Cara Beriman kepada Allah

27 Januari 2020

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #4

PhotoGrid_1580053530197

Alhamdulillah, hari Minggu ini cerah. Abang Zi bilang kalau dia ada tugas membuat bunga sakura dari sekolahnya. Karena itu, hari ini kami jadwalkan untuk mencari bahan-bahan untuk membuat bunga sakura itu.

Mungkin karena kemarin hari Sabtu dan sekarang hari Minggu, kami menghabiskan waktu di luar rumah. Abang Zi belum selesai membaca buku “Monyet Mike” yang mulai dibacanya kemarin. It’s okay, Boy. Take your time. Tidak ada ujian untuk semua buku itu, kok. ^_^

Setelah kami membeli dan membuat bunga sakura yang jadi tugas Abang Zi, kami pun beristirahat (iya, kami sekeluarga yang mengerjakan tugas Abang Zi, bersama-sama, hahaha).

Malam ini Danda bercerita tentang Nabi Daud a.s. yang dianugerahi Allah suara merdu, sehingga saat beliau membaca kitab Zabur yang berisi perintah beribadah kepada Allah, semua orang berhenti untuk mendengarkan. Nabi Daud a.s. juga diberi mukjizat berupa bisa membengkokkan besi dengan tangannya. Dan banyak lagi mukjizat yang diberikan Allah pada Nabi Daus a.s.

Kami pun membahas kitab-kitab Allah. Ada empat kitab yang telah diturunkan Allah untuk umat manusia, yang tercatat di Al-Quran. Mungkin ada lebih dari empat kitab, hanya saja, yang wajib kita ketahui hanya empat saja, yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran. Semuanya berisi petunjuk-petunjuk untuk beribadah kepada Allah. Makin lama, isi kitab makin disempurnakan. Akhirnya Al-Quran sebagai kitab akhir zaman, adalah kitab yang paling sempurna di antara keempatnya.

Bagaimana cara beribadah pada Allah? Gampang saja. Cukup laksanakan perintah-Nya, dan jauhi larangan-Nya, tanpa bertanya kenapa.

Kalau ingin tahu kenapa, boleh. Asal larangan tetap dijauhi, dan perintah tetap dilaksanakan. Seiring waktu kita boleh kok bertanya kenapa disuruh atau kenapa dilarang.

Danda pun bercerita bahwa betapa orang zaman dulu suka sekali minum khamr atau minuman keras. Tapi ketika turun perintah bahwa khamr itu haram, mereka langsung membuangnya ke jalanan. Seharusnya sekarang juga begitu. Ketika ada fatwa ulama bahwa rokok itu haram, orang seharusnya tidak bertanya lagi, langsung berhenti merokok. Itulah beda tingkat keimanan orang di zaman Rasul dan zaman now.

DSC_0183-01-01

Sampai saat ini Abang Zi paham bagaimana cara beriman dan beribadah pada Allah, yaitu dengan mengerjakan saja semua perintah-Nya dan menjauhi saja semua larangan-Nya. Kalau ingin tahu kenapa, boleh, tapi perintah tetap dijalankan, dan larangan tetap dijauhi.

InsyaAllah, semoga Allah tetap melindungi kami dan mengumpulkan kami bersama orang-orang yang Allah cintai. Aamiin. ^_^

PicsArt_01-26-10.47.43

#Hari4
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional