Game Level #3 Meningkatkan Kecerdasan Anak

PhotoGrid_1560376261979

Setelah (sekali lagi) mendapatkan badge Outstanding Performance karena mengerjakan 15 tantangan dalam 17 hari pada game sebelumnya, dan setelah berleha-leha libur Ramadan dan lebaran, maka saatnya kami kembali ke kelas. Melaksanakan tantangan berikutnya pada Game Level #3: Meningkatkan Kecerdasan Anak.

Screenshot_20190612-035938-01

Materi pada Game Level #3 ini “dalem” banget, dah. Kami diajak untuk membentuk individu yang sukses dan bahagia. Apa itu sukses? Apa itu bahagia?

Screenshot_20190612-040530-01

Sukses, menurut KBBI Edisi V adalah berhasil, beruntung.

Screenshot_20190612-040543-01

Sedangkan Bahagia menurut KBBI Edisi V adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan).

Menurut D. Paul Relly, dalam bukunya “Success is Simple”, sukses didefinisikan sebagai pencapaian yang berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan dan cita-cita yang berharga.

Bahagia sendiri, menurut Prof. Martin Selligman dalam bukunya “Authentic Happiness”, dibagi menjadi 3 kategori:

  1. Hidup yang penuh kesenangan (pleasant life) – kebahagiaan yang lebih bersifat material;
  2. Hidup nyaman (good life) – kebahagiaan yang lebih bersifat mental; dan
  3. Hidup bermakna (meaningful life) – kebahagiaan yang lebih bersifat spiritual.

Yang manapun yang jadi tujuan kita, untuk mencapai kategori HIDUP SUKSES DAN BAHAGIA, kita perlu memiliki berbagai KECERDASAN HIDUP.

Screenshot_20190612-040024-01

Kecerdasan dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

  1. Kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotinent/IQ);
  2. Kecerdasan Emosional (Emotional Intellegence/EI);
  3. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Intellenece/SI); dan
  4. Kecerdasan Menghadapi Tantangan (Adversity Intellegence /AI).

Screenshot_20190612-040008-01

Kecerdasan Intelektual (IQ)

Screenshot_20190612-040621-01

Kecerdasan Intelektual terdiri dari 9 macam, yaitu:

  1. Kecerdasan bahasa (linguistic);
  2. Kecerdasan musik (musical);
  3. Kecerdasan logika-matematika (logical-mathematical);
  4. Kecerdasan spasial (spatial);
  5. Kecerdasan kinestetis-tubuh (bodily-kinesthetic);
  6. Kecerdasan intrapersonal;
  7. Kecerdasan interpersonal;
  8. Kecerdasan naturalis; dan
  9. Kecerdasan eksistensial.

Kecerdasan Emosional (EI)

Screenshot_20190612-040614-01

Komponen dasar kecerdasan emosional adalah:

  1. Kemampuan mengenali emosi diri sendiri (kesadaran diri);
  2. Kemampuan mengenali emosi;
  3. Kemampuan memotivasi diri sendiri;
  4. Kemampuan mengenali emosi orang lain (empati); dan
  5. Kemampuan membina hubungan dengan orang lain (keterampilan sosial).

Kecerdasan Spiritual (SI)

Screenshot_20190612-040628-01

Dari hasil penelitian seorang ahli syaraf, V.S. Ramachandran, pada tahun 1977, terdapat God Spot dalam jaringan otak manusia dan ini adalah pusat spiritual (spiritual centre) yang terletak antara jaringan syaraf dan otak.

dari spiritual centre ini menghasilkan suara hati yang memiliki kemampuan lebih dalam menilai suatu kebenaran bisa dibandingkan dengan panca indera.

Ada 3 prinsip dalam kecerdasan spiritual, yaitu:

  1. Prinsip kebenaran;
  2. Prinsip keadilan; dan
  3. Prinsip kebaikan.

Kecerdasan menghadapi tantangan (Adversity Intellegence)

kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang.

Menurut Stoltz, ada 3 tipe kecerdasan ini, yaitu:

  1. Quitters – kemampuan seseorang yang memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur, dan berhenti bila menghadapi kesulitan;
  2. Campers – kemampuan seseorang yang pernah mencoba menyelesaikan suatu kesulitan, atau sedikit berani menghadapi tantangan, tetapi tidak berani menghadapi risiko secara tuntas; dan
  3. Climbers – sebutan untuk orang yang seumur hidup selalu menghadapi kesulitan sebagai suatu tantangan dan terus berusaha untuk menyelesikan hambatan tersebut sehingga mencapai suatu keberhasilan.

Manusia tidak dilahirkan menjadi Quitters, Campers, atau Climbers. Manusia dibentuk untuk itu.

TANTANGAN GAME LEVEL #3

Dari keempat kecerdasan di atas, dalam game ini, kami ditantang untuk membuat suatu projek keluarga (Family Project), yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan anak, dan keluarga, demi meraih kesuksesan dan kebahagiaan.

PENTINGNYA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK DEMI KEBAHAGIAAN HIDUP

#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: