What Are You Doing?

Game Level 1: Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif
Hari #10

photogrid_1554575277483

Tema: Komunikasi dengan anak.

Partner Family Forum: Abang Zimam anak pintar.

Topik: Yuk, makan dengan baik.

Masalah: Tadi siang, Abang Zimam minta dibuatkan mi goreng sebagai upah sudah menemani si-mbak mengantar pompa galon ke rumah bu erte. Karena terakhir makan mi adalah tiga hari lalu, Danda mengabulkan permintaannya. Sesaat ketika Abang Zimam tiba di rumah, mi gorengnya sudah matang dan siap untuk Abang Zimam nikmati. Tak lama, Danda kembali ke ruang tamu setelah membereskan beberapa perintilan dapur. Dan Danda pun melihat Abang Zimam sudah menghabiskan mi di piring dan menjilati piringnya. Danda syok dan langsung berkata “what are you doing? why are you licking that plate?“. Well, komprodnya gagal. Karena itu Danda langsung mengambil sikap dan memperbaiki bahasa. Hal ini bisa dikomunikasikan dengan baik.

Misi: Memperbaiki komunikasi Danda dan Abang Zimam agar pesan bahwa menjilat piring bukanlah hal yang baik tersampaikan.

Waktu: Family time on weekend, noon.

dsc_0649-01

~~~

Danda: Seenak itu, ya, Bang? Sampai-sampai piringnya dijilat?

Zimam: Hehe, iya (sambil nyengir, merayu).

Danda: Hm… Emang enak, sih. Tapi menjilat piring itu bukan perbuatan sopan. Itu bukan kebiasaan manusia. Apa Abang tahu, menjilat piring bekas makanan itu kebiasaan siapa?

Zimam: Kucing sama anjing.

Danda: Iya benar. Kucing, Anjing, dan binatang yang tidak punya jari, akan menjilat tempat makanannya untuk makan. Manusia makan dengan tangannya. Abang kan manusia, jadi hanya gunakan tangan untuk mengambil makanan. Abang gak mau, kan, disamakan dengan kucing dan anjing?

Zimam: Gak (masih nyengir)

Danda: Kalau gitu, apa boleh diulangi (menjilat piring maksudnya).

Zimam: Gak boleh.

Danda: Bagus Abang ngerti. Sekarang, Danda mau kasih Abang hukuman karena sudah melakukan perbuatan tidak baik. Abang cuci piringnya, ya.

Zimam: Iya (minum air putih di sebelahnya lalu beranjak ke tempat cuci piring dan mencuci piring bekasnya).

~~~

Metode yang dipakai:

Di awal komunikasi, Danda gagal menggunakan nada ramah. Danda langsung berteriak sekaligus menginterogasi Abang Zimam.

Kemudian, Danda mengambil posisi di hadapan Abang Zimam dan perlahan menurunkan intonasi suara (mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah).

Danda ganti menggunakan kalimat observasi untuk bertanya rasa bumbu mi goreng di piring (mengganti kalimat interogasi dengan pernyataan observasi).

Danda mengungkapkan bahwa telah Abang lakukan karena itu tidak sopan karena itu bukan kebiasaan manusia (jelas dalam memberikan kritikan).

Danda ingin Abang Zimam hanya menggunakan tangan untuk mengambil makanan (mengatakan apa yang kita inginkan, bukan yang tidak kita inginkan).

Danda pun memuji Abang Zimam yang paham bahwa perbuatan menjilat piring itu tidak baik (jelas dalam memberi pujian).

Danda menghukum Abang Zimam dengan mencuci piring (mengatakan apa yang kita inginkan, bukan yang tidak kita inginkan/keeping information short and simple).

Hasil: Danda dan Abang Zimam sama-sama belajar hari ini. Danda belajar lagi komunikasi produktif yang sempat luluh lantak, Abang Zimam belajar tentang sopan santun. Semoga kedepannya, kami berdua makin berkembang baik dalam berkomunikasi.

#hari10
#gamelevel1
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

PS: Silakan lihat preview tulisan ini di instagram Danda, ya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: