Danda Mengenang Perjuangan ASI & MPASI

20 September 2014

Me and My Boy

Nggak kerasa udah hampir dua tahun sejak terakhir aku kasih ASI buat Abang Zimam. Itu artinya si Abang udah hampir menginjak usia empat tahun. Melihat pertumbuhan Zimam sekarang makin mengingatkanku keputusan memberinya ASI eksklusif dan MPASI rumahan nggak akan pernah aku sesali. Aku tetap bangga perjuangan itu membuahkan hasil saat Zimam lulus keduanya. Tanpa ASI, belum tentu dia tumbuh sehat seperti sekarang.

Buat informasi aja, hal-hal di bawah ini bermanfaat diketahui para calon Bunda yang berencana memberikan MPASI sesudah tuntas 6 bulan ASI eksklusif atau Bunda yang sedang menjalaninya tapi bingung di tengah jalan.

ASI tumpah

Nggak perlu khawatir kalau ASI Bunda tumpah selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Ini pertanda bagus kok bahwa tubuh Bunda mampu memproduksi banyak susu walau kadang menyusahkan terutama pas sedang di luar rumah karena cairannya tembus bra dan pakaian serta meninggalkan noda. Banyak informasi tentang cara menggunakan mesin cuci buat menghilangkan noda pada bra tersedia di internet.

MPASI pertama

MPASI pertama buat si kecil sebaiknya yang mudah dicerna dan nggak menimbulkan alergi. Umbi-umbian seperti wortel, kentang, dan ubi ketela populer sebagai MPASI pertama. Selain itu, labu kuning, apel, pir, pisang, dan pepaya juga punya kandungan rasa manis alami. Cicipi dulu buat memastikan buahnya matang dan nggak sepet.

Tekstur dan suhu MPASI

MPASI pertama seharusnya agak cair mirip konsistensi ASI agar mudah ditelan dan nggak mengagetkan. Pakai ASI, air mendidih, atau air sisa mengukus sayur buat mengencerkan bubur sayur atau buah. MPASI sebaiknya disuapkan ke bayi pada suhu ruangan atau agak hangat. Kalau menghangatkan MPASI di microwave, biarkan sampai benar-benar panas lalu dinginkan sampai ke suhu ruangan.

Bagaimana memulainya?

Bayi bereaksi beda-beda terhadap suapan pertamanya. Jangan kaget kalau bayi menolak. Satu atau dua sendok bayi sehari sekali cukup untuk minggu pertamanya. Lalu coba tambah porsinya.

Makanan yang perlu dihindari

Makanan tertentu nggak cocok buat bayi, seperti garam, gula, kepiting, kerang-kerangan, dan makanan asap. Hati-hati dengan madu karena bakteri tertentu di dalamnya bisa mengganggu kesehatan bayi di bawah 1 tahun. Biarpun kejadian alergi makanan pada bayi hanya sekitar 6%, orang tua yang punya riwayat alergi bisa menurunkannya ke si bayi. Perkenalkan satu demi satu makanan beda-beda buat membantu mengurangi sensitivitas bayi.

Memperkenalkan makanan padat

Makanan padat nggak layak diberikan pada bayi di bawah 17 minggu karena fungsi pencernaannya belum berfungsi matang. Sebaliknya, kalau MPASI ditunda hingga melebihi usia 6 bulan, bayi berpotensi mengalami kesulitan menerima makanan padat. Bayi yang lebih sering lapar walau sudah disusui bisa diartikan bayi siap menerima makanan padat.

Latihan mengunyah

Setelah bayi berusia 8 bulan, Bunda bisa beralih dari bubur halus ke makanan yang lebih kasar, misalnya sayuran rebus atau buah yang diparut. Sekaligus melatih bayi menggigit dan mengunyah, camilan seperti telur rebus, pisang, melon, wortel rebus, dan pasta yang bisa dia pegang sendiri melatih kontrolnya juga.

Metode memasak

Mengukus lebih baik daripada merebus. Vitamin B dan C pada sayuran atau buah mudah hancur karena sifatnya yang larut air. Kalau mau merebus, hati-hati jangan sampai terlalu lembek. Memakai oven buat memasak kentang atau ubi ketela juga baik.

Bahan makanan yang bagus

Usia antara 7 dan 9 bulan adalah masa pertumbuhan yang cepat di mana bayi perlu lebih banyak kalori. Variasikan sumber makanan mereka dengan daging, ikan, sereal, atau keju buat memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, dan lemak si bayi. Bunda bisa nyontek jadwal MPASI Zimam.

Membekukan MPASI

Pada masa-masa awal MPASI, bayi hanya makan sedikit. Kalau memasak MPASI dalam jumlah besar, Bunda bisa membekukan sisanya memakai cetakan es batu sehingga pas buat setiap porsi makan. Selalu lelehkan makanan beku ini lalu panaskan hingga benar-benar panas dan biarkan sampai suhu yang cocok buat mulut bayi.

Minum dari cangkir

Saat bayi sudah sampai di tahap makan makanan padat tiga kali sehari, bayi bisa diberi air mineral atau air matang melalui cangkir bayi. Bersamaan dengan ini, bayi bisa dibiasakan makan sambil duduk di kursi bayi.


10 (Silly) Reasons Why I Feed My Baby with Homemade Food without Sugar and Salt Added…

20 Februari 2012

sudah diposting di note FB-ku, sih ^_^

1. MPASI Rumahan jauh lebih baik daripada MPASI Instan, baiknya apa dan gimana, better tanya sendiri ke mbah Gugel ya! 🙂

2.Aku ini emak yang pelit dan irit (tetep!)… kalo ada yang gratis, ngapain beli? tinggal ambil beras di gentong ini! gak usah repot-repot ke swalayan terdekat n beli bubur instan! ^_^ duit buat beli buburnya, dialihkan ke SHOPPING ONLINE, deh! ;p

3. Aku ini emak labil.. gak kebayang kalo aku pake bubur instan, aku akan ada berjam-jam di depan rak bubur instan di swalayan karena aku bingung, bubur mana yang akan dikasihin ke anakku.. habis semuanya pada bilang buburnya yang terbaik, sih… membingungkan! T_T #lebay

4. Aku ini gak bisa masak. Kalo lagi di dapur dan (sok) jadi koki handal, aku pasti kelamaan di icip2 masakannya… gak pas-pas rasanya (hihihi..), makanya aku seneng banget pas WHO dan IDAI nganjurin untuk tidak menambahkan garam dan gula pada masakan bayi, karena masakanku udah pasti ENAK!!! hehehe…

5. Aku ini hobinya SHOPPING!! sekali lagi… SHOPPING! hehehe… dengan aku ngasih MPASI Rumahan untuk Zimam, aku jadi ada alasan untuk beli grinder, panci stainless baru, pisau baru, telenan baru, mangkok-mangkok makan yang lucu-lucu dan unyu-unyu, dan lain-lain.. Seandainya aku ngasih bubur instan, kan paling yang bisa aku beli cuma mangkok makan… boring sangat!!!

6. Ibu-ibu pemalas, ngacung!!! *ngacung duluan*.. masak makanan bayi tuh jauh lebih gampang timbang masak makanan orang dewasa, cepet banget pokoknya, apalagi gak perlu repot sama garam n gula (rasanya jadi standar :p), nah, kalo aku udah masak untuk Zee, aku jadi ada alesan untuk gak masak buat ayahnya Zee (hehehe).. yuk makan nasi padang aja kita, beib.. :p

7. Buah-buahan n sayur-sayuran selalu tersedia di kulkas, alhasil, kalo pengen ngemil, otomatis ngemilnya buah-buahan.. hehe.. makasih ya Zimam, udah boleh makan buah buat Zee ^_^

8.  Jadi koki handal untuk Zee ^_^… wew… bahkan Ayahnya Zee aja bilang masakanku yang enak tuh cuma sambelnya! pedes! (lah, default sambel kan emang pedes! T_T), tapi untuk Zimam, aku bener-bener jadi koki handal, serasa diriku menguasai dapur dengan sangat profesional! *beneran*

9. Punya fans berat, yaitu Zimam… apapun yang aku masak, karena dari awal sudah gak ditambah garam dan gula, jadinya lezat di lidah kecil Zee… dia suka walau hanya tempe goreng berbumbu bawang putih+ketumbar :p

10. Dipuji banyak orang… *huehehe* (kuping mekar!!!), kenapa? karena Zimam lahap banget makan masakanku yang gak jelas rasanya itu! *huahahaha……..

Ada yang mau nambahin alasan konyol (tapi cerdas) why I feed my baby with homemade food without salt and sugar added? ^_^

Asiknya makan masakan Danda
↑Asiknya yang makan masakan Danda ^_^↑


Perjuangan Memberikan yang Terbaik: MPASI Rumahan tanpa Tambahan Garam dan Gula

10 November 2011

Alhamdulillah, Zee sudah berusia setahun, sudah lulus S2 ASI 1 tahun dan MPASI Rumahan tanpa tambahan garam dan gula. ^_^

Mudah? Hahaha… sama sekali tidak!

Pertama, karena diriku itu tak pandai dan tak gapai memasak (ya ampun.. bahasanya itu luoh!!!), kalau mau masak, semangat yang muncul pertama adalah: MALES!!! hihihi… mikir gimana beresinnya itu loh.. Tapi entah kenapa, untuk Zimam, aku tiba-tiba jadi chef yang paling handal!^_^

Awalnya semua terjadi karena aku sangat suka online shopping. Alasannya untuk mendukung gerakan ASI eksklusifku. Dan perjalanan online shoppingku ini mengantarkan aku ke satu situs toko online yang menjual Munchkin Food Grinder. Di sana ada tulisan: “direkomendasikan oleh milis MPASI Rumahan” dengan tautan di sana.

Aku penasaran. Aku klik tautan itu. Dan aku langsung membaca arsip milis tentang “frozen food”

Baca entri selengkapnya »


Simple Kabocha Pancake

11 Oktober 2011

Simple Kabocha Pancake

Baca entri selengkapnya »


Peralatan Tempur MPASI Rumahan (Tahap 2: Penyimpanan dan Penyajian)

28 Agustus 2011

Tahap 1 dari Peralatan Tempur MPASI Rumahan ala Danda Yeptirani sudah dipaparkan kan kemarin? Sekarang giliran tahap 2, yaitu Penyimpanan dan Penyajian.

Kenapa penyimpanan dan penyajian MPASI Rumahan jadi satu tahap? Kok gak dipisah?
Alasannya karena gak semua masakan untuk MPASI ini disimpan, kadang langsung disajikan.

Dan ini dia peralatan tempur MPASI Rumahan ala Danda Yeptirani untuk Zee, tahap 2: Penyimpanan dan Penyajian.

Baca entri selengkapnya »


Peralatan Tempur MPASI Rumahan (Tahap 1: Persiapan)

29 Juli 2011

Disclaimer:
Terima kasih banyak untuk Milis MPASIRumahan dan Mummies di sana.

Setelah lulus dari S1 ASI Eksklusif, Zee dan Danda masuk tahap studi ASI berikutnya, yaitu Program Pascasarjana ASI jurusan ASI dan MPASI Rumahan tanpa Tambahan Garam dan Gula. ^_^

Di awal kelahirannya, Zee sempat minum susu formula, dan itu merupakan penyesalan terbesar dalam hidup aku. Makanya, aku bertekad untuk memberikan 100% makanan yang aku masak sendiri dan 0% makanan instan yang dibeli di supermarket. Itung-itung sebagai bayaran atas kebodohan aku menyerah pada susu formula padahal ASI-ku cukup di awal-awal hidup Zee.

Awalnya aku bingung, apa saja yang harus disiapkan. Beruntung aku berkenalan dengan milis MPASIRumahan, yang baru bergabung saja aku langsung dikasih daftar barang yang diperlukan sebagai peralatan tempur MPASI Rumahan. ^_^ –Thankz Mum Depe, Mod of milis.

Belum lagi aku juga belajar tentang frozen food. Yaitu puree-puree dan bubur-bubur yang dibekukan. Metode yang dipakai oleh Mama-mama super sibuk tapi masih pengen masak sendiri buat yang tersayang.

Akhirnya, biarkan aku berbagi. Ini dia peralatan tempur untul sukses MPASI Rumahan a la Danda Yeptirani, tentunya. ^_^

Tahap 1: PERSIAPAN

Baca entri selengkapnya »


Jadwal MPASI Rumahan Zee

25 Juli 2011

Sebenernya males sih nulis kayak gini, tapi karena banyaknya pertanyaan ke aku tentang MPASI Perdana Zee, dan demi suksesnya MPASI Rumahan tanpa tambahan gula dan garam, aku nulis deh.. (bahasanya loh ^_^)

Pedoman memberi MPASI pada bayi adalah:

  • patuhi aturan 4 hari; gunanya untuk melihat, apakah bayi itu alergi sama bahan makanannya, apakah bayi suka dll..
  • mulailah dengan bahan makanan yang paling sedikit memicu alergi; dalam hal ini adalah cerealia (beras putih, beras merah, oat)
  • suapi bayi dalam keadaan duduk dan gunakan sendok; kalau bayi belum bisa duduk, dipangku atau ditaruh di bouncer juga boleh.
  • matikan tivi.

Ini contoh MPASI Perdana Zee

Baca entri selengkapnya »