T30H, Hari Ketiga Belas

Cover Tantangan 30 Hari

Assalamualaikum… Syari desu.

Duh, maafkan saya. Molor beberapa hari bolos tidak mengisi jurnal. Tugas kuliah menumpul, eui. Terus, baru ingat kalau belum nulis jurnal, tapi laptop sudah terlanjur dimatikan. Ya sudah deh, besok saja. Apalagi mata sudah sepet. Teruuuuus saja gitu sampai negara api menyerang TT

Ini laporan hari ketiga belas saya:

1. Tidur tepat waktu sambil menerapkan ilmu-ilmu Deep Sleep. Tidur paling lambat pukul 11 malam (kecuali jika ada kuliah malam), tidak membawa gawai ke tempat tidur dan mengandalkan lampu baca+novel sebagai pengantar tidur. (O)

2. Tidak tidur lagi setelah salat subuh. Stretching di pagi hari sambil mengamalkan ilmu-ilmu stretching sembari menghirup udara pagi. (O)

3. Yoga/olah raga 30 menit sebelum berbuka puasa. Karena tantangan 30 hari akan lebih banyak dihabiskan di bulan Ramadan, saya menyesuaikan waktunya dengan jadwal berpuasa. (X)

4. Lebih menyayangi diri sendiri dengan selalu mengapresiasi diri sendiri saat magrib tiba. Saya akan mengamalkan ilmu hipnoterapi yang sudah saya pelajari sebelumnya. (O)

PicsArt_04-21-05.46.09

Hehe, iya, saya tidak sempat olah raga di sore hari karena tugas UTS masih tersisa dan harus dikirim hari itu juga 😀

Sisanya saya mulai bisa melakukannya dengan benar.

Oh iya. Untuk tidur (deep sleep), saya mengubah sedikit aturannya. Jika sebelumnya saya menulis maksimal tidur pukul 11 malam, saya ubah. Untuk tidur pada pukul 11 malam, saya harus menutup laptop paling lambat pukul 10 malam, dan itu terbilang terlalu sore. Apalagi jika ada kerja kelompok atau diskusi kelompok yang biasanya dimulai pukul 9 malam karena tarawih. Biasanya diskusi baru selesai sekitar pukul setengh sebelas sampai pukul sebelas malam. Mandi dan memakai skincare, akhirnya saaya baru bisa tidur pukul 12 malam.

Saya menyadari, kecil kemungkinan saya berhasil menerapkan pola tidur pukul 11 malam ini. Saya sadar diri, saya adalah mahasiswa Maksi UI yang sudah diultimatum di awal: tidak ada libur kecuali lulus, untuk mahasiswa Maksi UI, haha. Karena itu, saya kembali ke tujuan awal saya mengambil topik DEEP SLEEP: tidur cukup tanpa terbatas waktu.

Artinya, berara pun singkatnya waktu tidur saya, jika say bangun dengan segar, maka saya berhasil menerapkan pola tidur DEEP SLEEP.

Mulai hari keempat belas dan seterusnya, penilaian atas deep sleep dinilai dari sejak saya bangun tidur. Jika saya bangun dengan segar, tanpa beban, artinya saya berhasil menerapkan pola tidur deep sleep. Jika saya bangun tidur dengan tubuh pegal dan masih mengantuk, deep sleep gagal dan saya akan evaluasi penyebabnya.

Well, semangat ^^

#InstitutIbuProfesional
#HutanKupuCekatan
#TahapKepompong
#LatihIlmunya30Hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: