Ketika Senja Tiba

Sudah lama sekali sejak terakhir saya melihat langit senja berwarna dewangga.

Sebelum pandemi korona, hampir setiap hari saya pulang kantor disambut dengan warna itu. kadang malah saya tidak kebagian warna lain selain hitam. Sekarang, karena saya selalu di rumah, saya tak pernah lagi melihat langit dewangga.

Saya selalu menutup pintu menjelang sore. Ketika azan magrib dikumandangkan, kami semua salat di rumah.

Pernah sekali saya mengalami langit dewangga setelah bekerja dari rumah, ketika saya harus keluar rumah karena suatu hal. Ah, rasanya tak nyaman ada di luar rumah dengan langit berwarna seperti itu. Rasanya mengerikan.

Walau saya tahu, suatu saat nanti saya akan kembali beraktivitas di luar rumah dan menyaksikan lagi langit dewangga, sekarang saya ingin menikmati dulu, kehidupan tanpa dewangga itu. ^^

Untuk saudara-saudara saya yang masih harus berkutat dengan pekerjaan di luar rumah, semangat, ya. InsyaAllah setets peluhmu diberkahi Allah subhanawataala. Aamiin.

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Dewangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: