NHW PraBunSay #3, Selesaikan Masa Lalu

19 Maret 2019

Ini Nice Homework paling sulit menurut saya. Saya masih berkutat dengan masa lalu saya. Saya masih belum selesai dengan masa lalu saya. Dan saya dipaksa menyelesaikannya dalam dua hari? (⁎˃ᆺ˂)

Dengan susah payah saya menyusun PR ini satu demi satu, akhirnya berhasil juga. Walau kualitas entah jadi nomor berapa. Karena sejujurnya, ini NHW yang paling malas saya kerjakan.

Selesaikan Masa Lalu, Menjadi Pribadi Berhati Lembut, Hangat, dan Pemaaf

Tahap pertama, kami disuruh menyusuk tabel Lifeline. Kemudian, dari tabel tersebut, kami diajak untuk menganalisis dengan VAKOG dan TFAN. Lalu diajak membuat JEMBATAN MIZAN. Kemudian diajak merenung, mencari visi, dan ingin jadi apa kita nanti?

Bingung? Ya, awalnya saya juga bingung (ditambah menolak juga), namun setelah saya menjalani setahap demi setahap, saya bisa juga menyusunnya.

LIFELINE TABLE

LIFELINE KOSONG

Lifeline table adalah tabel untuk menulis peristiwa-peristiwa bersejarah di kehidupan kita dengan menyertakan emosi di dalamnya.

ANALISIS VAKOG DAN TFAN

VAKOG adalah Visual (indera penglihatan), Auditory (indera pendengaran), Kinestetik (indera peraba), Olfactory (indera penciuman), dan Gustatory (indera perasa).

Sedang TFAN adalah Thinking, Feeling, Action Tendency, dan Needs.

Peristiwa dengan skor terendah dianalisis dengan metode-metode di atas dan mempelajarinya sehingga kita hari ini menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mengambil pelajaran daripadanya.


JEMBATAN MIZAN

Caranya dengan membandingkan bagian kiri dan kanan dari selembar kertas. Bagian kiri berisi efek buruk dari peristiwa yang dialami, bagian kanan diisi dengan efek baik peristiwa tersebut.

Peristiwa dengan skor terendah (-5):

Dimarahi ibu di depan kelas karena nilai turun 1 poin, walau masih ranking 1

Kelas 2 Caturwulan 2 SMP.

Bagian Kiri

Bagian Kanan

1. Rendah diri

2. Merasa dipermalukan

3. Sulit membela diri

4. Mudah takut saat ada orang marah

1. Tahu bahwa seorang anak juga punya harga diri dan berhati-hati akan hal itu

2. Belajar membela diri sehingga tak ada lagi yang berani menginjak harga diri saya

3. Berani melawan saat ada orang berbicara dengan nada keras di dekat saya

4. Mandiri, berusaha tak butuh bantuan orang lain

5. Mencari beasiswa sehingga bisa sekolah SMA di luar rumah

6. Masuk SMA Taruna Nusantara dan memiliki banyak sekali koneksi sesama alumni

7. Masuk STAN dan langsung bekerja sebagai PNS

8. Menikah dan memiliki anak laki-laki yang dididik untuk menghargai harga diri orang lain

Renungan:

Ini adalah hal yang paling memalukan dalam hidup saya. Saya pernah diludahi kakek dan diludahi teman, tapi saya masih merasa ini lebih memalukan. Saya bertekad menjadi orang tua yang tidak seperti ibu saya. Orang tua yang mau mendengarkan nasihat anaknya. Orang tua yang tidak merasa paling benar, dan mau minta maaf dengan ikhlas. Tidak seperti ibu saya yang alih-alih minta maaf melainkan selalu cari-cari alasan.

Sejujurnya, beberapa metode parenting ibu saya adalah standar buruk buat saya. Beliau ada bagusnya, ada baiknya, namun, yang buruk dari beliau saya garis bawahi sehingga tak saya ulangi lagi.

Dengan standar itu, saya bisa menjadi manusia yang lebih baik dari beliau.

Visi terbaik saya di masa depan:

Saya ingin berbagi ilmu, untuk itu saya harus menjadi orang yang mudah ikhlas.

Pribadi yang saya inginkan:

Saya ingin menjadi orang yang mudah melupakan kesalahan orang lain dan mudah memaafkan

~~~

Demikian NHW#3 Selesai.