Danda lagi Sibuk Apa, sih?

30 September 2013

Aku lagi punya kesibukan baru, sekarang. Awalnya sih dimulai sejak tanggal 2 September 2013 kemarin. Teman menawarkan sebuah bisnis gampang, mudah, dan murah, namun menjanjikan reward jutaan rupiah bila dijalankan dengan benar dan penuh kerja keras.

Berawal dari keinginan aku untuk berhenti bekerja, dan menemani Zimam selama 24 jam, mumpung Zimam masih kecil dan mau dipeluk. Hanya saja, jujur, secara materi kami gak akan sanggup untuk menghadapi kenyataan hidup hanya dari 1 gaji saja.

Hutang bank masih menumpuk, kartu kredit masih mengirimkan tagihan tiap bulan, belum ada rumah, dan lain-lain.

Aku masih haru bekerja membantu suamiku memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Apalagi pindah ke Jakarta ini, harga sewa rumah jadi dua kali lipat, harga BBM naik, kami harus menyewa jasa Asisten Rumah Tangga untuk menjaga Zimam, dan lain-lain. Kami benar-benar harus mengencangkan ikat pinggang untuk itu.

Karena itu, saat kawan menawarkan bisnis Oriflame ini, lewat grup d’BC Network, aku menyambutnya dengan senang hati.

Aku gencar beriklan, aku gencar merekrut orang.

Ditolak? sering!

Tapi ada pulang yang menanggapi dengan senang dan ikut bergabung.

Mimpiku adalah ingin mendapatkan passive income sehingga aku bisa kerja di rumah setelah melunasi semua hutang kami.

Kerja memang harus keras. Walau bisnis ini bisnis mudah, kalo gak diseriusin, bakalan terbengkalai.

Alhamdulillah, kerjaku bulan ini menunjukkan hasil.

Aku langsung loncat ke level 6% bulan ini.

Dan positif ditransfer duit oleh Oriflame. Betapa mudahnya karena aku bergabung dengan grup yang tepat 🙂

Siapapun yang mau bergabung juga, aku akan terima dengan tangan terbuka. Laki-laki, perempuan, ibu rumah tangga, orang kantoran, pengangguran, siapapun…

Asal punya KTP dan masih belum tergabung dalam Oriflame secara aktif.

timeline B_consultant 6

makan di pizza


Oh Tembokku….. T_T

25 September 2013

Ceritanya gini…

Dua hari yang lalu, seorang kurir agen ekspedisi terkemuka datang mengantarkan paket untukku, paket yang gak saya duga kedatangannya. Karena di rumah hanya ada asisten rumah tangga, dialah yang menerima paket. Percakapan ini adalah cerita ART saya, dan dia tidak suka berbohong.

Kurir: ini nomer 18, mbak?
ART: gak tau, ya pak, saya baru di sini.
Kurir: nggak, soalnya ini KALAU BUKAN SAYA yang nganter, gak bakalan ketemu.

ART bingung dan menerima paket itu, dia mengawasai si kurir. Si agen menengok ke rumah di kanan dan di kiri rumah saya. ART saya bersumpah melihat si kurir membawa spidol besar saat itu. Dan yang pasti, tembok rumah saya masih bersih.

Dan selang beberapa waktu, ART menengok kembali ke luar, dan menemukan tembok rumah sudah dicorat-coret dengan spidol besar.

DSCN0899

ART kebingungan, tapi seperti biasa, gak nelpon saya untuk melapor.

Sore hari saya pulang, kaget, lihat coretan besar di dinding rumah, well, sebenernya ini bukan dinding asli rumah saya. Ini dinding TETANGGA saya! Terus terang saya agak gak enak hati sama tetangga sebelah kiri yang dindingnya dicoret dengan nomer rumah saya. Tapi saya masih berpikiran positif, “Oh, mungkin pak RT atau tuan rumah yang nulis.” ya, saya cuma ngontrak di rumah itu.

Malamnya, ART lupa memberitahu saya, tadi malam dia ingat, dan menceritakan semuanya. Kaget! Karena ART pun yakin, tulisan itu baru ada setelah kurir tersebut pergi dan tidak ada seorang pun di luar sana selain si kurir

Siapa yang tidak marah? Apa hak si kurir mencoret tembok rumah saya hanya karena saya tidak memasang nomor rumah?

Lagipula, banyak fakta yang menyebutkan bahwa menemukan rumah saya itu sangat mudah!!

1. Sejak tinggal di rumah itu, bulan Juli 2013, saya sudah sering menerima paket dari agen ekspedisi terkemuka itu, gak baru sekali! sering! dan gak ada tuh yang nyasar!

2. Kalaupun nyasar, kan ada nomor hape saya di sana! Buat apa pihak agen minta nomor hape penerima? Buat pajangan? Biar bisa diajak chatting WA? Come on!!!

3. “Kalo bukan saya nyang nganter gak bakalan ketemu.” SOOOO AROGANT!!!! sudah dibilang kan, aku nerima paket gak cuma sekali, tapi berkali-kali, dan gak ada tuh yang nyasar!

Lagian, sekalipun si kurir nyasar, dia sama sekali gak punya hak nyoret-nyoret tembok orang!!!

Dia yang nyasar, kok penerima paket yang dimarahin? Tugas dia kan cuma nganterin paket, udah!!! Nomer hape jangan dianggurin!!!

Sekarang aku lagi berusaha menghubungi Agen ekspedisi itu, saya malu sama tetangga, tembok dia dicoret-coret dengan nomer rumah saya, kan saya yang kena!

Harapan saya cuma satu, tembok saya, eh, tembok tetangga saya itu dibersihkan!!!

Kalau memang si kurir gak bersalah.. Buktikan!

DSCN0898 DSCN0897


Bisnis Seru Baruku

4 September 2013

Oriflame Cosmetics

Oriflame Cosmetics

Sejak awal September ini, aku mulai menggeluti sebuah bisnis baru di bawah bendera “Warung Danda.”

Isinya gak jauh-jauh dari jualan, sih… Jualan online, yang paling gampang.

Jualan buku-buku seru, dan juga kosmetik.

Nah yang kosmetik ini, cara jualannya gampang banget… Cukup dengan sebar katalog online seperti di atas… silakan dilihat-lihat, dipilih-pilih, dan dipesan ya! ^_^

Ada banyak bonus seru baik dari Oriflame-nya maupun dari Warung Danda-nya ^_^

 

#HappyShopping!