Merawat Fitrah Anak Laki-laki

24 Februari 2020

Game Level #11: Fitrah Seksualitas
Hari #4

PhotoGrid_1582470574402

Karena hari Minggu adalah GFOS (Gadget Free on Sunday) di Kelas Bunda Sayang, maka semalam tidak ada giliran pentas presentasi. Hehe. Sebagai gantinya, mahasiswi diminta membuat resume dari bahan bacaan yang dibacanya sendiri. Hari ini, Danda akan menulis resume tentang buku yang sedang Danda baca: Merawat Fitrah Anak Laki-laki.

Buku ini sebenarnya buku kembar. Buku satunya berjudul “Merawat Fitrah Anak Perempuan”. Tapi karena anak Danda dua-duanya adalah laki-laki, maka Danda lebih dulu membaca buku yang biru. Buku pink (untuk anak perempuan) nanti saja dibacanya, kalau dipercaya merawat anak perempuan, hehe.

Sejujurnya, Danda belum selesai membaca buku ini, hihi. Tapi di halaman awal, ada beberapa topik yang menggelitik Danda sebagai orang tua yang juga mantan remaja, “Salah Kaprah tentang Pubertas”. Di buku ini, pubertas dianggap sebagai hal yang harusnya bisa tidak dialami remaja. Sebutlah Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam An-nasi, Imam At-Tirmidzi, dan lainnya adalah pemuda-pemuda yang juga remaja yang tidak mengalami pubertas (Syantut, 2014). Para pemuda tersebut di masa remajanya menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, sehingga mereka tak punya waktu lagi untuk membolos, susah diatur, bahkan tawuran.

Orang tua turut andil dalam memperpanjang masa remaja seorang anak. Padahal fitrahnya, ketika anak sudah aqil baligh, dia sudah dewasa. Jadi tak ada fase remaja, dari anak-anak langsung dewasa.

Danda merasa tertohok dengan tulisan ini. Danda juga pernah merasakan pubertas itu, dan sungguh, pubertas hanya merepotkan saja. Repot buat Danda sendiri, repot juga buat Nini dulu.

Tulisan ini membuat Danda berpikir, sepertinya Ayah dan Danda harus menyesuaikan diri lagi dalam mendidik Abang Zi. Tetap sesuai zamannya namun tidak menyalahi fitrahnya. Sulit? Iya, tapi pasti bisa!

DSC_0246-01

Siapa bilang menjadi orang tua itu mudah? No! Apalagi ketika kita ingin mengembalikan anak kita ke fitrahnya, tantangannya berat, cuy!

Semangat para orang tua zaman now! Kita pasti bisa jika kita berusaha. Semoga Allah menghitung niat kita sebagai ibadah. Aamiin. ^_^

PicsArt_02-23-10.12.38

#Hari4
#GameLevel11
#Tantangan10Hari
#FitrahSeksualitas
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional