Game Level #2 Melatih Kemandirian

Alhamdulillah, setelah mendapatkan Bagde Outstanding Performance di Game Level #1, kali ini saya memasuki babak Game Level #2: Melatih Kemandirian.

Karena sudah punya anak, Abang Zi, saya ditantang untuk menerapkan teori pelatihan kemandirian anak pada Abang Zi.

Apa sih Mandiri itu?

man.di.ri

a dalam keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain: sejak kecil ia sudah biasa — sehingga bebas dari ketergantungan pada orang lain

KBBI Edisi V

Awalnya saya bingung, untuk ukuran kelas 2 SD, usia 8 tahun, dan anak yang tak punya saudara lagi, Zi termasuk anak yang super mandiri. Apa yang belum bisa ia lakukan? Dia sudah tidur di kamarnya sendiri, dia bisa menanak beras jadi nasi, dia bisa membuat telur ceplok atau dadar sederhana sendiri, dia bisa masak mi instan sendiri. Mandi sendiri, berangkat ngaji sendiri, salat ke masjid sendiri, sudah bisa menabung di bank, sudah bisa menyisihkan uang saku, dan lain-lain. Apalagi yang bisa saya angkat dalam game ini?

Fasilitator saya pun memberi saya gambar ini:

Ternyata banyak ya yang belum saya ajarkan ke Zi. ^_^

Baiklah, setelah berdiskusi dengan si Ayah, kami sepakat untuk mengangkat topik “memakai tali sepatu sendiri” dan “menyiapkan makanan sendiri” dalam Game Level #2 Melatih Kemandirian kali ini.

Bismillah, game level 2 ini saya mulai dengan 3 kunci pokok yang harus dipegang

KONSISTENSI | MOTIVASI | TELADAN

Karena kita tak akan selamanya bersama dengan anak-anak kita. Melatih kemandirian itu adalah sebuah pilihan hidup bagi keluarga kita. – Tim Fasilitator Bunda Sayang, 2019

#gamelevel2 #tantangan10hari #melatihkemandirian #kuliahbundasayang #institutibuprofesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: