Learn, Unlearn, and Relearn, Sebuah Aliran Rasa dari Game Level #4

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar
Aliran Rasa

PhotoGrid_1564450540812

Alhamdulillah, kami sekeluarga telah menyelesaikan tantangan 10 hari di game level 4 ini, memahami gaya belajar anak dan mendampingi dengan benar.

Sebelum game ini dimulai, Danda dengan sangat yakin, Abang Zi ini bertipe visual. Kenapa? Karena kalau dia sudah fokus ke suatu hal, maka akan sangat sulit mengganggunya. Misalnya, membaca, main gim, atau merakit lego. Namun, Ayah yakin Abang Zi ini bertipe kinestetik karena jika berdiskusi dengan Ayah, Abang Zi tak akan puas sampai dia mempraktikkan sendiri dan menguji pertanyaan dan jawaban yang mereka diskusikan.

Setelah lima belas hari Ayah dan Danda membersamai Abang Zi dan menganalisis gaya belajarnya, akhirnya kami mendapatkan kesimpulan, Abang Zi ini bertipe visual-kinestetik. Kadang dia belajar dengan tipe auditori, tapi tak sering. Metode belajar auditori lebih sering tidak efektif diterapkan pada Abang Zi dibanding metode belajar visual dan kinestetik. Untuk itu ke depannya, Ayah dan Danda akan lebih sering menerapkan metode belajar visual-kinestetik dalam membersamai Abang Zi.

DSC_1132-02

Bukan untuk Melabeli Anak

Ayah dan Danda perlu menanamkan hal ini dalam hati. Membersamai Abang Zi dan mengamati gaya belajarnya bukan bertujuan untuk melabeli Abang Zi. Andai suatu hari nanti, tipe belajarnya ternyata berubah menjadi auditori-kinestetik, kenapa tidak? Tujuan membersamai Abang Zi adalah melihatnya sebagai seorang individu unik di dunia ini, bukan “mini us”.

Biidznillah, saat ini Abang Zi sedang tertarik dengan kegiatan memanah. Tentu saja latihannya harus melibatkan gerakan tubuh, koordinasi badan dan tangan serta melatih fokus. Jika esok atau lusa Abang tertarik dengan kegiatan menyanyi atau bermain alat musik, tentu saja latihannya melibatkan pendengaran.

PicsArt_07-30-08.21.09-01

Learn, Unlearn, and Relearn

Tiga hal di atas adalah satu kesatuan yang musti dilalui oleh anak untuk menjadi individu yang lebih baik lagi. Saat mereka kecil, mereka akan belajar segala macam ilmu baru (learn). Semua ilmu terasa sangat menarik. Seiring berjalannya waktu, ilmu-ilmu yang dirasa tak perlu akan dilupakan (unlearn). Kemudian dimulailah tahap relearn, saat individu memperbaiki pengetahuan yang salah, meningkatkan keterampilan, meluruskan pemahaman, dan mengadopsi nilai-nilai yang lebih dekat dengan kebenaran.

Pada Abang Zi, Danda melihat perkembangan ini. Saat usianya di bawah 2 tahun, Abang Zi pandai sekali menyusu ASI langsung. Kemudian dia belajar minum dengan corot, sedotan, dan kemudian, minum dengan gelas. Saat penyapihan tiba, lambat laun Abang Zi lupa bagaimana cara menyusu ASI langsung, dan dia mengembangkan keterampilan minum dengan media lain, tak lagi tumpah saat minum dengan gelas walau tanpa penahan, serta bisa minum dengan sedotan berbentuk apapun.

Proses learn, unlearn, and relearn ini terus menerus terjadi pada individu hingga dia menjadi individu yang lebih baik lagi.

DSC_1084-01

Sekali lagi, ini bukan akhir dari proses belajar memahami, ini adalah langkah awal bagi kami, orang tua Abang Zi, untuk selalu belajar memahami Abang Zi sebagai individu unik ciptaan Allah subhanawataala yang dihadirkan ke muka bumi ini dengan mengemban visi dan misinya sendiri. Misi kami sebagai orang tuanya adalah membimbingnya mencapai visi yang diembankan Penguasa Alam padanya.

Terima kasih ibu profesional, telah sekali lagi mengajarkan kami bagaimana membersamai anak dan memahaminya serta mendampinginya dengan benar.

Kami menantikan tantangan-tantangan berikutnya.

PhotoGrid_1564450601990

#AliranRasaGayaBelajar
#GameLevel4
#Tantangan10Hari
#ILoveToLearn
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: