Aliran Rasa Tahap Ulat

PicsArt_04-04-10.17.44

Di penghujung tahap ulat, tiba saatnya saya harus mengalirkan rasa. Untuk tahap ini, aliran rasa diberi petunjuk, yaitu mulai dari kata: Aha! Ternyata aku…

Untuk ini saya menulis: “Aha! Ternyata aku bisa berteman dengan orang baru”

Jujur saja, walau berkali-kali tes MBTI hasilnya selalu E (ekstrover), saya selalu kesulitan menyapa orang baru. Ada rasa gengsi, takut, malu, dan lain-lain entah bagaimana saya mengungkapkannya.

Perasaan takut ditolak juga menjadi salah satu penghambat saya berteman dengan orang baru.

Namun, selama di tahap ulat ini, saya dipaksa berkenalan dengan orang baru, berbagi potluck untuknya, bahkan melamar buddy. Duh, berat… berat… sungguh berat.

Alhamdulillah, saya bisa melewati itu semua. Alhamdulillah. Dan, ternyata saya bisa, loh.

PicsArt_04-04-10.29.03

Lalu, ada satu petunjuk lagi, yaitu, saya diminta memecahkan teka-teki mengapa gamifikasi di tahap ulat-ulat dibuat seperti ini…

Ini jawaban saya:

Manusia adalah makhluk sosial. Karena itu, manusia tak akan dapat tumbuh dan berkembang sendiri, selalu membutuhkan orang lain. Dalam tahap ulat, mahasiswi diminta untuk berinteraksi dengan orang lain, melalui kumpul keluarga yang seminat, mencari ulat lain untuk diwawancara, berbagi potluck dengan ulat-ulat itu, lalu mencari buddy.

Semua hal di tahap ulat  harus dikerjakan dengan bantuan orang lain. Itu inti tahap ulat ini, kita harus bekerja sama dengan orang lain agar kita sama-sama mencapai tujuan kita.

PicsArt_04-04-10.31.14

Alhamdulillah, 8 pekan tahap ulat telah saya lalui dengan baik (menurut saya). Ilmu sudah saya dapatkan. Sekarang saatnya menyambut tahapan baru di kelas Bunda Cekatan. Tetap Semangat ^^

#InstitutIbuProfesional
#HutanKupuCekatan
#TahapUlat
#AliranRasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: