Pelajaran 7: Konjungtivitis

27 Februari 2013

Conjunctivitis (also called pink eye[1] or madras eye[2]) is inflammation of the conjunctiva (the outermost layer of the eye and the inner surface of the eyelids).[1] It is most commonly due to an infection (usually viral, but sometimes bacterial[3]) or an allergic reaction. “Wikipedia

Dua minggu yang lalu, Zimam kena konjungtivitis. Matanya merah dan bengkak. Ketularan temannya yang juga konjungtivitis, di mana temennya itu ketularan ibunya.

Kesel banget sebenernya! Tapi itulah risiko masukin anak ke Taman Penitipan. Berbagai infeksi tersebar, dan tubuh kita semacam tampungan.

Satu hal tentang konjungtivitis yang aku pelajari di Milis Sehat, bahwa biasanya (dan sangat jarang tidak) disebabkan oleh virus. Karena itu, dia tak perlu antibiotik baik topikal (yang kita kenal dengan “obat mata”), maupun oral. Cukup seka dengan kasa steril dan air matang hangat, dari dalam ke luar.

Makanya, waktu Zimam pulang dengan dengan satu matanya bengkak, aku cuma bisa menghela nafas dan berpikir: “Yosh! Perjuangan ngompres mata Zimam, nih!”

Kenapa perjuangan? Emang dipikir Zee mau gitu, matanya dikompres gitu aja? Hahaha……. (ketawa Pahlawan Bertopeng)

Zimam with conjunctivitis

Tapi alhamdulillah, dengan bujuk rayu maut, Zimam mau juga ngompres matanya (sendiri!) pake kapas+kasa steril dan air hangat..

Tanpa obat-obatan, konjungtivitis Zimam sembuh setelah hampir 2 minggu! ^_^

Hore…. Ayah dan Danda berhasil melewati pelajaran ini dengan lumayan baik ^_^