Bercerita

24 Desember 2019

Game Level #9: Memacu Kreativitas Anak
Hari #4

PhotoGrid_1577116591615

Hari pertama liburan, yeay. Doh, Danda tiap hari “yeay” melulu, ya? Hahaha.

Hari ini ada kegiatan Posbindu di Pos RW 012. Posbindu atau Pos Binaan Terpadu, semacam Posyandu buat orang 15 tahun ke atas. Danda sengaja izin sebentar dari kantor untuk membawa Nini ke Posbindu.

Sembari menunggu Nini siap, Danda dan Abang Zi berbincang bersama. Abang Zi ingin Danda bercerita. Danda bersedia asal Abang Zi balik bercerita. Setelah setuju, Danda pun mendongeng buat Abang Zi. Dongeng tentang Lubang Buaya, karangan Danda sendiri, hihihi.

Abang Zi juga bercerita tentang Pokemon, karangan Abang Zi sendiri. Ternyata cerita Abang Zi seru, loh.

Keseruan dilanjutkan setelah Ayah dan Danda pulang kantor. Kami bereksperimen dengan madu. Mencoba mendeteksi apakah madu yang kami miliki adalah madu asli atau bukan. Ternyata semua asli, alhamdulillah.

Abang Zi semangat sekali dalam eksperimen ini. Dia mempraktikkan hampir semua eksperimen bersama Ayah.

DSC_0058-01

Ada banyak aktivitas penuh kreativitas di sekitar kita. Seru sekali. Besok apa lagi, ya? ^_^

PicsArt_12-23-10.58.08

#Hari4
#GameLevel9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#BerpikirKreatif
#thinkcreative
#InstitutIbuProfesional


Mengajak Adik Bermain

23 Desember 2019

Game Level #9: Memacu Kreativitas Anak
Hari #3

PhotoGrid_1577028765286

Hari Minggu. Hari leyeh-leyeh. Hehehe.

Sebenarnya Danda sempat khawatir, takut hari ini tidak ada bahan materi karena terlalu banyak leyeh-leyeh. Hehe. Ketika kami jalan-jalan ke mol pun, Abang Zi berdua dengan Ayah main di fammod (fun world), sedang Danda dan Nini, keliling-keliling cari sandal. Oh iya, Nini datang ke Jakarta, mau menemani Abang Zi liburan, biar tidak sendirian di rumah, katanya.

Karena Nini datang, maka adiknya Abang Zi pun ikutan datang ke rumah Abang Zi. Yup, si Ei adik sepupu Abang Zi, bersama Abah dan Ummanya, datang berkunjung. Ei usianya masih 10 bulan, belum bisa berjalan dan bicara. Jadi masih menempel ke Ummanya walau sesekali mau digendong Danda atau Nini.

Karena hari sudah malam, kami pun makan malam bersama. Dan karena Ei belum tidur, daripada mengganggu orang yang lagi makan bakso (dia minta juga, haduh, haha), Ummanya mengajak Ei masuk ke kamar Abang Zi.

Setelah Abang Zi selesai makan, tiba-tiba dia mengajukan diri untuk menjaga Ei agar Umma Ei bisa makan. Lah? Kami semua kaget. Secara Abang Zi ini yang paling cemburu jika seluruh perhatian tercurah ke Ei. Anak Danda sudah gede, ya. ^_^

Jadilah, Abang Zi berdua dengan Ei di kamar. Karena sedikit khawatir, Abah Ei dan Nini segera merampungkan makan dan mengawasi mereka berdua. Tapi ternyata Ei anteng dijaga Abang Zi. Mereka bermain papan magnet berdua. Entah ide dari mana, si Abang menunjukkan papan magnet itu. Ei ternyata menyukai permainan papan magnet Abang Zi, mungkin karena di rumahnya ada permainan yang sama.

DSC_0045-01

Sekali lagi Danda dikejutkan oleh kreativitas Abang Zi. Jadi, selama game berlangsung, sepertinya Danda tak perlu risau akan kekurangan materi laporan, deh. ^_^

Besok, kreativitas apa lagi yang bisa Danda temukan, ya?

PicsArt_12-22-10.34.30

#Hari3
#GameLevel9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#BerpikirKreatif
#thinkcreative
#InstitutIbuProfesional


Bermain Tangga Lipat

22 Desember 2019

Game Level #9: Memacu Kreativitas Anak
Hari #2

PhotoGrid_1576924517528

Selamat datang akhir pekan. Selamat datang libur akhir semester. ^_^

Walaupun Danda tidak punya libur akhir semester, Danda ikut senang, karena tidak perlu tergopoh-gopoh setiap pagi untuk menyiapkan bekal Abang Zi. Hehehe.

Seharusnya Abang Zi ikut acara SINGA hari ini, Sirah dalam Petualangan, acaranya di Depok. Tapi karena Ayah tiba-tiba ada tugas luar dan pulangnya mepet, Ayah jadi tidak bisa mengantar kami ke Depok, sementara Danda, keder kalau harus berdua dengan Abang Zi saja, berangkatnya. Jadilah, Abang Zi batal ikut acara tersebut.

Danda hanya ke sekolah Abang Zi untuk mengambil rapot. Alhamdulillah, hasilnya membuat kami perlu mengevaluasi ulang gaya belajar Abang Zi dan gaya asuh kami. Hahaha.

Mumpung akhir pekan, Ayah memperbaiki lampu yang rusak di rumah. Untuk itu, Ayah perlu tangga lipat. Setelah tangga lipat dibuka, Abang Zi tidak mengizinkan Ayah menyimpannya kembali. “Abang Zimam mau main tangganya, ya Ayah,” katanya. Dan Ayah mengizinkannya.

Entah apa peran yang dia mainkan dengan tangga lipat itu. Dia membawa buku yang sedang dia baca ke atas tangga, memosisikan diri tengkurap, dan membaca buku di atas tangga lipat. Hahaha.

Baiklah.

DSC_0041-01

Sesi bermain tangga lipat ini berakhir ketika matahari mulai sembunyi. waktu magrib akan segera tiba, dan ini saatnya mengakhiri seluruh permainan.

Kasihan, sih. Tapi, sesuai prinsip keluarga kami, bebas yang bertanggung jawab, jadi semua hal ada batasnya, dan tidak boleh dilakukan terus menerus.

Besok, kreativitas apa lagi yang muncul, ya? ^_^

PicsArt_12-21-05.36.50

#Hari2
#GameLevel9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#BerpikirKreatif
#thinkcreative
#InstitutIbuProfesional


One Day to Write

21 Desember 2019

Game Level #9: Memacu Kreativitas Anak
Hari #1

PhotoGrid_1576855057832

Kita masuk game level kesembilan, yeay! ^_^

Kali ini Danda mau cerita tentang aktivitas Abang Zi di sekolah. One Day to Write, atau biasa disebut ODTW. Dalam aktivitas ini, Abang Zi dan teman-teman diajarkan cara menulis yang benar, cara menulis cerita yang layak dibaca, dan trik membuat judul yang membuat orang tertarik membacanya. Jujur saja, judul pilihan Abang Zi bagus-bagus, Danda saja kalah. Hahaha.

Abang Zi disuruh menulis dua cerita pendek. Yang pertama dibawa pulang, yang kedua dikumpulkan. Jika lolos, cerita kedua tersebut akan dibukukan. Doakan ya, jika benar dibukukan, maka buku itu akan jadi buku pertama Abang Zi. ^_^

Cerita pertama diberi judul “Tiga Anak Penyelamat Bumi”, dan cerita kedua diberi judul “Baik itu Gampang”, see? Judulnya sukses membuat orang tertarik membaca, kan? Ah, Danda saja belum bisa menyusun judul semenarik itu. Hehehe.

Ah, Danda lebay! Mentang-mentang anak sendiri, terus dipuji.

Lah iya, kalau bukan Danda yang memuji, siapa lagi? Hihihi. Tapi sungguh, Danda kagum akan kreativitas Abang Zi. Danda yakin, jika terus diasah, kreativitas ini akan menjadi bakat dan bekal buat Abang Zi.

DSC_0037-01

Semua anak terlahir kreatif, maka orang tuanya harus memantaskan diri untuk dapat menikmati kreativitas anak.

Semangat Abang Zi! ❤

PicsArt_12-20-10.22.12

#Hari1
#GameLevel9
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#BerpikirKreatif
#thinkcreative
#InstitutIbuProfesional


Game Level #9 Memacu Kreativitas Anak

20 Desember 2019

PhotoGrid_1576675842437

Alhamdulillah tabarakallah, masuk ke game 9 dan 12 game di Kelas Bunda Sayang. Mari bersemangat, Danda! ^_^

Kali ini, Danda diajak belajar tentang kreativitas.

Apa itu kreativitas?

Berasal dari bahasa Inggris, creativity, kata kreativitas berarti

n 1 kemampuan untuk mencipta; daya cipta; 2 perihal berkreasi; kekreatifan

Jadi, kata “kreativitas” itu pake huruf “v” ya, bukan “f”. Hehehe.

Gambar 02

Dalam game ini, orang tua diajak untuk membuat aktivitas bersama anak-anak dan menemukan kreativitas di dalamnya. Bukannya menciptakan kreativias itu. Gampang banget, dah ^_^

Gambar 07

Jadi, mari beraktivitas dan menjadi kreatif! ^_^

Gambar 09

#GameLevel9
#level9
#Tantangan10Hari
#kuliahbunsayiip
#KuliahBundaSayang
#BerpikirKreatif
#thinkcreative
#InstitutIbuProfesional


Menghabiskan di Jalan yang Benar, Sebuah Aliran Rasa Game Level #8

11 Desember 2019

Game Level #8: Cerdas Finansial Sejak Dini
Aliran Rasa

PhotoGrid_1575986272984

Alhamdulillah, tabarakallah. Melalui game ini, Danda diberi kesempatan belajar lagi tentang kecerdasan finansial. Yup, sembari mengajari Abang Zi tentang ini, Danda juga banyak belajar dan berlatih.

Cerdas finansial itu mampu membedakan keinginan dan kebutuhan. Sebelum mengikuti kelas Bunda Sayang, Danda adalah murid daring pakar ekonomi Safir Senduk. Danda sudah belajar teori tentang beda keinginan dan kebutuhan. Namun, praktik tak sama dengan teori. Di lapangan, semua keinginan Danda adalah kebutuhan. Sulit.

Melalui game ini, Danda juga menantang diri Danda untuk bisa membedakan keinginan dan kebutuhan. Lapar, ingin makan, butuh makan enak dan mahal. Duh.

PhotoGrid_1575992330371

Dalam game ini, Ayah, Danda, dan Abang Zi juga belajar tentang mental kaya dan mental miskin. Intinya, orang bermental kaya selalu mendahulukan Hak Tuhan. Selama ini Danda selalu mendahulukan cicilan utang. Aduh malunya. Waktunya berubah, Danda!

Abang Zi sendiri sudah berhasil menerapkan mini budget pada uang sakunya. Setiap tiga hari dia akan bersedekah dua ribu rupiah, walaupun Danda bilang Hak Tuhan di uang saku dia hanya 500 rupiah. Lebih gak papa, katanya.

Akhirnya Danda sedikit demi sedikit belajar dari Abang Zi. Padahal Danda yang punya ilmunya, diajarkan ke Abang Zi, eh dia yang praktik duluan. ^_^

DSC_0028-01

Hidup adalah belajar. Orang yang beruntung adalah yang selalu menuju ke arah lebih baik. Dan keberuntungan adalah nama lain dari kerja keras.

Mari belajar lagi! ^_^

PicsArt_12-10-10.40.46

#AliranRasa
#GameLevel8
#Tantangan10Hari
#CerdasFinansial
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional


Membeli dengan Sadar

6 Desember 2019

Game Level #8: Cerdas Finansial Sejak Dini
Hari #15

PhotoGrid_1575559221817

Sepulang Danda dari kantor, Abang Zi menunjukkan sebuah cincin.

Zimam: Ini Abang Zimam beli di sekolah, harganya 3.000.

Danda: Wah, cincin? Dalam rangka apa?

Zimam: Gak ada, kepingin saja.

Danda: Keinginan?

Zimam: Tapi kebutuhan Abang Zimam sudah dibeli, kok. Abang Zimam beli batagor sama kentang goreng. Terus kan uang Abang Zimam ada sisanya, Abang Zimam beli cincin ini.

Danda: Oh, nggak apa-apa kalau gitu. Ya sudah, mau dipakai di jari yang mana?

Zimam: Buat Danda saja. Abang Zimam sudah nggak suka.

Danda: Kok gitu?

Zimam: Iya, pas beli agak-agak kepingin, setelah beli sudah nggak kepingin lagi. Hilang kepinginnya.

Danda: Waduh, yang kayak gitu nggak boleh dibiasakan. Namanya buang-buang uang. Gak bagus. Ingat, ya!

Zimam: Iya, nggak diulang lagi.

Danda: Bagaimana dengan hak Tuhan?

Zimam: Sudah. Abang Zimam sudah bayar. Tenang saja.

Danda: Alhamdulillah.

DSC_0002-01

Sedih sih, Abang Zi bersikap boros seperti itu. Tapi setiap orang pernah melakukan kesalahan, dan yang penting adalah dia tak mengulanginya lagi.

Setelah itu kami menonton film Frozen. Kata Abang Zi, Frozen 2 lebih bagus daripada Frozen, karena lebih banyak kisah keluarganya. Hm…

PicsArt_12-03-07.15.32

#Hari15
#GameLevel8
#Tantangan10Hari
#CerdasFinansial
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional