Mengaji Bulan Ini, Sunnah dalam Kehidupan Sehari-hari

Alhamdulillah, 17 Maret 2019 yang lalu saya berkesempatan ikut pengajian bulanan sekaligus arisan di sebelah rumah. Kali ini Ustazah guru ngaji kami membahas tentang “Sunnah dalam Kehidupan Sehari-hari”

1. Bersiwak

Siwak artinya menggosok dengan sesuatu yang kasar. Yaitu, kayu ara (kayu siwak), atau kayu pohon kurma, atau kayu zaitun, atau kayu yang baunya enak, atau kalau tidak ada juga, kayu yang tidak berbau. Namun yang paling afdal adalah dengan menggunakan kayu ara (siwak).

Siwak dilakukan sebelum berwudu, sebelum salat (setiap sebelum takbiratul ihram), sebelum membaca Alquran, sebeum berzikir, ketika gigi akan menguning, sebelum masuk rumah, ketika bangun dan mau tidur, dan setiap setelah berkegiatan yang membuat bau gigi berubah (makan pete atau bawang). Namun bersiwak makruh dilakukan oleh orang yang sedang berpuasa (dari zuhur hingga magrib).

Hadits keutamaan siwak

Sabda Rosulullah saw: Dua rakaat memakai siwak lebih afdal daripada salat 70 rakaat tanpa siwak, diriwayatkan: Darqutni.

Adapun keutamaan siwak antara lain:

  • Supaya ingatan menguat
  • Mulut menjadi fasih membaca Alquran
  • Memudahkan saat sakaratul maut
  • Ditakuti setan
  • dll.

Cara memakai siwak pun ada sunnahnya, loh. Dari tengah atas, ke arah kanan, lalu turun, kemudian ke kiri sampai di tengah naik lagi, lalu ke kiri, turun, dan kembali ke tengah. Bisa, kan?

2. Memakai minyak rambut

Memakai minyak rambut untuk kesehatan dan keindahan adalah sunnah Rasulullah yang mudah kita lakukan.

3. Memakai kuhul (celak mata)

Ini untuk kesehatan. Tetapi suami tak suka, karena kalau pakai celak mata, saya jadi mirip hantu, katanya. Dan kata guru ngaji saya, kalau suami tak suka melihat penampilang istri dengan kuhul hitam, maka hukumnya jadi haram dipakai.

4. Memotong kumis yang melewati garis bibir

5. Memotong kuku pada hari Jumat

Dimulai dari telunjuk tangan kanan, lalu jari tengah, jari manis, kelingking, kemudian kelingking tangan kiri, menuju jari manis, jari tengah, telunjuk, dan ibu jari tangan kiri. Terakhir adalah ibu jari tangan kanan.

6. Mencabut bulu ketiak

7. Menghilangkan bulu kemaluan

8. Merapikan jenggot

9. Mewarnai uban dengan selain warna hitam

10. Memakai hena di tangan dan kaki untuk perempuan yang sudah menikah

Selain sunnah yang dianjurkan dilakukan, ada pula hal makruh yang dianjurkan tidak dilakukan, yaitu:

1. Mencukur rambut sebagian gundul

Misal, di atas telinga dicukur habis, tapi menyisakan rambut lebat di ubun-ubun

2. Mencabut uban

Uban adalah cahaya, jangan dicabut. Lagipula, uban kalau dicabut akan makin banyak, loh.

3. Mencabut jenggot

Dianjurkan memelihara jenggot, dan merapikannya

4. Berjalan di atas 1 sepatu saja

Pakai dua-duanya, atau lepas dua-duanya. Jangan cuma dipakai satu saja.

5. Memakai sepatu dalam keadaan berdiri

Duduklah saat memakai sepatu.

Demikian pelajaran bulan ini. Sebenarnya, Ustazah juga memberikan pelajaran tentang Rukun Wudu, namun baru sampai Fardunya saja belum sunnahnya. Nanti ya saya tulis di sini bila beliau sudah tuntas menyampaikan semua BAB Wudu. ٩(✿∂‿∂✿)۶

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: