Proyek Literasi Abang Zi

11 April 2020

Danda tak bisa lagi berkelit untuk tidak mengerjakan tugas orientasi Komunitas Ibu Profesional kali ini. Hahaha. Setelah membolos tidak mengerjakan tugas kapsul waktu (baru nyadarnya mepet, dan ada jadwal kuliah di depan mata) dan tidak mengerjakan tugas main idea (sungguh, informasinya terlewat terus, Danda jarang buka FB T_T), kali ini, alhamdulillah, WAG komunitas mengingatkan tugas Mini Project. Katanya kalau mengerjakan tugas ini, bisa memutihkan semua kebolosan sebelumnya, aih… Plus, tidak mengerjakan tugas ini artinya out dari komunitas, duh, nggak mau.. huhuhu.

Oke, karena renjana Danda adalah di bidang literasi, dan Danda ikut komunitas karena masih ingin ada di Rumah Belajar Menulis IP Jakarta, maka mini project kali ini Danda buat di bidang literasi. Menulis, membacakan dongeng, membaca novel, semua itu sungguh membuat Danda bahagia. Jadi, ayo lanjutkan!

Judul: Proyek Literasi Abang Zi

Deskripsi: Dalam proyek ini, Danda ingin mengajak Abang Zi menulis cerita. Abang Zi suka menulis komik, tapi tak suka menulis cerita. Danda ingin Abang Zi suka menulis apa saja.

Susunan tim:
Ketua tim: Danda Zi
Penasihat: Ayah Zi
Anggota: Abang Zi

Sasaran: writing skill Abang Zi

Waktu: selama #dirumahaja

Tempat: Rumah Zimam

Estimasi dana: Rp50.000 untuk membeli kertas

Parameter keberhasilan: Jika Abang Zi berhasil menyusun satu cerpen dengan diksi yang baik.

DSC_0496-01

Demikianlah, mini project yang Danda susun. Semoga berjalan lancar. Aamiin.


Money Lover – Aplikasi Keuangan Pembantu

27 Februari 2018

Idih, ke mana aja saya?

Instal aplikasi money lover udah dari tahun 2013. Tahun 2015 bahkan beli versi pro-nya, iya, bayar ke google pake CC karena di rasa oke. Tapi baru beneran kepake di Januari 2018. Dan terasa betul manfaatnya. Apalagi pas proses melahirkan Keita yang jujur saja, mengeluarkan banyak biaya (qadarullah kami lupa bahwa NICU bisa dicover BPJS, jadi full bayar sendiri).

Aplikasi ini membantu saya tetap bisa memantau kondisi keuangan kami. Apakah masih cukup? Ataukah kami harus mulai berhemat? Di bagian mana kami boros? Di bagian mana kami masih bisa berlega?

Plus aplikasi ini juga sudah dilengkapi dengan PIN, jadi gak sembarang orang lihat berapa jumlah uang kita (atau utang kita huehehe).

Aplikasi ini juga jadi pengingat saya bahwa uang di dompet sudah hampir habis hikshiks… maklum saya lebih sering buka aplikasi timbang ngitung uang di dompet. Ujug2 habis aja, gak sadar huhuhu… giliran suruh bayar sesuatu, gak ada uang di dompet, maluuuuuuu 😷

Lebihnya aplikasi ini dari yang lain tuh, ada menu transfer uang-nya. Jadi kita kan masukin beberapa rekening: rekening “tunai di dompet”, “mandiri”, “BRI”, dll lah sesuai di mana gaji kita atau gaji suami dibayar hehe. Nah, kalo ambil duit di atm tuh, masukin jurnalnya gak harus 2x, tapi cukup 1x aja, tinggal pilih transfer uang dr rekening bank ke rekening tunai di dompet, gitu..

Trus kan saya pakai 1 rekening untuk 2-3 keperluan, misal rekening mandiri untuk tabungan rumah sekian, tabungan haji sekian. Jadi saya bikin 3 rekening di aplikasi ini, rekening mandiri biasa, rekening tabungan rumah, rekening tabungan haji. Jadi, walaupun uangnya ada di dalam 1 rekening yg sama, gak bakalan terpakai buat belanja, karena saya berpatok pada saldo rekening di aplikasi. Jadi, walau di buku tabungan tertulis saldo 1juta, tapi di aplikasi hanya 200ribu, itulah sisa uang saya. Karena yang 800ribu itu miliknya rekening tabungan rumah atau haji. Lebih aman lah, tanpa saya harus buka rekening baru untuk “menyelamatkan” uang saya.

Kuncinya pakai aplikasi keuangan tuh cuma 1 kok… konsisten! Dah, itu aja… dan itu yang baru saya terapkan tahun ini, bukannya sejak tahun 2013 😂

Doakan saya tetap konsisten ya…. hahaha

Teman-teman pakai aplikasi pembantu keuangan lainnya? Share donk, siapa tau bermanfaat buat teman2 lainnya ^_^


Pakai FLIP, Transfer Antarbank jadi Gratis

14 Februari 2017

Udah tau FLIP, belum? Sebuah aplikasi di playstore yang memungkinkan kita untuk transfer-transfer ke beda bank tanpa tambahan biaya.

Tau kan, kalo lagi belanja online tuh, trus sellernya ternyata pake BCA sedang rekening aku Mandiri, suka kesel-kesel gimanaaaa gitu, sayang aja 6.500 rupiah keluar percuma.

Awalnya adikku yang pakai aplikasi FLIP ini. Aku sih tertarik, tapi Pak Suami bilang jangan instal, nanti penipuan, secara ke depannya transfer antar bank LINK bakal gratis kok. Catat ya, KE DEPANNYA. Berarti bukan sekarang kan? 😦

Lama-lama aku pun tertarik instal aplikasi ini. Secara nih, rekeningku bertaburan di mana-mana, halah 😀

Aku memang punya beberapa rekening dengan tujuan tertentu. Ada yang nabung buat beli rumah, ada yang nabung buat jalan-jalan, ada yang jadi dana cadangan. Semuanya adalah rekening syariah, karena biasanya rekening syariah itu bebas biaya dan bebas bunga hehe.

Masalahnya, gaji bulananku yang jadi sumber buat ngisi rekening-rekening syariah itu dibayar di Mandiri dan BRI. Nambah 6.500 lagi deh kalau mau transfer ke rekening-rekening itu.

Makanya aku jadi tertarik mengunduh aplikasi ini. Aku pun cari di playstore.

Aplikasinya gak besar kok, cuma 11,13MB. Setelah terpasang, kita akan disuruh registrasi dengan memasukkan alamat surel (email), dan nomor hape. Kemudian kita akan diarahkan ke grup whatsapp tertentu. Kenapa? Karena menurut peraturan Bank Indonesia, untuk transaksi yang hubungannya sama uang ini, verifikasinya harus tatap muka. Makanya, kita akan diarahkan ke grup terdekat dengan tempat tinggal kita. Nanti di grup tersebut akan diberikan jadwal-jadwal verifikasi terdekat dengan hari kita mendaftar.

Saat itu, saya mendaftar di hari Selasa. Dari jadwal yang diberikan, saya melihat jadwal hari Jumat jam 17.00-19.00 di Stasiun Tebet lah yang paling pas dengan saya. Maka saya pun diarahkan ke grup whatsapp khusus yang memilih verifikasi di stasiun tebet.

Oya, jangan khawatir, beres verifikasi kelar, kita diijinkan left group kok ^_^

Verifikasi di Stasiun Tebet waktu itu dipandu oleh Kak Nanda. oOa, di FLIP semua orang dipanggil Kakak, gak cowok, gak cewek, gak tua, gak muda. Agak aneh sih memanggil seorang laki-laki dengan sebutan “kak” secara di budayaku, panggilan “kakak” hanya untuk perempuan, laki-laki dipanggil “abang”.

Kak Nanda menyilakan anggota grup memilih jam yang paling nyaman. Antara 17.00-19.00. Awalnya aku mau ke tebet jam setengah 6, karena aku baru bisa pulang jam segitu. Tapi dipikir-pikir, mending aku ijin bentar jam 5 sore, kelar urusan langsung pulang deh hihi…

Berangkatlah aku jam 5 sore ke stasiun tebet. [Lama eui gak ke sta tebet, berubah banyak ya dia]. Gak terlalu susah cari keberadaan Kak Nanda ini. Begitu ketemu, dia cuma minta KTP-ku untuk difoto dan disesuaikan dengan aslinya. Aku yakin dia ragu, soalnya aslinya jauh lebih cantik, sih *plakk* 😀

Udah gitu, udah deh. Aku terverifikasi dan dapat email dari FLIP. Langsung bisa memakai jasa FLIP.

Sistem FLIP tuh gini, kalau kita mau transfer dari BRI ke Mandiri, maka kita akan diarahkan untuk transfer ke rekening BRI FLIP. Kemudian, FLIP akan transfer ke rekening Mandiri tujuan. Kita akan diberikan bukti transfer loh.

Aku belum sebulan menggunakan jasa FLIP, tapi udah segini aja penghematanku hihi. Makasih FLIP. Tau aja emak-emak suka perhitungan. Lumayan 6.500 bisa dapat 10 batang cabe rawit.
Transfer dari Mandiri ke BSM, dari BNI ke Mandiri, dari BCA Syariah (pakenya yang BCA karena free) ke BRI, dll. Bahkan tadi pagi, aku tranfer dari BNI ke Mandiri. Aturan kan kalau habis transfer ke rekening BNI FLIP harus konfirmasi dulu ke FLIP, nah ini aku lupa konfirm hehe. Eh, duitnya udah ditransfer aja ke rekening Mandiriku. Sampe bingung harus berbuat apa, *cieeee*

Cuma sayangnya, gak ada opsi transfer dari dan ke BRI Syariah, jadi kalau mau transfer ke BRIS masih kena biaya 6.500 saya.

Juga gak ada opsi transfer ke BCA Syariah, padahal transfer dari BCA ke BCA Syariah atau sebaliknya, kan gratis, walaupun harus pakai kode transfer [536 untuk BCA Syariah].

So far aku merasa terbantu sih dengan keberadaan FLIP, buat transfer antarrekening yang aku punya, atau buat belanja belenji daring (online). Aku harap sih FLIP bisa hadir di belahan bumi Indonesia lainnya, sehingga gak cuma yang bisa verifikasi di Jakarta aja yang bisa menikmati hasa dari FLIP. ^_^

Yang BRI Syariah dan BCA Syariah, boleh ya, jadi PR. Hihihi..

Semangat, FLIP!


Danda lagi Sibuk Apa, sih?

30 September 2013

Aku lagi punya kesibukan baru, sekarang. Awalnya sih dimulai sejak tanggal 2 September 2013 kemarin. Teman menawarkan sebuah bisnis gampang, mudah, dan murah, namun menjanjikan reward jutaan rupiah bila dijalankan dengan benar dan penuh kerja keras.

Berawal dari keinginan aku untuk berhenti bekerja, dan menemani Zimam selama 24 jam, mumpung Zimam masih kecil dan mau dipeluk. Hanya saja, jujur, secara materi kami gak akan sanggup untuk menghadapi kenyataan hidup hanya dari 1 gaji saja.

Hutang bank masih menumpuk, kartu kredit masih mengirimkan tagihan tiap bulan, belum ada rumah, dan lain-lain.

Aku masih haru bekerja membantu suamiku memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Apalagi pindah ke Jakarta ini, harga sewa rumah jadi dua kali lipat, harga BBM naik, kami harus menyewa jasa Asisten Rumah Tangga untuk menjaga Zimam, dan lain-lain. Kami benar-benar harus mengencangkan ikat pinggang untuk itu.

Karena itu, saat kawan menawarkan bisnis Oriflame ini, lewat grup d’BC Network, aku menyambutnya dengan senang hati.

Aku gencar beriklan, aku gencar merekrut orang.

Ditolak? sering!

Tapi ada pulang yang menanggapi dengan senang dan ikut bergabung.

Mimpiku adalah ingin mendapatkan passive income sehingga aku bisa kerja di rumah setelah melunasi semua hutang kami.

Kerja memang harus keras. Walau bisnis ini bisnis mudah, kalo gak diseriusin, bakalan terbengkalai.

Alhamdulillah, kerjaku bulan ini menunjukkan hasil.

Aku langsung loncat ke level 6% bulan ini.

Dan positif ditransfer duit oleh Oriflame. Betapa mudahnya karena aku bergabung dengan grup yang tepat 🙂

Siapapun yang mau bergabung juga, aku akan terima dengan tangan terbuka. Laki-laki, perempuan, ibu rumah tangga, orang kantoran, pengangguran, siapapun…

Asal punya KTP dan masih belum tergabung dalam Oriflame secara aktif.

timeline B_consultant 6

makan di pizza


Bisnis Seru Baruku

4 September 2013

Oriflame Cosmetics

Oriflame Cosmetics

Sejak awal September ini, aku mulai menggeluti sebuah bisnis baru di bawah bendera “Warung Danda.”

Isinya gak jauh-jauh dari jualan, sih… Jualan online, yang paling gampang.

Jualan buku-buku seru, dan juga kosmetik.

Nah yang kosmetik ini, cara jualannya gampang banget… Cukup dengan sebar katalog online seperti di atas… silakan dilihat-lihat, dipilih-pilih, dan dipesan ya! ^_^

Ada banyak bonus seru baik dari Oriflame-nya maupun dari Warung Danda-nya ^_^

 

#HappyShopping!


Berburu Logam Mulia untuk Masa Depan

8 Juli 2013

Gambar

Gambar diambil dari sini

Harga emas lagi anjlok, nih… Makanya aku getol banget nguras tabunganku buat beli emas hehehe…

Tapi emas yang aku beli gak sembarang emas, aku lebih milih nabung emas dalam bentuk Logam Mulia alias LM.

Waktu di Pangkalpinang, aku beli LM di Pegadaian Syariah. Selain karena aku gak tau di mana beli LM di Pangkalpinang, aku juga gak percaya sama penjual emas di Pangkalpinang. Mana satuan ukur emas di sana itu “mata” bukan gram. 1 gram itu (katanya) 2,5 mata. Pokoknya aku pesen liontin itu 7,5 mata = 2,85 gram. Hitung sendiri, lah!!! ^_^

Nah, karena aku sudah pindah ke Jakarta, Ibukota! (hehehe), makanya akupun hunting LM dengan harga yang termurah. Setelah denger bisik-bisik sana-sini, terdapatlah nama sebuah toko yang jadi langganan hampir semua pemburu LM di dunia (lebay, yah, daku? :p)

Toko itu bernama “Jaya Abadi” di Cikini.

^_^

Semurah apa, sih?

Yah… Ayah si Zimam nanya ke Pegadaian kemarin, harga LM 10 gram 4,7… di toko ini 4,4… Ambil!!! 😀

Kalo ke Pusat Emas Cikini, masuk aja, n tanya ke tukang parkir, di mana Jaya Abadi. Semua udah tau kok di mana posisinya. 🙂