Suka Membaca

28 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #15

PhotoGrid_1561672001682

Nama Projek: Suka Membaca

Pimpinan Projek: Abang Zimam Anak Pintar

Penasihat: Danda Zimam

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Mengisi liburan yang tak bisa ditemani Ayah dan Danda seharian, Abang Zimam membaca.

PhotoGrid_1561672052297

~~~

Sebelum PAS, Danda berjanji, akan membelikan sebuah buku komik Next G atau KKPK atau semacamnya untuk setiap nilai yang di atas 90, ditambah bonus 1 buku lagi untuk tiap 2 nilai 100. Jadi jika ada 2 nilai 100, maka dapat bukunya 3. Dan Abang Zi berhasil mendapatkan 16 buku. ^_^

Alhamdulillah.

Beberapa hari yang lalu Abang Zi sudah memilih sendiri judul bukunya. 9 buku Komik Next G campur KKPK dan 3 buku Meng. Buku-buku itu sudah datang.

Hari ini, Abang Zi mengisi hari dengan membaca. Dia bahkan tak mau main keluar. Ah, Danda tahu rasanya, kok. ketika imajinasi melayang bersama buku yang kita baca, dunia rasanya berhenti berputar. Hahaha.

Ketika Danda pulang dari kantor dan bertanya bagaimana perasaan Abang Zi hari ini, dia bersemangat menceritakan kisah “Mesin Waktu”. Rupanya Abang Zi sangat terkesan dengan cerita ini. Juga bercerita tentang Si Meng, kucing penjaga yang tak bisa dilihat dengan kasat mata, dan kisah-kisah lainnya. Bahasa menceritakan kembali Abang Zi memang belum terstruktur rapi, ceritanya masih lompat-lompat. Namun, Danda membimbing Abang Zi untuk runut bercerita. Danda yakin, suatu saat nanti Abang Zi akan jadi pencerita yang baik. ^_^

DSC_1039-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan linguistik, intrapersonal, dan interpersonal – mampu memahami cerita dengan baik, mengetahui apa yang boleh dan tak boleh, serta masih peka terhadap lingkungan);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi sekaligs membina hubungan dengan orang lain – bisa menceritakan kembali kisah yang dibaca);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip keadilan – adil pada diri sendiri dan memberi proporsi yang pas untuk diri beristirahat atau melakukan hal lain);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climbers – mampu mengambil kesimpulan dari tiap cerita dengan baik).

Dari dua belas buku baru yang diberikan, hanya tinggal tiga buku yang belum dibaca. ^_^

PicsArt_06-28-04.51.01

#hari15
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Menyiapkan Makan Malam

27 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #14

PhotoGrid_1561588537742

Nama Projek: Menyiapkan Makan Malam

Pimpinan Projek: Abang Zimam Anak Cerdas

Penasihat: Danda Zimam

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Untuk makan malam, Abang Zimam memilih sendiri menu makan malamnya.

PhotoGrid_1561588483139

~~~

Sepulang dari kantor, yang pertama Danda tanya ke Abang Zi adalah, “mau makan malam apa?”. Bukan karena Danda bisa menyediakan segala yang Abang Zi minta, tapi karena keseringan di rumah tak ada makanan sehingga kami harus membeli dulu, hehehe.

Alhamdulillah, saat itu di rumah ada burger, sop, dan tempe. Tapi Abang Zi ingin makan ketoprak. Jadi Danda menyuruhnya membeli ketoprak sendiri.

Sembari salat isya di masjid, Abang Zi membawa uang sepuluh ribu rupiah untuk membeli ketoprak. Katanya sih, dia memesan ketoprak sebelum salat, lalu mengambilnya setelah salat. Kok pintar? Hahaha.

Sepulang dari masjid, Abang Zi membawa tentengan sebungkus ketoprak. Langsung saja Danda menyuruhnya membuka meja makan (kami makan di lantai dengan bantuan meja lipat) dan mengambil piring serta sendok. Selanjutnya, Abang Zi makan ketoprak yang dia beli sendiri.

Alhamdulillah.

DSC_1036-01_wm

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan intrapersonal – tahu apa yang diinginkan diri sendiri dan cara memenuhinya);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan membina hubungan dengan orang lain – bisa membeli barang yang ia butuhkan sendiri);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – bertutur sopan saat berhubungan dengan orang lain);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climbers – selalu merasa bisa saat ditantang hal baru).

Alhamdulillah, Abang Zi kenyang, Danda senang.

PicsArt_06-27-06.04.01

#hari14
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Kehidupan Setelah Kematian

26 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #13

PhotoGrid_1561458277331

Nama Projek: Kehidupan Setelah Kematian

Pimpinan Projek: Danda Zimam

Pengamat Projek: Abang Zimam Anak Shalih

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Qadarullah, Kai Zimam meninggal dunia tanggal 24 Juni malam. Beliau adalah pamannya Danda atau adiknya Nini Zimam. Jadi hari ini Danda mesti keluar rumah dan ikut mengurus jenazah beliau. Dengan beberapa pertimbangan, termasuk jarak, Abang Zi tinggal di rumah dan tidak ikut Danda.

PhotoGrid_1561502627833

~~~

Kepergian Kai Zimam ini termasuk mengejutkan pihak keluarga Nini Zimam. Pasalnya, kami tak tahu bahwa si Kai sakit. Pihak keluarga memang tidak ingin semua orang tahu penyakit Kai. Apapun itu, kami menghormatinya.

Danda masih cuti sakit hari ini. Namun, badan sudah bisa diajak bergerak walau perut masih sakit jika sedikit ditekan. Namun, sebagai bagian dari keluarga, Danda harus berangkat takziyah dan ikut mengurus jenazah. Bersyukur ada taksi daring, Danda bisa istirahat sejenak selama satu jam perjalanan menuju rumah duka.

Sebelum berangkat, Danda pamit pada Abang Zi, Danda akan pergi untuk takziyah, paman Danda meninggal dunia, beliau adiknya Nini yang juga Kai Zimam. Danda berpesan agar Abang Zi mandi, sarapan, dan beres-beres, juga main jika suka, tapi tidak boleh main tablet. Mbak Asisten (alhamdulillah) sudah datang dan menjaga Abang Zi.

Sepulang dari takziyah, Danda mendapati Abang Zi sudah rapi, sudah makan, dan di ruang keluarga terhampar mainannya. Alhamdulillah, Abang Zi menemukan keasikan lain selain tablet.

Sembari istirahat dan menemani Abang Zi bermain, Danda bercerita tentang kejadian hari ini. Danda bertanya apakah Abang Zi tahu di mana kita tinggal setelah kematian. Abang menjawab, “di alam kubur.”

“Sampai kapan?” tanya Danda menguji.

“Sampai hari kiamat,” jawab Abang Zi sambil lalu.

“Apa yang terjadi di alam kubur?” tanya Danda lagi.

“Kalau amalnya baik, kita senang, kalau amalnya buruk, kita sedih. Disiksa terus sama malaikat Munkar dan Nakir,” jawab Abang Zi, kali ini agak serius menyimak diskusi.

“Alhamdulillah, Abang sudah paham. Sama seperti Adek Keita, Kai ini juga tinggal di alam kubur. Mempertanggungjawabkan hidupnya di dunia, sampai hari kiamat tiba. Setelah kita meninggal, kita akan tinggal di alam kubur hingga kiamat tiba. Karena itu, selagi hidup, yuk, perbanyak ibadah agar kehidupan penantian kita dan hidup kekal kita bahagia,” jelas Danda.

DSC_1034-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan interpersonal – mampu berinteraksi dengan orang lain bahkan saat sibuk sendiri);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan membina hubungan dengan orang lain – mau meladenin diskusi Danda di tengah permainan);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – mengetahui ajaran agama tentang kehidupan setelah kematian);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – menyambut diskusi dengan baik, dan tidak menghidarinya).

Materi hari ini lumayan berat buat kami berdua. Tapi tetap harus selalu diulang sebagai pengingat. Semoga alhamarhum paman Danda meninggal dengan husnul khatimah, diterima pahalanya, diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya, dan diberi tempat layak di sisi Allah subhanawataala. Aamiin.

PicsArt_06-25-05.27.02

#hari13
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Merawat Danda

25 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #12

PhotoGrid_1561383820366

Nama Projek: Merawat Danda

Pimpinan Projek: Abang Zimam Anak Shalih

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Pengamat: Danda Zimam

Gagasan: Danda sakit hari ini. Semalaman maag sakit sekali, sampai-sampai terasa ke punggung seperti sedang kontraksi akan melahirkan. Sudah minum obat, tapi sakitnya berkurang sedikit. Jadinya, di pagi hari Danda lemas sekali. Saatnya Abang Zi merawat Danda

PhotoGrid_1561383870132

~~~

Galau, itu yang dirasa Ayah. Danda sakit, lemas, dan Mbak Asisten ikutan izin gak masuk karena sakit, sementara pekerjaan di kantor ada yang tak bisa ditunda karena satu dan lain hal.

Terpaksa Ayah “menitipkan” Danda pada Abang Zi. Ayah tetap bisa pulang jika darurat.

Danda yakin, Abang Zi bisa mengurus Danda. Abang Zi kan anak cerdas.

Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah. Abang Zi bisa. Mulai dari memasakkan air untuk Danda mandi, menyiapkan apel dan pir untuk Danda sarapan, mencuci piring kotor, sampai menjaga rumah sendirian karena Danda mau ke klinik. (Sengaja Abang gak diajak, kasian).

Cukup lama Danda di klinik. Karena Danda tak hanya periksa, juga diwajibkan makan nasi di warung sebelah klinik ^_^”

MasyaAllah, ketika Danda kembali dari klinik, Abang Zi sudah rapi, sudah mandi dan sarapan. Alhamdulillah.

Ayah yang bertanya kabar dari waktu ke waktu pun, tenang, karena Danda sudah dirawat oleh Abang Zi dengan baik. ^_^

DSC_1032-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan interpersonal dan intrapersonal – memahami kondisi orang lain dan menginisiasi diri membantu orang lain);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi dan mengenali emosi orang lain);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebenaran – menjalankan apa yang dianggap benar);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – tak lari dari tantangan dan menghadapinya).

Alhamdulillah, Danda sudah lebih baik sekarang. Bisa makan dan minum sendiri walau masih harus banyak istirahat dan berbaring. Terima kasih Abang Zimam.

PicsArt_06-24-08.46.30

#hari12
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Selamat!

24 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #11

PhotoGrid_1561308975598

Nama Projek: Selamat!

Pimpinan Projek: Ayah Zimam

Pelaksana Projek: Abang Zimam Anak Pintar dan Danda Zimam

Gagasan: Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah, Abang Zi sudah menerima rapor kelas dua dengan nilai yang menggembirakan. Karena itu, sesuai tradisi keluarga Zulkifli-Syari, setiap ada hal yang menggembirakan, kami rayakan dengan makan-makan enak.

PhotoGrid_1561308929850

~~~

Alhamdulillah, MasyaAllah, Tabarakallah.

Selamat, Abang! Rapor Abang Zi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dan ketika Danda bertanya bagaimana adab Abang Zi di sekolah, para bunda pun tidak menyebutkan adab yang membuat Danda sedih. Alhamdulillah, insyaAllah selalu jadi anak shalih, aamiin.

Kami pun merencanakan makan enak untuk merayakannya. Karena Danda masih ada tugas di luar kota, makan-makan dilakukan setelah Danda kembali ke Jakarta.

Kami memilih restoran all-you-can-eat kali ini. Sekalian jadi projek keluarga dalam melatih kecerdasan Abang Zi. Tak lupa, aturan makan di restoran all-you-can-eat kami ulang sambil lalu (khawatir anaknya bosan kalau ditutor melulu).

Tidak seperti biasanya, kali ini Abang Zi mengambil menu benar-benar sesuai apa yang bisa dia makan. Biasanya sih selalu ada sedikit makanan sisa yang akhirnya dimakan Ayah – maklum, resto ini menerapkan denda untuk setiap makanan yang tidak dihabiskan.

Sikap Abang Zi setelah makan pun bisa dibilang lebih tenang dari biasanya. Biasanya, jika dia selesau makan duluan, dia akan “berkeliling” restoran. Tak mau diam di kursinya. Malam ini, dia tenang di kursi sambil menikmati sesesap demi sesesap minuman yang dia ambil.

Ah, anak Ayah dan Danda sudah mulai besar. ^_^

PicsArt_06-24-12.07.22-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan intrapersonal –  Abang Zi paham betul yang dia inginkan malam ini);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi – Abang Zi berhasil mengendalikan emosinya dengan baik di tempat umum);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – Abang Zi membatasi diri dengan mengambil apa yang dia mampu habiskan saja);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – menerima tantangan pengendalian diri di restoran all-you-can-eat).

Abang Zi sudah kelas tiga sekarang. Tugas dan tanggung jawabnya sudah akan makin banyak. Usianya nanti juga akan memasuki 9 tahun. InsyaAllah, Ayah dan Danda akan terus mendampingi sampai Abang Zi mampu berpijak sendiri. InsyaAllah. Aamiin. Selamat, ya, Bang!

PicsArt_06-23-11.59.01

#hari11
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Ayo Periksa Gigi

23 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #10

PhotoGrid_1561266376996

Nama Projek: Ayo Periksa Gigi

Pimpinan Projek: Danda Zimam

Pelaksana Projek: Abang Zimam Anak Sehat

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Berhubung gigi Abang Zi ada yang tumbuh abnormal, dan sudah waktunya periksa gigi tiap enam bulan, Danda beride untuk menjadikan kegiatan ke dokter gigi ini sebagai projek keluarga.

PhotoGrid_1561266628344

~~~

Abang Zi punya pengalaman buruk dengan dokter gigi. Gigi susu pertamanya dicabut oleh dokter, dan sang dokter tidak ramah anak. Setelah itu, Abang Zi selalu menolak giginya dicabut dan menunggu sampai tanggal sendiri. Tapi gigi yang satu ini berbeda. Sebelum gigi susunya tanggal, sudah ada gigi tetap yang tumbuh di belakangnya. Karena itu, kasus ini perlu bantuan ahli.

Karena pengalaman buruk yang dialami Abang Zi, dia selalu ngeles saat diajak ke dokter gigi. Danda jadi harus berputar otak untuk membujuk si Abang. Apapun yang terjadi, gigi itu harus dicabut.

Akhirnya Danda memutuskan ke pedodontis, atau dokter gigi anak. Agak mahal ketimbang dokter gigi biasa, namun Danda berharap pengalaman buruk Abang Zi ini terbayar manis.

Selamat mengantre giliran masuk pedodontis, Abang Zi gugup. Terlihat dia selalu bergerak ke sana-ke mari. Setelah masuk ruang praktik, ternyata giliran Abang ini pas jam makan siang. Dokternya menyuruh Abang untuk makan dulu agar ada tenaga. Danda pun mengajak Abang Zi makan di kantin rumah sakit.

Selama makan, Abang Zi mengaku makanannya tidak enak karena dia gugup. Danda menyemangati dengan berkata, “ini harus dilewati, Bang. Abang pasti bisa, Abang kan anak pintar.”

Akhirnya giliran Abang Zi tiba. Giginya ternyata juga ada yang harus ditambal. Dengan sabar sang dokter membimbing Abang Zi untuk berkumur saat rasa pahit dirasa. Dokter ini punya rasa empati yang sangat tinggi, cocok buat anak-anak. Memanglah dia kan dokter gigi anak.

Gigi bermasalah Abang Zi pun dicabut dengan lancar. Tanpa meninggalkan trauma bagi Abang Zi. Dia pun patuh saat dokter menginstruksikan hal-hal yang harus dia lakukan agar giginya sehat.

DSC_1011-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektual (kecerdasan logika-matematika dan kecerdasan spasial – Abang Zi paham mana yang baik untuk dirinya dan mengambil keputusan menjalankannya);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi – terutama mengendalikan rasa cemas dan takut menjelang masuk ke ruang praktik dokter);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan dan kebenaran – Abang Zi memilih melakukan hal yang baik untuk dirinya sendiri);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climbers – tantangan yang dihadapi Abang Zi untuk berani diperiksa oleh dokter gigi)

Abang Zi keluar ruang praktik dalam keadaan tenang. Dia berkata bahwa dokternya sopan dan baik dan dia senang dengan sang dokter. Ah, rupanya selama ini tersinggung dengan sikap dokter yang lama. Maafkan Ayah dan Danda, ya, Bang. >_<

PicsArt_06-23-12.18.57

#hari10
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


Harapan

22 Juni 2019

Game Level 3: Meningkatkan Kecerdasan Anak
Hari #9

PhotoGrid_1561157265296

Nama Projek: Harapan

Pimpinan Projek: Abang Zimam

Penggagas Ide: Abang Zimam

Narasumber: Danda Zimam

Penanggung Jawab: Ayah Zimam

Gagasan: Masih dengan projek peningkatan kecerdasan komprehensif, setelah kembali bermain permainan Empat Satu, Danda dan Abang Zi makan malam bersama. Projek peningkatan kecerdasan linguistik dimulai.

PhotoGrid_1561157203886

~~~

“Danda, apa maksud harapan?” Tanya Abang Zi. Danda belum paham pertanyaan Abang Zi, setelah diskusi sedikit, Danda memahami maksud pertanyaannya.

“Harapan itu adalah apa yang kita inginkan di masa depan,” jawab Danda dengan sederhana, berharap Abang Zi bisa menjabarkan dengan bahasanya sendiri.

“Oh, keinginan Abang Zimam besok, gitu?” Tanyanya lagi memperjelas.

“Misalnya, Danda harap, Abang Zimam besok bangun pagi,” kata Danda.

“Oh, hahaha, iya,” jawab Abang Zi tergelak mendengar contoh sederhana dari Danda.

“Danda harap, Abang Zi membersihkan mulut dengan tisu,” kata Danda setelah melihat kebiasaan jelek Abang Zi kambuh, membersihkan mulut dengan lengan baju (T_T).

“Oh iya, iya, maaf,” jawabnya sambil terkekeh. “Sekarang Abang Zimam ngerti apa itu harapan.”

Screenshot_20190621-195504-01

~~~

Kecerdasan yang dilibatkan:

  • Kecerdasan intelektuak (kecerdasan linguistik – menambah kosakata baru beserta definisinya);
  • Kecerdasan emosional (kemampuan mengendalikan emosi – mengelola emosi saat bertanya);
  • Kecerdasan spiritual (prinsip kebaikan – menjaga adab saat bertanya);
  • Kecerdasan menghadapi tantangan (climber – bertanya maka tahu).

Alhamdulillah, satu kosakata lagi telah dipahami oleh Abang Zi

PicsArt_06-22-05.51.15

#hari9
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional