Belajar dari Perut Bumi

15 Juli 2019

Game Level #4 Memahami Gaya Belajar Anak
Hari #4

Hari ketiga sekaligus terakhir di kota Pangkalpinang. Di pagi hari kami mengunjungi Museum Timah. Dengan panduan pemandu, kami mengelilingi museum itu. Abang Zi tampak saksama mendengarkan suara pemandu dan memperhatikan bagan-bagan serta diorama yang ada.

Di bagian lain Museum Timah terdapat AR Simulator. Yang menayangkan simulasi perbedaan ketinggian permukaan bumi di atas permukaan laut. Simulator ini seru sekali, Abang Zi sampai fokus memainkannya. Maklum, di rumah tak ada permainan seperti ini. Hahaha.

Tur mengelilingi museum pun berlanjut. Ada banyak hal yang dipelajari oleh Abang Zi. Bagaimana timah ditemukan, lalu jadi apa saja nantinya, dan lain-lain. Termasuk bagaimana menambang timah namun juga memelihara lingkungan.

Dari Museum Timah, kami bernostalgia menelusuri jalanan Pangkalpinang, di sebuah warung langganan, kami berhenti untuk makan. Setelah selesai makan dan akan mengambil motor, Ayah melihat sebuah pohon kersen berbuah lebat. Karena letaknya di pinggir jalan, Ayah lalu mengambil buah-buah itu. Abang Zi senang sekali, mencicipi kersen-kersen yang merah merona dan manis, sembari ikut Ayah mencari buah kersen matang lainnya. Sayang, pohon kersen ini tinggi, sehingga Abang Zi tak bisa memanjatnya.

Akhirnya tiba saatnya kami kembali ke Jakarta. Sebelumnya, kami mampir dulu ke kantor lama Ayah dan Danda untuk mengembalikan motor yang dipinjamkan pada kami. Sekalian saja, kami jalan-jalan ke belakang kantor dan melihat tanah tempat ari-ari Abang Zi dimakamkan. Dan ternyata tak jauh dari lokasi makam ari-ari Abang Zi, ada sebuah pohon jambu biji yang rendah dan berbuah sangat lebat juga matang-matang. Ayah dan Abang Zi pun tak menyia-nyiakan hal ini. Mereka pun menikmati jambu biji segar dari pohon.

Hari pun makin sore, jadwal penerbangan pun makin dekat. Kami berpamitan dan kembali ke Jakarta. Abang Zi belajar banyak selama di Pangkalpinang, tanah kelahirannya. Walau Danda orang Banjar, dan Ayah orang Minang, tapi Abang Zi tak akan pernah malu berkata: saya orang Bangka. ^_^

Skor observasi gaya belajar Abang Zi adalah

Visual: 16 poin
Auditori : 11 poin
Kinestetik : 12 poin

#hari4
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional