Belajar Bersama Gawai

20 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #9

PhotoGrid_1563593122296

Jumat berkah.

Karena ini akhir pekan, Abang Zi minta diizinkan main roblox di tablet. Entah kenapa Danda agak rewel. Abang Zi tidak langsung mengantungi izin main tablet, jadi dia ikutan rewel sambil mencari kesibukan lain. Duh, kalau diingat lagi, Komunikasi Produktif Danda nih harus diperbaiki!

Akhirnya Abang Zi mengambil mainan laptop jadulnya. Laptop yang dibelikan Ayah sekitar 5 tahun yang lalu. Laptop yang mengajarkan lagu, berhitung, dan membaca. Laptop yang sekarang sudah setengah rusak.

DSC_1149-02

Dulu, Ayah membelikan Abang Zi mainan laptop ini supaya Abang Zi tidak mengganggu Danda yang bekerja dengan laptop. Walau tetap saja, laptop Danda jaun lebih menarik buat Abang Zi terutama karena ada banyak foto Abang Zi di sana. ^_^

Setelah makan malam, Danda mengajak Abang Zi bermain Discovery Robot hadiah dari restoran cepat saji beberapa bulan lalu. Karena robot ini macam-macam, jadi ada banyak pelajaran fisika yang bisa Danda ajarkan sambil bermain.

DSC_1057-01_wm

Setelah puas bermain dan salat Isya, Abang Zi minta izin untuk membuat recording dari permainan roblox. Oke, karena memang mintanya dari tadi, Danda izinkan hanya satu jam saja. Dan dia mulai merekam permainannya diiringi dengan narasi.

DSC_1150-01

Danda mendengarkan dari luar. Berusaha tidak mengeluarkan suara agar tak mengganggu rekamannya. Hahaha.

Jumat malam berdua, Danda dan Abang Zimam. ^_^

Studio_20190720_112515

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 31 poin
Auditori: 22 poin
Kinestetik: 20 poin

PhotoGrid_1563593204130

#hari9
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayangiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar dari Bara Api

19 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #8

PhotoGrid_1563463290150

Hari ini Danda senang, dapat kiriman foto kegiatan sekolah dari salah satu orang tua siswa. Abang Zi dan teman-temannya sedang salat Duha berjamaah.

IMG-20190718-WA0005-01

Interaksi Danda dan Abang Zi baru bisa dilakukan saat Danda pulang kantor. Alhamdulillah hari ini Danda pulang lebih sore, jadi ngobrol sam, mema Abangnya lebih lama, deh. ^_^

Abang Zi punya kebiasaan makan di sore hari, jadi di malam hari dia kadang tidak makan lagi, kadang makan lagi, kadang hanya makan kudapan. Kali ini dia ingin kudapan mi goreng. Danda membolehkan asal dia memasak mi gorengnya sendiri. Well, he did it. ^_^

Dia malah menambahkan berbagai toping di minya. Ada keju lembaran, getas, dan wader goreng. Katanya sih rasanya enak. Hahaha.

DSC_1146-01

Setelah selesai makan, kami pun bercengkerama. Danda bertanya tentang hal-hal seru di sekolah, dan menceritakan hal-hal seru yang Danda alami di kantor.

Tak lama kemudian, waktunya tidur. Hanya sekali diingatkan, Abang Zi kali ini langsung patuh untuk sikat gigi dan ganti baju tidur sendiri. Sebelum tidur dia meminta Danda membacakan dongeng pengantar tidur untuknya. Kebiasaan mendongeng ini adalah kebiasaan kami sejak Abang Zi masih bayi.

DSC_1147-02

Danda punmembacakan buku Terlezat di Dunia, kesukaan Abang Zi. Malam ini jatuh pada cerita berjudul “Menanti Makaron Jatuh”.

Studio_20190719_101649

Skor observasi saya belajar Abang Zi adalah

Visual: 28 poin
Auditori: 18 poin
Kinestetik: 17 poin

PhotoGrid_1563463254063

#hari8
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayangiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar Bersama Makhluk Hidup Lainnya

18 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #7

PhotoGrid_1563377058843

Sudah seminggu tantangan ini dijalankan. Alhamdulillah, Danda dan Ayah selalu punya kesempatan menjalankan tantangan demi tantangan di Game ini.

Hari ini Ayah berangkat ke Padang, sore. Jadi Danda pulang lebih cepat dari kantor untuk menyiapkan perlengkapan Ayah. Jadi waktu Danda-Abang jadi lebih lama. Danda bisa lebih leluasa mengeksplor gaya belajar Abang Zi.

DSC_1143-02

Abang Zi mengaji sore ini. Sepulang dari mengaji, Abang Zi langsung menagih Bobo begitu melihat Danda. Dia hafal, hari Rabu artinya Bobo baru. Sembari menunggu Ayah siap, Abang Zi membaca habis seluruh isi majalah Bobo itu tanpa terganggu sedikitpun bahkan saat nyamuk menggigitnya. Ugh!

DSC_1142-02

Setelah mengantar Ayah, Danda dan Abang Zi mengobrol sambil makan malam. Danda meminta Abang bercerita tentang kesehariannya di sekolah. Abang bercerita dengan terputus-putus, mencari kata yang tepat dalam bercerita. Sesekali Danda mengoreksi diksi Abang Zi, dan terus mendengarkan ceritanya.

DSC_1144-02

Kemudian, Danda membantu Abang Zi mengulang lagi pelajaran tadi siang. Alhamdulillah, Abang Zi bercerita lebih semangat dan teratur kali ini. Dan atas kesadarannya sendiri, Abang Zi tidur lebih cepat dari biasanya. Resmi jadi kelas 3 ya, nak? ^_^

studio_20190718_110942-1638589876

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 26 poin
Auditori: 16 poin
Kinestetik 15 poin

PhotoGrid_1563423520180

#hari7
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayangiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar Bersama Buku

17 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #6

Di hari keenam Game Level #4 ini, tak banyak yang bisa Danda eksplor. Danda bekerja hingga pukul 6 sore, lalu kami keluar untuk makan malam bersama Ayah. Jadi waktu Abang-Danda di rumah sangat sedikit. Tapi bukannya tidak ada.

Abang Zi sekolah hari ini. Di sekolahnya mereka menghias loker masing-masing. Sayang sekali Danda belum bisa melihat hasil hiasan lokernya. Selesai menghias loker, mereka belajar seperti biasa.

Di sore hari, Danda pulang sambil membawa buku Bobo edisi rabu lalu. Karena Danda cuti, jadi Bobo-nya ditaruh di meja oleh Pak Bobo. Seperti biasa, Abang Zi langsung membaca bukunya dan fokus.

Selepas isya, kami berangkat ke Kota Kasablanka untuk makan bersama Ayah. Karena Ayah belum datang, kami mampir dulu ke toko buku Paper Clip, dan membelikan buku untuk Abang Zi.

Kemudian, Danda mencari buku untuk dibaca. Ternyata Abang Zi tak lagi berjalan di belakang Danda. Danda mencari Abang Zi ke mana-mana, dan menemukannya kembali sedang fokus membaca salah satu buku berbahasa Inggris di sana.

Tak lama Ayah tiba, dan kami pun makan malam bersama. Alhamdulillah

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 22 poin
Auditori: 14 poin
Kinestetik: 14 poin

#hari6
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayangiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar di Dalam Kelas

16 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #5

Hari ini hari pertama Abang Zi sekolah di kelas tiga. Sungguh terasa kemandirian Abang Zi ini. Di gerbang sekolah, dia menolak diantar masuk. “Biar Abang Zimam masuk sendiri saja. Ayah sama Danda pulang saja, sana!” Katanya. Sedih, gak, sih? ^_^”

Abang Zi sekolah cuma 3 jam, pukul 10 pagi dia sudah pulang. Alhamdulillah, Danda bisa menjemput Abang Zi sehingga kami bisa mengobrol bersama.

“Kalau Abang di kelas, ngerjain tugas dari Bunda, teman Abang ribut sendiri, Abang terganggu, nggak?” Danda bertanya sembari mengalanisis gaya belajar Abang Zi.

“Nggak sih, tapi setengahnya Abang Zimam pengen ribut bareng teman-teman. Gak terganggu, tapi pengen ikutan.” Jawab Abang Zi.

Kira-kira dia terganggu, gak sih, sebenarnya? ^_^

Bakda asar, Abang Zi mengaji di dekat musala dekat rumah. Pulangnya, Abang lapor bahwa dia dapat PR dari ustadzah, dan dia tak mau curang dengan buka google untuk mengerjakannya. Ah, Abang, kalau cuma nanya google, gak papa kali, Bang. ^_^

Abang Zi pun lapor bahwa besok dia disuruh membawa beberapa perlengkapan untuk menghias lokernya. Abang Zi pun menjelaskan dengan detail hiasan seperti apa yang dia inginkan. Kami pun mengerjakan hiasan itu bersama, di malam hari.

Begitu hiasan loker sudah siap, Danda pun menyuruh Abang Zi untuk bersiap tidur. Sikat gigi dan ganti baju tidur. Tapi duh, Abang Zi sudah terlanjur membaca buku. Dan seperti biasa, dia sulit diganggu saat membaca buku. >_<

Setelah beberapa kali panggilan, Abang Zi pun bangun dan ke kamar mandi untuk sikat gigi dan ganti baju tidur. Hari pertama sekolah yang seru, selesai. InsyaAllah esok akan lebih seru lagi. ^_^

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 19 poin
Auditori: 13 poin
Kinestetik: 13 poin


#hari5
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar dari Perut Bumi

15 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #4

Hari ketiga sekaligus terakhir di kota Pangkalpinang. Di pagi hari kami mengunjungi Museum Timah. Dengan panduan pemandu, kami mengelilingi museum itu. Abang Zi tampak saksama mendengarkan suara pemandu dan memperhatikan bagan-bagan serta diorama yang ada.

Di bagian lain Museum Timah terdapat AR Simulator. Yang menayangkan simulasi perbedaan ketinggian permukaan bumi di atas permukaan laut. Simulator ini seru sekali, Abang Zi sampai fokus memainkannya. Maklum, di rumah tak ada permainan seperti ini. Hahaha.

Tur mengelilingi museum pun berlanjut. Ada banyak hal yang dipelajari oleh Abang Zi. Bagaimana timah ditemukan, lalu jadi apa saja nantinya, dan lain-lain. Termasuk bagaimana menambang timah namun juga memelihara lingkungan.

Dari Museum Timah, kami bernostalgia menelusuri jalanan Pangkalpinang, di sebuah warung langganan, kami berhenti untuk makan. Setelah selesai makan dan akan mengambil motor, Ayah melihat sebuah pohon kersen berbuah lebat. Karena letaknya di pinggir jalan, Ayah lalu mengambil buah-buah itu. Abang Zi senang sekali, mencicipi kersen-kersen yang merah merona dan manis, sembari ikut Ayah mencari buah kersen matang lainnya. Sayang, pohon kersen ini tinggi, sehingga Abang Zi tak bisa memanjatnya.

Akhirnya tiba saatnya kami kembali ke Jakarta. Sebelumnya, kami mampir dulu ke kantor lama Ayah dan Danda untuk mengembalikan motor yang dipinjamkan pada kami. Sekalian saja, kami jalan-jalan ke belakang kantor dan melihat tanah tempat ari-ari Abang Zi dimakamkan. Dan ternyata tak jauh dari lokasi makam ari-ari Abang Zi, ada sebuah pohon jambu biji yang rendah dan berbuah sangat lebat juga matang-matang. Ayah dan Abang Zi pun tak menyia-nyiakan hal ini. Mereka pun menikmati jambu biji segar dari pohon.

Hari pun makin sore, jadwal penerbangan pun makin dekat. Kami berpamitan dan kembali ke Jakarta. Abang Zi belajar banyak selama di Pangkalpinang, tanah kelahirannya. Walau Danda orang Banjar, dan Ayah orang Minang, tapi Abang Zi tak akan pernah malu berkata: saya orang Bangka. ^_^

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 16 poin
Auditori : 11 poin
Kinestetik : 12 poin

#hari4
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Belajar di Dalam Air

14 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #3

Hari kedua di Kota Pangkalpinang dimulai dengan mengunjungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pangkalpinang untuk mengurus surat pindah jiwa. Sembari menunggu birokrasi selesai, Abang Zi menyibukkan diri dengan bermain di taman depan kantor. Biidznillah ada seekor capung menghampiri Abang Zi seakan mengajaknya bermain. Mereka pun bermain bersama, Abang Zi berlari berusaha menangkap capung, si capung terbang menghindar. Namun, bila Abang Zi lelah tak mengejar lagi, si capung menghampiri Abang Zi, dan dia kembali mengejarnya.

Setelah urusan pindah jiwa selesai, kami kembali berkunjung ke kantor lama Ayah dan Danda. Ada beberapa kawan yang belum bisa kami temui kemarin. Sesampainya di sana, seekor kupu-kupu bersayap putih menghampiri Abang Zi, mereka pun bermain bersama.

Sepulamg dari kantor lama Ayah dan Danda, kami menyejukkan diri di Kedai Es Anggrek, kedai favorit Ayah dan Danda. Abang Zi pun memilih sendiri menunya dan menikmati brainfreeze dari segelas es teler, hehe.

Setelah itu kami beristirahat sejenak di hotel. Abang Zi meminta izin untuk boleh menonton kartun. Karena di rumah memang tak ada tivi, kami izinkan dia menonton di hotel. Abang Zi pun menonton kartun di tivi yang ternyata berbahasa Inggris tanpa teks.

Menjelang sore, seorang kawan mengajak kami jalan-jalan. Kami memutuskan ke pantai Pasir Padi agar anak-anak bisa berenang. Ternyata air laut sedang pasang, dan berbahaya bagi anak-anak bila mereka berenang. Akhirnya kami pun berbelok ke Pasir Padi Bay, sebuah wahana permainan air, dan membiarkan anak-anak bermain di sana.

Abang Zi sudah bisa bermain tanpa pengawasan. Dia mencoba semua wahana di sana dan menganalisisnya.

“Perosotan yang ini tinggi, tapi gak asyik. Soalnya ngerem melulu.”
“Perosotan yang kuning itu pendek tapi seru, soalnya gak pakai ngerem.”
Bucket-nya tumpah setiap 3 menit.”
“Air mancurnya mengarah ke berbagai tempat, loh. Gak cuma satu arah.”
Dan analisis-analisis lainnya.

Alhamdulillah, tabarakallah. Abang Zi bisa belajar sambil bermain di sini.

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 12 poin
Auditori: 10 poin
Kinestetik: 9 poin

#hari3
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional