingin Danda alirkan, sebenarnya. Tapi, Danda tak bisa menulis lebih panjang dari karakter yang diizinkan di IG. Jadi, kita singkat saja, ya. Hahaha.

Membangun karakter lewat dongeng sebenarnya sudah Ayah dan Danda mulai sejak Abang Zi balita. Game ini mengingatkan kembali, Abang Zi masih perlu dongeng pembangun karakter. Bedanya, saat ini Abang Zi sudah bisa menganalisis sendiri dongeng yang dibacakan untuknya. Kami pun berdiskusi terbuka. Pertanyaan yang diajukan Abang Zi makin luas. Artinya Ayah dan Danda harus makin banyak membaca literatur untuk menyiapkan jawaban. Hahaha.

DSC_0225-01

Imajinasi hebat tak terhingga muncul dari jiwa yang berkarakter. InsyaAllah Ayah dan Danda akan mengakomodasi imajinasi hebat Abang Zi, dan berusaha terus memantaskan diri sebagai orang tua Abang Zi. Aamiin ^_^

Terima kasih Ibu Profesional, sudah membawa kami melewati game ini. Game yang sangat menyenangkan buat anak dan orang tua. ^_^

Sampai bertemu di game selanjutnya. See ya!

Screenshot_20200213-230832-01

#AliranRasa
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional


Kita ini Hebat

7 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #15

PhotoGrid_1581008872530

Alhamdulillah, tabarakallah. Sampai juga di penghujung game level 10 ini. Malam ini Danda tidak membacakan cerita baru, melainkan berdiskusi dengan Abang Zi. Karena saat Danda mengerjakan tugas dari kampus, Abang Zi sedang menonton film Toy Story 4 di tablet.

Jadilah kami berdiskusi tentang cerita di film tadi. Kata Abang Zi, filmnya berkisah tentang garpu yang sudah dibuang di tempat sampah, tapi dijadikan mainan oleh Bonnie. Si Garpu masih merasa dirinya sampah alih-alih mainan. Akhir sih, Si Garpu sadar bahwa dia sudah bukan sampah lagi, melainkan mainan. Bukan lagi hal yang dibuang orang, tapi hal yang disayang.

Ini kok mirip kisah ibu-ibu yang sering Danda baca di grup Facebook Emak-emak, ya? Jadi, ada banyak sekali perempuan di luar sana yang merasa dirinya bukan siapa-siapa. Padahal, aduh, setiap manusia itu berharga, hebat. Kita bermanfaat dengan cara masing-masing. Tak ada satu individu pun yang diciptakan tanpa misi di dunia ini. Temukan misi kita.

Nah, Danda kok jadi kayak ngasih lecture ya? Wkwkwk.

DSC_0213-02

Danda sudah menemukan misi Danda di bumi. Malam ini, misi Danda adalah membantu Abang Zi menyiapkan 10 bangun datar untuk materi sumbu simetris, hahaha. Misi Abang Zi malam ini adalah membereskan semua mainan di kamarnya, agar dia bisa tidur dengan nyenyak.

Sesederhana itu. Tapi sadarilah, misi kita berharga karena kita ini hebat. InsyaAllah, selalu ada manfaat dari kehadiran kita, bagi lingkungan kita. Semoga Allah ridho. Aamiin ^_^

PicsArt_02-07-12.10.30

#Hari15
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional


Walau Berbeda tetap Berteman

6 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #14

PhotoGrid_1580919497707

Pagi yang cerah, alhamdulillah. Jarang-jarang pagi-pagi cerah begini. Februari memang bulan hujan sih. Hehehe.

Karena seri Kumbang Nenek Enid Blyton sudah habis, kali ini Danda membacakan buku berbahasa Inggris karya Nenek Enid juga. Danda akui, bahasa di buku ini kuno sekali. Pantas Abang Zi menyerah membacanya, Danda saja perlu susah payah untuk memahami isi bukunya. Bahasa yang dipakai hampir setara dengan bahasa di buku Cornerstone of Cost Management yang jadi diktat kuliah Danda, hahaha.

The Three Strange Travellers bercerita tentang kambing, bebek, dan anjing yang diusir tuannya dan berkelana bertiga. Mereka saling bantu walau berbeda. Akhirnya mereka dipertemukan dengan seorang nenek, dan membantu melindungi nenek itu dari serangan perampok. Mereka bertiga akhirnya hidup bahagia bersama si Nenek.

Hikmah, perbedaan bukan alasan untuk kita menjauhi seorang teman. Kita harus pilih-pilih teman. Iya, itu wajib. Bertemanlah dengan orang yang akan membawa manfaat bagi hidup kita, jangan sebaliknya. Tapi dari segi fisik, perbedaan bukan alasan untuk menjauhi teman kita. Selama kita saling bermanfaat baik, bertemanlah.

DSC_0180-01

Danda akhirnya berhasil membaca buku ini. Sebuah pencapaian, loh. Hahaha. Alhamdulillah. Ke depannya, akan ada banyak buku lagi yang dibaca dan diambil hikmahnya. Aamiin. ^_^

PicsArt_02-05-11.21.22

#Hari14
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional


Jadilah Murah Hati

5 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #13

PhotoGrid_1580834106579

Di hari ketiga belas ini, buku Enid Blyton yang dibaca tinggal buku terakhir, horee.

Malam ini Danda membacakan cerita “Anak dalam Cermin”, yang berkisah tentang seorang anak yang pelit sekali. Dia sering meminjam mainan temannya, tapi teman-temannya tidak boleh meminjam mainannya. Akhirnya tak banyak yang mau berteman dengan anak itu.

Suatu saat, dia melihat kamar di dalam cermin, dia ingin masuk ke kamar itu. Akhirnya dia bisa memasuki kamar itu. Dan ternyata kamar itu milik seorang anak yang persis dirinya, dan sama pelitnya.

Anak itu pun menyadari sifat buruknya dan berubah menjadi lebih baik.

Kami pun membahas cerita ini. Abang Zi menyampaikan pendapatnya. Dia berkata tidak suka bermain dengan anak seperti itu dan tak ingin menjadi seperti dia.

_20200204_233546-01

Pelit itu tak baik. Pelit itu tak disukai orang. Anak yang murah hati akan banyak teman. Jika kita memberi, kita akan menerima berkali-kali lipat.

InsyaAllah, kita bukan orang pelit, ya, Abang Zi. Aamiin. ^_^

PicsArt_02-04-11.37.52

#Hari13
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional


Jadilah Orang yang Rendah Hati

4 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #12

PhotoGrid_1580748283990

Selamat tanggal 4 Februari ^^. Hari ini Danda mau cerita kegiatan hari kedua belas kemarin. Hm, apa ya? Kemarin hujan seharian, yak? Eh, pokoknya Danda keluar ruangan, hujan, deh. Hehehe. Abang Zi tidur nyenyak siangnya, sampai tidak berangkat mengaji. Selain karena hari senin kegiatan fisik Abang Zi banyak sekali, dari PJOK sampai Tapak Suci, cuaca dingin membuat Abang Zi mengantuk, katanya. Baik, tapi Rabu tidak boleh bolos lagi, ya.

Malam ini Danda membacakan sebuah buku karangan Nenek Enid Blyton lagi. Yang ini adalah judul favorit Danda, “Gadis Kaya yang Sombong”. Dari semua buku Seri Kumbang karya Nenek Enid Blyton, Danda paling suka cerita ini. Mungkin juga karena inilah cerita pertama yang Danda baca, kali, ya?

Kisahnya, seorang gadis anak orang kaya, dia suka sekali mengundang teman-temannya yang miskin hanya untuk memamerkan kekayaannya. Suatu saat, ayahnya memergoki dia memamerkan gaun barunya di temannya yang miskin. Ayahnya menghukumnya, tukar baju dengan temannya. Akhirnya dia memakai baju jelek temannya, dan si teman pulang dengan baju baru anak perempuan itu.

Hikmah yang dapat dipetik adalah, kita tak boleh pamer. Boleh mengajak teman bermain mainan baru kita, tapi tidak boleh pamer. Biar saja mereka sadar sendiri kalau itu mainan baru, asal bukan kita yang memamerkannya. Mengajak teman bermain mainan kita itu bagus, supaya teman-teman dapat merasakan bagaimana bermain mainan bagus. Asal tidak boleh pamer. Hiduplah dengan rendah hati.

_20200203_234610-01

Sombong itu jubah Allah. Tak ada satu pun manusia yang boleh memakainya. Apalagi manusia memang tak punya kemampuan apa-apa. Alhamdulillah, tabarakallah, Abang Zi memahami hal ini.

Malam ini Danda dan Abang Zi kembali diingatkan untuk rendah hati. InsyaAllah kami istiqomah, aamiin. ^_^

PicsArt_02-03-11.48.48

#Hari12
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional



Kita Menentukan Hidup Kita Sendiri

3 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #11

PhotoGrid_1580656499879

Alhamdulllah, tabarakallah, sudah sampai di gari kesebelas saja. Karena ini hari Minggu, Aban Zi bebas main gawai, tapi bertanggung jawab. Artinya, saat main dia harus sudah mandi dan sarapan, serta jika azan berkumandang, gawai harus berhenti dimainkan apapun yang terjadi.

Alhamdulillah, aturan ini masih tetap dipatuhi Abang Zi. Dia pernah dibanned tidak boleh main gawai 3 pekan lamanya soalnya, hehehe.

Hari ini kami ke Perpustakaan Cikini. Danda ambil kartu, Ayah dan Abang mendaftar membuat kartu baru. Senangnya, sekarang bisa meminjam banyak buku di sana.

Malamnya, Danda membacakan buku Eyang Enid Blyton lagi, kali ini berjudul “Cermin Ajaib”. Ceritanya ada anak yang selalu cemberut, dan ketika dibawa ke depan cermin ajaib, dia melihat wajahnya saat tua, wajah yang sangat tidak menyenangkan. Akhirnya dia mencoba tersenyum, dan dia pun punya banyak teman.

Ada kutipan bagus di buku itu, “Kita Menentukan Hidup Kita Sendiri”. Iya, bukan siapa-siapa, bukan orang lain. Kitalah yang menentukan mau jadi apa kita di masa yang akan datang.

_20200202_221532-01

Alhamdulillah, Danda dan Abang belajar lagi, bahwa kitalah yang menentukan hidup kita di masa depan. Bahkan Abang Zi pun paham apa artinya itu.

Semoga masa depan kta cerah dan bahagia, aamiin ^_^

PicsArt_02-02-10.17.50

#Hari11
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional


Ambil Keputusan dengan Kepala Dingin

2 Februari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #10

PhotoGrid_1580581832253

Tanggal cantik 02-02-2020. Tapi cerita kali ini tetap tentang kemarin. ^_^

Akhir pekan tiba, hati Danda gembira. Bukan cuma Danda sih, seisi rumah juga. Karena akhir pekan artinya tak ada kehebohan pagi, atau rebutan kamar mandi. Semua orang jadi lebih santai. Alhamdulillah, bisa merasakan akhir pekan.

Malam ini Danda membacakan buku kelima dari seri Si Kumbang karya Nenek Enid Blyton. Judulnya “Tiga Permintaan”. Berkisah tentang kakak beradir Elsie dan Bobby yang selalu bertengkar. Ketika mereka berkesempatan mengajukan tiga permintaan, mereka akhirnya menyia-nyiakannya karena bertengkar.

Jadi, kita tidak boleh mengambil keputusan saat marah atau bertengkar. Kata Abang Zi, kita harus mendinginkan kepala dulu, baru bisa mengambil keputusan. Abang Zi pun bertanya, apa boleh mendinginkan kepala di kulkas? Danda bilang, boleh tapi tidak boleh lama-lama, sebentar saja, satu menit cukup, karena makanan di dalam kulkas bisa rusak jika pintu kulkas terlalu lama dibuka.

Abang Zi pun mengingat kembali tata cara saat marah. Jika berdiri masih marah, maka duduk. Jika duduk masih marah, maka berbaring. Jika berbaring masih marah, maka berwudu. Jika masih marah juga, maka salat.

_20200202_013113-01

Alhamdulillah, tabarakallah. Danda bersama Abang Zi belajar kembali, mengingat kembali, bahwa segala keputusan tak boleh diambil saat kita sedang bertengkar atau marah. Karena setan yang terkutuk akan “membantu” kita dalam mengambil keputusan, dan itu pasti tak baik hasilnya.

Semoga kita semua dijauhkand dari godaan setan yang terkutuk. Aamiin. ^_^

PicsArt_02-02-01.44.30

#Hari10
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional