Game Level #1 Komunikasi Produktif

photogrid_1553592899499

Komunikasi Produktif? Apa itu komunikasi produktif?

Menurut wikipedia, Komunikasi adalah “suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain”. Komunikasi produktif adalah bentuk komunikasi yang baik sehingga kita dapat menyampaikan informasi dengan efektif dan efisien.

Dalam tantangan 10 hari pada game level #1 di Kelas Bunda Sayang, Institut Ibu Profesional ini, kami diajak untuk membuat family forum dan menerapkan komunikasi produktif di dalamnya.

Komunikasi Produktif ini tak hanya pada keluarga (pasangan dan anak)namun juga pada diri sendiri. Bahkan ini tantangan terberatnya, berkomunikasi dengan diri sendiri.

Dari berbagai macam kaidah komunikasi, kami diajak untuk fokus ke beberapa kaidah saja. Sementara kaidah itu bekerja, kami mempraktikkan ilmu ini.

Kaidah tersebut antara lain:

  • Clear and clarify. Menyusun pesan yang ingin kita sampaikan dengan baik, dan mudah dipahami, serta memberi kesempatan untuk mengklarifikasi bila ada hal yang tak dipahami.
  • Choose the right time. Memilih waktu yang tepat dan suasana yang nyaman dalam menyampaikan pesan.
  • Kaidah 7-38-55. Menurut Albert Mehrabian, perasaan dan sikap (feeling) berpengaruh hanya 7% dalam keberhasilan komunikasi, komponen lain yang memengaruhi adalah intonasi suara (38%) dan bahasa tubuh (55%), jadi, sesuaikan intonasi dan bahasa tubuh agar pesan dapat diterima dengan baik.
  • Intensity of eye contact. Mata adalah jendela hati, itu betul. Tataplah mata partner komunikasi kita agar pesan dapat diterima dengan baik.
  • I’m responsible for my communication result. Hasil dari komuniksi adalah tanggung jawa pemberi pesan, bukan sang penerima. Apabila penerima pesan salah memahami isi pesan, maka itu artinya sang pemberi pesan gagal dalam misinya.

Kaidah-kaidah di atas, jika diterapkan, akan dapat membantu penyampaian pesan dalam komunikasi.

Untuk anak-anak, karena mereka adalah pribadi yang unik dengan gaya komunikasi yang unik juga, ada beberapa metode komunikasi yang dapat diterapkan, antara lain:

  • KISS (Keep Information Short and Simple)
  • Kendalikan intonasi suara dan gunakan suara ramah
  • Katakan apa yang kita inginkan, bukan yang TIDAK KITA INGINKAN.
  • Fokus ke depan, bukan masa lalu
  • Ganti kata “tidak bisa” menjadi “bisa”
  • Fokus pada solusi bukan pada masalah
  • Jelas dalam memberi pujian dan kritikan
  • Gantilah nasihat menjadi refleksi pengalaman
  • Gantilah kalimat interogasi dengan pernyataan observasi
  • Ganti kalimat yang menola/mengalihkan perasaan dengan kalimat yang menunjukkan empati
  • Ganti perintah dengan pilihan.

Demikian kaidah dan metode dalam komunikasi produktif. Tulisan ini bukan tulisan lengkap, hanya saduran dari materi level #1 Kelas Bunda Sayang Batch #5 Institut Ibu Profesional. Namun, saya tetap berharap tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. 🙂

~~~

Setelah ini, para mahasiswi diberi tantangan selama 10 hari untuk mempraktikkan metode dan kaidah komunikasi produktif ini pada keluarga. Semangat!

#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: