Ayo Periksa Gigi

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #10

PhotoGrid_1561266376996

Nama Projek: Ayo Periksa Gigi

Pimpinan Projek: Danda Zimam

Pelaksana Projek: Abang Zimam Anak Sehat

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Berhubung gigi Abang Zi ada yang tumbuh abnormal, dan sudah waktunya periksa gigi tiap enam bulan, Danda beride untuk menjadikan kegiatan ke dokter gigi ini sebagai projek keluarga.

PhotoGrid_1561266628344

~~~

Abang Zi punya pengalaman buruk dengan dokter gigi. Gigi susu pertamanya dicabut oleh dokter, dan sang dokter tidak ramah anak. Setelah itu, Abang Zi selalu menolak giginya dicabut dan menunggu sampai tanggal sendiri. Tapi gigi yang satu ini berbeda. Sebelum gigi susunya tanggal, sudah ada gigi tetap yang tumbuh di belakangnya. Karena itu, kasus ini perlu bantuan ahli.

Karena pengalaman buruk yang dialami Abang Zi, dia selalu ngeles saat diajak ke dokter gigi. Danda jadi harus berputar otak untuk membujuk si Abang. Apapun yang terjadi, gigi itu harus dicabut.

Akhirnya Danda memutuskan ke pedodontis, atau dokter gigi anak. Agak mahal ketimbang dokter gigi biasa, namun Danda berharap pengalaman buruk Abang Zi ini terbayar manis.

Selamat mengantre giliran masuk pedodontis, Abang Zi gugup. Terlihat dia selalu bergerak ke sana-ke mari. Setelah masuk ruang praktik, ternyata giliran Abang ini pas jam makan siang. Dokternya menyuruh Abang untuk makan dulu agar ada tenaga. Danda pun mengajak Abang Zi makan di kantin rumah sakit.

Selama makan, Abang Zi mengaku makanannya tidak enak karena dia gugup. Danda menyemangati dengan berkata, “ini harus dilewati, Bang. Abang pasti bisa, Abang kan anak pintar.”

Akhirnya giliran Abang Zi tiba. Giginya ternyata juga ada yang harus ditambal. Dengan sabar sang dokter membimbing Abang Zi untuk berkumur saat rasa pahit dirasa. Dokter ini punya rasa empati yang sangat tinggi, cocok buat anak-anak. Memanglah dia kan dokter gigi anak.

Gigi bermasalah Abang Zi pun dicabut dengan lancar. Tanpa meninggalkan trauma bagi Abang Zi. Dia pun patuh saat dokter menginstruksikan hal-hal yang harus dia lakukan agar giginya sehat.

DSC_1011-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan logika-matematika dan kecerdasan spasial – Abang Zi paham mana yang baik untuk dirinya dan mengambil keputusan menjalankannya);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi – terutama mengendalikan rasa cemas dan takut menjelang masuk ke ruang praktik dokter);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan dan kebenaran – Abang Zi memilih melakukan hal yang baik untuk dirinya sendiri);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climbers – tantangan yang dihadapi Abang Zi untuk berani diperiksa oleh dokter gigi)

Abang Zi keluar ruang praktik dalam keadaan tenang. Dia berkata bahwa dokternya sopan dan baik dan dia senang dengan sang dokter. Ah, rupanya selama ini tersinggung dengan sikap dokter yang lama. Maafkan Ayah dan Danda, ya, Bang. >_<

PicsArt_06-23-12.18.57

#hari10
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: