Pelajaran 3: Impetigo

25 Februari 2012

Edisi emak dan bapak baru yang masih harus terus belajar ^_^

Ya iyalah! namanya orang tua itu adalah murid sepanjang masa. Mana gak ada remedial test-nya pula, pass ya pass, fail ya fail T_T

Dan kali kami harus belajar tentang IMPETIGO.

Apa itu Impetigo?

Dari Mayoclinic

Impetigo (im-puh-TIE-go) is a highly contagious skin infection that mainly affects infants and children. Impetigo usually appears as red sores on the face, especially around a child’s nose and mouth. Although it commonly occurs when bacteria enter the skin through cuts or insect bites, it can also develop in skin that’s perfectly healthy.

Dari DermNet NZ

Impetigo is a bacterial skin infection. It is often called school sores because it most often affects children. It is quite contagious.

Dari Milissehat.web.id

Impetigo adalah infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebabnya dapat satu atau kedua dari Stafilokokus aureus dan Streptokokus hemolitikus B grup A. Impetigo mengenai kulit bagian atas (epidermis superfisial).

Jadi, impetigo itu penyakit kulit yang biasanya kita sebut sebagai CACAR API/KORENG API atau CACAR MONYET. Ciri khasnya adalah luka yang seperti habis disundut rokok, mungkin itu sebabnya impetigo ini disebut Cacar Api, kali ya? Oya, impetigo ini dibagi jadi 2 jenis, yaitu impetigo bulosa dan impetigo krustosa. Aku gak tau persis apa bedanya, silakan baca sendiri saja, ya ^_^

Zee with Impetigo

Kelas dimulai sejak sekitar tanggal 13-14 Februari 2012, gak lama deh setelah hari ulang tahun Ayah, di mana kita keluar untuk makan malan bersama (^_^). Sudah biasa sebenarnya buat Zee, pulang sekolah dengan badan bocel-bocel karena digigit temannya, dicakar temannya, atau jatuh sendiri. Yah, namanya juga anak-anak 🙂

Nah, saat itu Zee pulang dengan bocel di ujung alis kanannya. Seperti biasa, aku pun mengira itu dicakar temennya, atau dicakar tangan Zee sendiri. Seperti biasa juga, aku tidak melakukan apa-apa terhadap luka itu, betadine pun tidak karena biasanya gak sampai dua hari sudah sembuh.

Tapi luka ini tidak kunjung sembuh sampai 3-4 hari bahkan ada luka baru di sela-sela jari tangan (yang mana aku pikir bekas pegang setrika panas T_T), lalu lengan (dekat bekas BCG), dan lengan kanan di tengah. Saat itu aku pun mulai curiga, namun aku tidak berpikir itu adalah penyakit seserius impetigo.

Hari Senin berikutnya, saat Zee masuk sekolah, gurunya bilang ke aku, “Nda, kok kayak koreng api?”
Seketika aku diam, dan berpikir, “kok aku gak kepikiran itu, ya?”

Segera setelah sampai di kantor, aku langsung buka laptop dan online. Tujuan pertamaku bukan facebook atau e-mail (seperti biasa), tapi Om Gugel! Aku langsung mencari apa itu koreng api, apa bahasa medisnya. Dan aku menemukan kata IMPETIGO.

Begitu aku tau kalau Zee kena impetigo, pencarianku beralih ke milissehat, baik web maupun milisnya, mayoclinic, derm.net, dan dermnet nz.

Dari sana aku menemukan bahwa tata cara hometreatment atas Impetigo ialah:

  1. Rendam kain bersih di campuran setengah cangkir cuka putih dan 1 liter air, kompres area luka beberapa kali sehari, singkirkan kulit2 lunak di sekitarnya. Saat mandi, campur air mandi dengan cairan antiseptik, atau Air PK.
  2. Jika belum sembuh, beri antiseptik povidone iodine (betadine), atau krim hidrogen peroksida, atau chlorhexidine, atau lainnya. Berikan 2-3x sehari, tepat pada luka, ditotol, bukan diusap. Perhatikan luka-luka baru. Lanjutkan treatment sampai beberapa hari setelah luka sembuh.
  3. Jika antiseptik gak mempan, bawa anak ke dokter. Jangan lupa bekali diri tentang impetigo. Jika luka anak ngumpul jadi satu (tidak nyebar), sebaiknya atibiotik yang dipakai adalah antibiotik topikal (salep). Pastikan resep AB-nya tidak mengandung steroid.
  4. Jika luka menyebar, bisa dipertimbangan untuk memberi AB oral. Antibiotik yang dipakai adalah penisilin dan flucoxacilin. Berikan paling tidak untuk 7 hari (menurut resep dokter).
  5. Tutup bagian luka dengan kasa steril, dan pastikan bayi tidak menggaruknya.

Well, impetigo adalah infeksi bakteri, dia pertu antibiotik. Tapi, berdasarkan testimoni teman-teman di milis sehat, juga atas petunjuk DermNet NZ, maka aku putuskan untuk mengikuti tata cara HT untuk Impetigo, dimulai dengan pemberian antiseptik.

Aku akui, aku tidak terlalu sabar. Memberi kompres cuka? Aku langsung ke step 2 yaitu memberikan antiseptik. Dan aku salah memberikan, aku mengusap antiseptiknya dengan ujung jariku! Harusnya aku menotol-notol antiseptiknya dengan cotton buds! Tuh, kan.. FAIL!!!

Akhirnya, sampai hari Rabu, 22 Februari 2012, Zee tidak juga membaik. Gurunya berinisiatif memberi salep ikan suang yang akhirnya aku marahi habis-habisan. Kenapa? Karena salep itu gak ada kode BPOM-nya, artinya itu salep belum tentu aman walaupun keliatannya luka Zee langsung kering (katanya).

Hari Kamis, 23 Februari 2012, ada Pemilukada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kantor libur, semua dokter praktik tutup, Ayah Zee sedang dinas luar ke Jakarta 🙂
Jadilah aku baru bisa membawa Zee ke dokter spesialis kulit pada hari Jumat.

Kenapa DSKK, bukan DSA? karena DSA-nya lebih jauh timbang DSKK 🙂

Di DSKK aku berdiskusi dengan sang dokter yang sudah RUM 🙂
bernegosiasi agak tidak diresepkan obat yang tak perlu (seperti obat antigatal berbentuk puyer), dan AB yang cocok.

Sang dokterpun meresepkan Cefad (AB), Air PK, Salep antiseptik, dan Air kompres. Setelah pengobatan sekitar 1 minggu, Zee berangsur sembuh.

Well, kami bersyukur, ditengah cobaan yang menimpa, kami dapat mengambil pelajaran. Ini loh, impetigo, dan ini loh cara menanganinya.. ^_^


Hobi-hobi Zee

22 Februari 2012

Gak kerasa, anakku udah makin gede ^_^
Maennya juga makin kreatif.. Gak bisa liat kardus nganggur, dia bakal jadiin kardus itu jadi mobil-mobilan, sambil bunyi “mmm…mmm…”

Creativity

Atau ngambil jemuran jepit, trus dijadiin topi/mahkota…

Baca entri selengkapnya »


10 (Silly) Reasons Why I Choose to be a Clothdiaperring Mother…

21 Februari 2012

1. Popok kain (clodi) jauh lebih sehat dan lebih bikin kulit bayi bernafas ketimbang popok sekali pakai alias pospak. Kalo gak percaya, tanya aja Om Gugel dan Tante Yutub, ya! ^_^

2. Sekali lagi, tak berubah, aku adalah emak pelit dan irit!!! ada yang lebih hemat, ngapain aku pilih opsi yang boros? clodi beli sekali buat 2 tahun, pospak beli sekali untuk sekali pakai (yee.. namanya juga popok sekali pakai!) sehari ganti 5-6 popok, haduh.. berapa duit yang keluar tuh? T_T mending duit beli pospaknya kubeliin yang lain deh…

3. aku ini emak pemalas, males ngepel, males nyuci banyak-banyak… makanya pilihanku clodi, bukan popok tali, jadi gak bocor! hihihi… aku juga males buang sampah! clodi kan gak bersampah huehehe… (*alesan kan?*)

4. Aku ini ibu yang suka keindahan (ciee… *gubrak!) clodi itu cantik-cantik loh… ada yang polos, ada yang bermotif, ada yang berbulu-bulu.. lucu deh.. modelnya juga macem-macem.. ada yang poket biasa, ada yang celana, ada yang cuma kovernya aja, keren-keren pokoknya… Pospak? Ih…

5. Aku tetap hobi shopping!!! duh, cewek normal mana sih yang gak suka shopping? (hehe).. dengan Zee pakai clodi, aku jadi punya alesan untuk belanja-belenji.. belanja clodi kan sangat menyenangkan.. pilih-pilih model, pilih-pilih motif, pilih-pilih harga (ini yang penting! :p). Apa asiknya belanja pospak? membosankan!!! model n motifnya sama semua!! tidak bisa dinikmati lama2, paling lama 4 jam!

6. Aku ini emak gak mau repot… Dihadapkan dengan Zee yang kena ruam-ruam karena pospak, sungguh bikin repot surepot!!! haduh… ngerawatnya itu loh.. nggak banget deh.. mending clodi kemana-mana, gak bikin ruam!!

7. Aku gak dimarahin ayahnya Zee kalo belanja clodi, hehehe.. coz kan clodinya Zee kurang.. lagian ada model yang lebih bagus tuh… huehehe… bahkan sering ayahnya Zee muji clodinya Zee bagus *mekar kuping..berarti boleh beli lagi donk, Ay?* 😀

8. Aku menemukan kesenangan sendiri tiap hari, yaitu saat aku memadupadankan insert dan cover clodi.. suatu kesenangan yang hanya bisa dinikmati oleh clothdiaperring mummy.. kesenangan yang gak akan dinikmati bila Zee pakai pospak ^_^

9. Aku jadi bisa jahit!!! 😀 iya bener.. aku bikin insert sendiri, sarung fleece sendiri, memperbaikin elastis clodi yang melar sendiri.. wew… gak kebayang deh kalo Zee gak pake clodi, aku mungkin gak akan nyentuh jarum dan benang! ^_^

10. Dipuji tetangga: pempesnya abang Zee lucu, ya! *jadi pengen malu…. (tapi gak jadi)* huehehe…

Ada yang mau nambahin alasan konyol (tapi cerdas) why i choose to be a clothdiaperring mother? ^_^

Duh, nyaman bener tidurnya..
↑nyaman banget yak tidurnya ^_^↑


10 (Silly) Reasons Why I Feed My Baby with Homemade Food without Sugar and Salt Added…

20 Februari 2012

sudah diposting di note FB-ku, sih ^_^

1. MPASI Rumahan jauh lebih baik daripada MPASI Instan, baiknya apa dan gimana, better tanya sendiri ke mbah Gugel ya! 🙂

2.Aku ini emak yang pelit dan irit (tetep!)… kalo ada yang gratis, ngapain beli? tinggal ambil beras di gentong ini! gak usah repot-repot ke swalayan terdekat n beli bubur instan! ^_^ duit buat beli buburnya, dialihkan ke SHOPPING ONLINE, deh! ;p

3. Aku ini emak labil.. gak kebayang kalo aku pake bubur instan, aku akan ada berjam-jam di depan rak bubur instan di swalayan karena aku bingung, bubur mana yang akan dikasihin ke anakku.. habis semuanya pada bilang buburnya yang terbaik, sih… membingungkan! T_T #lebay

4. Aku ini gak bisa masak. Kalo lagi di dapur dan (sok) jadi koki handal, aku pasti kelamaan di icip2 masakannya… gak pas-pas rasanya (hihihi..), makanya aku seneng banget pas WHO dan IDAI nganjurin untuk tidak menambahkan garam dan gula pada masakan bayi, karena masakanku udah pasti ENAK!!! hehehe…

5. Aku ini hobinya SHOPPING!! sekali lagi… SHOPPING! hehehe… dengan aku ngasih MPASI Rumahan untuk Zimam, aku jadi ada alasan untuk beli grinder, panci stainless baru, pisau baru, telenan baru, mangkok-mangkok makan yang lucu-lucu dan unyu-unyu, dan lain-lain.. Seandainya aku ngasih bubur instan, kan paling yang bisa aku beli cuma mangkok makan… boring sangat!!!

6. Ibu-ibu pemalas, ngacung!!! *ngacung duluan*.. masak makanan bayi tuh jauh lebih gampang timbang masak makanan orang dewasa, cepet banget pokoknya, apalagi gak perlu repot sama garam n gula (rasanya jadi standar :p), nah, kalo aku udah masak untuk Zee, aku jadi ada alesan untuk gak masak buat ayahnya Zee (hehehe).. yuk makan nasi padang aja kita, beib.. :p

7. Buah-buahan n sayur-sayuran selalu tersedia di kulkas, alhasil, kalo pengen ngemil, otomatis ngemilnya buah-buahan.. hehe.. makasih ya Zimam, udah boleh makan buah buat Zee ^_^

8.  Jadi koki handal untuk Zee ^_^… wew… bahkan Ayahnya Zee aja bilang masakanku yang enak tuh cuma sambelnya! pedes! (lah, default sambel kan emang pedes! T_T), tapi untuk Zimam, aku bener-bener jadi koki handal, serasa diriku menguasai dapur dengan sangat profesional! *beneran*

9. Punya fans berat, yaitu Zimam… apapun yang aku masak, karena dari awal sudah gak ditambah garam dan gula, jadinya lezat di lidah kecil Zee… dia suka walau hanya tempe goreng berbumbu bawang putih+ketumbar :p

10. Dipuji banyak orang… *huehehe* (kuping mekar!!!), kenapa? karena Zimam lahap banget makan masakanku yang gak jelas rasanya itu! *huahahaha……..

Ada yang mau nambahin alasan konyol (tapi cerdas) why I feed my baby with homemade food without salt and sugar added? ^_^

Asiknya makan masakan Danda
↑Asiknya yang makan masakan Danda ^_^↑


10 (Silly) Reasons Why I Breastfeed My Baby…

6 Februari 2012

pernah dimuat di note FB saya

1. Penelitian bilang ASI jauh lebih bagus dari susu formula, bagusnya apa? mending brosing sendiri lah ya.. :p

2. Aku ini emak pelit n irit, kalo ada yang gratisan, manalah aku mau bayar? makanya aku ngasih ASI yang jelas-jelas gretongan! kan lumayan duit yang mestinya buat beli susu dialihkan jadi buat beli apel (delicious!) atau pir (seger!) atau pizza (yummy!) atau SHOPPING!!! (yeay!!! ^_^)

3. Aku ini emak pemalas! ngebayangin harus bangun tengah malam, tuang air panas, bikin susu formula buat bayi, trus megangin botol susunya sampe dia tidur? hah! ngebayanginnya aja udah males! mending tinggal singkap daster+bra, bayi tidur aku juga tidur lagi.. pules! hehehe…

4. Aku ini emak yang gak mau repot! kemaren pulang kampung, ngeliat temen seperjuangan (sama2 pulkam gitu, kenal aja nggak :p) repot banget! bawa termos isi air panas, bawa botol susu buanyak buanget, bawa kantong2 isi susu.. halah ngeliatnya aja repot surepot… beda banget sama diriku yang waktu Zee ngerengek mo minum susu, tinggal pasang nursing apron, singkap baju+bra, nyusu deh ^_^

5. Aku ini suka banget shopping… kalo aku ngasih ASI, maka ada banyak yang bisa dibeli: breastpumps, botol2 ASI lucu-lucu, cooler bag lucu-lucu, nursing apron, bayu menyusui cantik-cantik.. pokoknya banyak! bandingkan dengan kalo ngasih sufor? palingan yang bisa dibeli cuma botolnya kan? boring!

6. Aku ini suka makan tapi gak pengen gemuk! and I get it by breastfeeding my baby! hehehe… makan banyak tapi tetep langsing tanpa harus repot2 lari, sit up, push up, senam, etc..etc.. huahahahahaaa… *ketawa puas*

7. Karena aku menyusui, aku jadi “dimanja” sama orang2 sekitarku. Jam makan, harus langsung makan.. Makan mesti yang enak-enak dan sehat-sehat (hehehe…) makanan tinggal dikit? Aku yang didulukan.. aku males makan? ditanya: mau makan apa? hehehe… *gak yakin perlakuannya juga kayak gini kalo Zee minum sufor bukan ASI :p

8. Aku ini tukang tidur! Kadang begitu banyaknya kerjaan, aku jadi gak punya waktu istirahat. dengan ngelonin Zee, sambil nyusuin, aku juga bisa ikutan tidur.. lumayan.. 2-3 jam (hehehe… itu lumayan ya? :p)

9. Bisa jadi bos waktu nyusuin Zee… huahahaha!!! Pas nyusuin, biar hape ada semeter di dekatku, kalo hape bunyi tapi tanganku gak bisa menjangkau tuh hape, aku tinggal teriak: Yah, tolong ambilin hape, donk!… kan Danda lagi ditempelin Zee hehehe…

10. Jadi idola Zee… sedeket apapun Zee sama gurunya, atau ayahnya.. sampe-sampe kalo lagi maen sama ayah, danda dicuekin, kalo dah haus yang dicari cuma satu! *huahahahahhaa……

Ada yang mau nambahin alasan konyol (tapi cerdas) why I breastfeed my baby? ^_^

Zimam ketagihan ASI
Asiknya yang lagi ketagihan ASI ^_^↑