Bermain Boneka

6 November 2019

Game Level #7: Semua Anak adalah Bintang
Hari #13

PhotoGrid_1572960359159

Hari ini harusnya Abang Zi ada penilaian harian Al Islam, tapi kemarin malam Danda lupa mengingatkan, dan mungkin Abang Zi juga lupa, jadi dia tidak belajar sama sekali, duh.

Jadi, tadi sepulang dari kantor, Danda langsung bertanya bagaimana hasil penilaiannya. Abang Zi bilang kalau dia bisa mengerjakan semua soal, mungkin ada satu atau dua yang lupa jawabannya. Seperti biasa, perintahnya tulis tiga contoh, Abang Zi cuma menulis satu saja. Hahaha.

Besok giliran penilaian harian Al Quran. Danda menawarkan Abang Zi untuk belajar, tapi dia menolak. “Di sekolah sudah belajar, kok, Danda,” katanya. Iya juga sih, di sekolah sudah belajar kenapa di rumah belajar lagi? Akhirnya kami malah main boneka tangan.

Abang Zi jadi hiu, Danda jadi kupu-kupu. Sebenarnya ada satu boneka lagi, jerapah, tapi Abang Zi lupa di mana jerapahnya disimpan. Hahaha.

Karakter hiu ini karakter kesukaan Abang Zi, karena giginya banyak dan tajam. Jadi, saat bermain, Abang Zi cuma perlu peran menggigit saja. Hahaha.

DSC_1806-02

Anak laki-laki main boneka? Kenapa tidak? Buat Danda, saat bermain peran, anak mesti dibebaskan memilih perannya. Sambil diarahkan juga sih, jangan dilepas. Bermain boneka melatih imajinasinya juga, kan. Imajinasi itu penting, apalagi untuk pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Hahaha.

Baiklah, bintangnya Ayah dan Danda. Danda doakan penilaian harian kali ini berjalan lancar, dan kalau disuruh nulis tiga contoh, tulis tiga-tiganya, ya, jangan satu saja. Hahaha.

PicsArt_11-05-08.27.55

#Hari13
#GameLevel7
#Tantangan10Hari
#semuaanakadalahbintang
#kelasbundasayang
#kelasbunsay
#institutibuprofesional