Saat Kita Jadi Dewasa

Game Level #10: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng
Hari #3

PhotoGrid_1579973230563

Sabtu malam minggu, seperti biasa, Abang Zi merengek minta diizinkan begadang. Dasar anak kecil, ya. Dia belum tahu kalau sudah dewasa kita malah ingin tidur lebih lama. Hahaha.

Ayah pun mengizinkan Abang Zi untuk tidur lebih malam sampai pukul 12 malam. Danda menunggu sampai Abang Zi tidur. Sebuah dongeng tentang tidur harus disampaikan. Hehehe.

Hari ini, Abang Zi selesai membaca buku Enid Blyton ketiga, “Monyet Mike”. Kesan setelah membaca: B aja. Baiklah. Mungkin karena kemarin dia sudah membaca cerita yang sungguh mengharukan hingga cerita hari ini seperti antiklimaks. Hehehe.

Jam 12 malam, teng, Danda mengajak Abang Zi tidur. Dia langsung mematikan mainannya dan masuk kamar bersama Danda.

Danda mulai bercerita tentang Raja Thalut yang melawan Jalut. Untuk cerita ini, kami punya pantun unik dan lucu.

Thalut melawan Jalut
Melihat Jalut, orang takut
Tapi Daud tak takut melawan Jalut
Dan saya tidak ikut-ikut

^_^

Tiga baris pertama pantun di atas, disadur dari cerita Daud muda saat melawan Jalut. Baris terakhir, kami tambahkan sebagai lucu-lucuan saja.

Danda menjelaskan, dulu orang tidak mengenal masa remaja. Dari anak-anak langsung dewasa. Ketika manusia sudah mencapai masa baligh, mereka langsung aqil atau dewasa. Lingkungan dan budaya yang membentuk mereka demikian. Orang zaman sekarang banyak yang terlambat dewasa. Usia sudah jauh melewati baligh, tapi belum juga aqil.

Danda bilang, tak meminta Abang Zi seperti Nabi Daud a.s. atau orang zaman dulu yang begitu baligh langsung aqil saat itu juga, karena zaman juga sudah berbeda. Tapi paling tidak, jangan terlalu jauh jarak antara baligh dan aqil. Ayah dan Danda mengalami masa aqil yang tak jauh dari baligh, Abang Zi juga pasti bisa.

_20200126_002747-01

Ada banyak sekali cerita tentang kepiluan yang dialami orang tua yang anaknya terlambat dewasa. Sedih jika mendengarnya. Kasian oang tuanya, kasian si anak juga. Karenanya Ayah dan Danda berusaha menyiapkan Abang Zi di usia prabaligh ini, agar ia siap menghadapi masa balighnya. Agar iya bisa segera aqil atau dewasa dalam berpikir.

InsyaAllah, kami bisa melakukannya. Aamiin. ^_^

PicsArt_01-26-12.30.06

#Hari3
#GameLevel10
#Level10
#Tantangan10Hari
#BunsayBatch#5
#KuliahBundaSayang
#KuliahBunsayIIP
#MariMendongeng
#GrabYourImagination
#InstitutIbuProfesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: