Game Level #5 Menstimulasi Anak Suka Membaca

8 Agustus 2019

PhotoGrid_1565195074649

Masuk level 5, kali ini mahasiswi kelas Bunda Sayang diajak untuk menstimulasi anak agar suka membaca.

Awalnya Danda berpikir, “loh, Zimam kan udah suka membaca? Terus, mau distimulasi apa lagi?”

Ternyata, membaca tak sekadar aiueo, tidak juga sekadar membaca komik atau buku bergambar, tapi juga bisa menceritakan kembali.

Keterampilan membaca anak ada 4 tahapan, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan terakhir menulis. Keempat tahap ini musti dijalani dan dilatih secara bertahap agar anak suka membaca, tak hanya bisa, tetapi suka.

_20190807_231513

Tahap 1, Keterampilan Mendengarkan (listening skills)

Tahap pertama ini penting dalam mengenalkan bahasa ibu pada anak. Komunikasi dua arah dimulai dengan anak yang bisa mendengarkan dengan baik.

Tahap ini bisa dilatih dengan cara:

  • Sering berkomunikasi dengan anak, bahkan sejak dalam kandungan, saat anak belum bisa berbicara, dan saat anak mulai mengeluarkan suara pertamanya.
  • Buatlah forum keluarga untuk memperbanyak kesempatan anak mendengarkan berbagai ragam komunikasi orang dewasa di sekitarnya.
  • Putarkan berbagai lagu anak, cerita anak, dll, yang bisa melatih keterampilan mendengarkan anak.
  • Bacakan buju dengan suara yang keras agar anak bisa melihat gambar dan telinga anak bekerja untuk mendengarkan maksud gambar tersebut.
  • Sering-sering mendongeng dan membacakan buku.

Tahap 2, Keterampilan Berbicara (speaking skills)

Anak yang mendengarkan dengan baik, akan berbicara dengan baik, selama organ pendengaran dan organ pengecapannya berfungsi dengan baik.

Tahap ini bisa dilatih dengan:

  • Investasikan waktu kita untuk mendengarkan anak berbicara.
  • Jadilah pendengar yang baik.
  • Jadilah murid yang baik saat anak ingin menjadi guru bagi kita, atau simulasi kelas.
  • Ajaklah anak bersilaturahin sesering mungkin, bertemu teman sebayanya dan orang lain yang di atas usianya atau di bawah usianya untuk mengasah keterampilan mendengarkan dan berbicaranya.

Tahap 3, Keterampilan Membaca (reading skills)

Anak yang berbicara dengan baik akan membaca dengan baik. Keterampilan membaca sebaiknya diasah setelah kita yakin anak mampu mendengarkan dan berbicara dengan baik.

Tahap ini bisa dilatih dengan:

  • Menempelkan tulisan dan gambar yang jelas dan besar di sekitar rumah.
  • Menempelkan tulisan pada benda-benda yang ada.
  • Membuat acara membaca bersama yang seru.
  • Membiasakan surat-menyurat dengan anak.
  • Mendorong anak membaca tulisan apapun pada kemasan produk.
  • Mendukung hobi membaca anak kita.
  • Sediakan buku-buku yang bisa dia baca.
  • Membuat pohon literasi keluarga

DSC_1249-01

Tahap 4, Keterampilan Menulis (writing skills)

Anak yang membaca dengan baik akan menulis dengan baik. Anak harus suka membaca, tak sekadar bisa membaca, agar bisa menghasilkan suatu karya.

Tahap ini dapat dilatih dengan:

  • Menyiapkan sebidang tembok di rumah kita dan menempelkan kertas flipchart serta mengizinkan anak menuangkan gagasannya di sana.
  • Memberikan kesempatan pada anak untuk menuliskan apapun yang dia lihat, dengar, dan rasakan.
  • Menyiapkan buku diary keluarga sehingga membentuk suatu rangkaian cerita.
  • Menyiapkan buku jurnal dari kertas bekas, dan mengizinkan anak menulis apapun yang dia alami dan apa yang memunculkan rasa ingin tahunya.
  • Jangan hiraukan tanda baca, huruf besar, kecil, dll.

PhotoGrid_1565195795402

Abang Zi telah melewati tahapan mendengarkan, berbicara, dan membaca dengan baik (alhamdulillah, tabarakallah). Karena itu, fokus Ayah dan Danda pada game level 5 ini adalah untuk melatih keterampilan menulisnya.

InsyaAllah Ayah dan Danda akan menerapkan ilmu-ilmu kelas Bunda Sayang pada Abang Zi.

Mari membaca! ^_^

#gamelevel5
#tantangan10 hari
#pohonliterasi
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional