Misi Wahana Banana Boat

4 Desember 2020

Syari nulis lagi.

Wahana Banana Boat

Gambar diambil dari sini

Kali ini saya akan menulis untuk misi kedua di Hutan Kupu-kupu. Sebagai wisatawan di Hotel Asyik, untuk melanjutkan ke perkuliahan di Bunda Cekatan, saya harus mengumpulkan dua token. Ini adalah token kedua.

Saya ingin bercerita tentang peran saya di Komunitas Ibu Profesional Regional Jakarta.

Renjana saya adalah menulis, karena itu, di setiap komunitas yang saya ikuti, pasti saya akan memilih aktivitas menulis sebagai aktivitas utama. Karena itu, di Komunitas Ibu Profesional Regional Jakarta, saya memilih Rumah Belajar Menulis sebagai tempat saya menyalurkan renjana saya.

Apa bentuk tulisan yang saya sukai? Dari dulu sampai sekarang tak berubah: FIKSI hihihi.

Nonfiksi boleh, asalkan tak banyak referensi yang harus dibaca dan tak repot-repot membubuhkan sitasi atau parafrase. Sungguh, menulis nonfiksi itu bagian yang merepotkan adalah menulis sitasi dan parafrase sebagai antiplagiarisme. Jadi kalau pun saya menulis cerita nonfiksi, itu adalah cerita pribadi saya seorang, bukan kisah orang lain. Sehingga, saya tak perlu repot membubuhkan sitasi maupun parafrase, hehehe.

Dalam Rumah Belajar Menulis, atau RBM, atau Rumbel Menulis, atau… ah, maana saja yang disuka, lah, saya berperan sebagai editor. Karena mata saya terasa gaal jika melihat tulisan yang tak sesuai PUEBI, jadi saya mendaftarkan diri sebagai editor saja, hehehe.

Satu hal yang saya pegang saat menjalankan tugas, ketika saya dirasa tak bisa melakukannya, maka saya akan mengutarakan hal itu di awal.  Saya tidak akan memberikan harapan palsu kepada teman-teman satu grup saya, saya akan selalu berusaha untuk tidak mengecewakan mereka.

Itu saya. Tetapi jika ada rekan saya yang tidak memegang prinsip seperti saya, jujur saja, saya akan memilih menghindarinya. Saya tidak suka bekerja sama dengan orang yang tidak memiliki komitmen. Jika memang tidak bisa, maka bicara di awal. Semua bisa dibicarakan dengan baik, itu prinsip saya. ^^

Intinya, kita sama-sama berusaha membuat diri kita dan orang lain bahagia, deh ^^

#PetualanganWahanaBananaBoat
#MisiPetualangan2
#WisatawanHotelAsyik
#TranscityHarmony
#InstitutIbuProfesional


Misi Wahana Perahu Kano

3 Desember 2020

Petualangan Perahu Kano

Gambar diambil dari sini

Halo, Syari di sini.

Saya tahu saya terlambat menulis tentang petualangan saya di Wahana Perahu Kano, tetapi alhamdulillah, ada kesempatan untuk saya menyusul menyetorkan tugas di misi ini. ^^

Saya adalah alumni Kuliah Bunda Sayang di Institut Ibu Profesional. Dari awal, mengapa saya memasuki perkuliahan di Institut Ibu Profesional, tujuannya tetap sama, saya ingin menjadi individu, istri, dan ibu yang lebih baik dari sekarang.

Usia saya bertambah tua, kehidupan berrumah tangga juga semakin lama, dan anak saya semakin besar. Saya tidak boleh berhenti belajar untuk meningkatkan kualitas diri saya, baik sebagai individu, istri, maupun ibu yang baik.

Kali ini saya sedang menunggu kursi Perkuliahan Bunda Cekatan dibuka. Walau status saya di dunia nyata adalah Mahasiswi, entah mengapa, saya tetap tak ingin ketinggalan kereta untuk menjadi Mahasiswi di Institut Ibu Profesional.

Kalau di dunia nyata saya adalah mahasiswi S2, jika saya masuk Bunda Cekatan, saya akan masuk jadi mahasiswi S2 di IIP juga, hihihi.

Karena Kuliah Matrikulasi adalah kuliah penyesuaian, dan Bunda Sayang adalah strata 1-nya. Hehe.

Kenapa, sih, saya ngotot pengin banget ikut kuliah Bunda Cekatan? Nanti kuliah di Maksi-nya keteteran, loh.

Duh, jangan didoakan gitu, donk… Justru saya ingin mengatur waktu dengan jauh lebih baik, makanya pengin banget mengeruk ilmu dari Perkuliahan Bunda Cekatan. Namanya saja “Bunda Cekatan”, biar saya jadi cekatan, donk. ^^

Kenapa haru Bunda Cekatan? Well, saya tidak tahu, apakah ada program terstruktur lain selain di IIP. Jadi yang saya tahu cuma ini, karena itu, saya ikuti ini saja ^^

Seperti halnya saya menyelesaikan tugas di Bunda Sayang dengan baik, saya yakin, saya bisa melaksanakan semua misi di Bunda Cekatan dengan baik pula. Mungkin saya akan down, tetapi, saya akan ingat lagi betapa sulitnya masuk IIP. Saingannya banyak banget, beneran.

InsyaAllah, Bunda Cekatan adalah jalan untuk saya, menjadi individu, istri, dan ibu yang jauh lebih baik lagi.

Bismillah.

#PetualanganPerahuKano
#WisatawanHotelAsyik
#TranscityHarmony
#InstitutIbuProfesional


Ada Kemudahan di Balik Kesulitan

27 Oktober 2020

Percaya?

Saya percaya.

Beberapa kali saya mengalami kemudahan di balik kesulitan. Jadi, yah, akhirnya jika saya mengalami kesulitan, yang saya bisa lakukan hanyalah merenungi apa yang salah, memperbaiki yang bisa diperbaiki, dan tawakkal. InsyaAllah kemudahan itu datang.

Selama ini, begitulah saya menjalani hidup saya. Selalu ada kesempatan kedua. Dan kesempatan kedua selalu lebih baik dari kesempatan pertama.

Jalani saja.

Kadang ada masa saya menyesali apa yang telah saya lakukan, huhuhu. Kesulitan datang saat karena kesalahan saya sendiri. Itulah saat yang tepat untuk merenung dan menyusun rencana selanjutnya.

Selalu ada harapan bagi yang yakin.

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Asa


Apakah Ini adalah Akhir?

26 Oktober 2020

Saya ingin menulis tentang Survival Show I-Land lagi.

Di episode final, Kei yang digadang-gadang sebagai calon angota Enhypen pertama, ternyata tidak masuk grup debut. Padahal, selama di I-Land, dia menduduki peringkat satu dan hampir selalu jadi pusat koreografi (center).

Bagaimana dengan Keiys, penggemarnya?

Kami jelas kecewa. Setahu kami, sejak awal Kei mendapat perhatian lebih dari produser. Lalu mengapa dia tidak dimasukkan ke grup debut?

lebih dari sebulan lamanya kami mencoba menata hati. Mencoba menerima bahwa Kei layak mendapatkan lebih dari grup debut itu. Sampai akhirnya di hari ulang tahun Kei, dia muncul dan bertemu Keiys Korea. Di situlah kami menyadari, ini bukan akhir.

Kei bisa debut di grup lain, dan dia akan segera debut. Kami hanya perlu menunggu dengan sabar. Karena Kei sudah memiliki bekal yang sangat cukup untuk debut.

Ini bukan akhir. Ini adalah awal sebuah cerita. Titik bukanlah akhir, karena selalu ada asa di belakangnya.

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Titik

PS: tema terinspirasi dari intipan di WAG RB Menulis IP Jakarta ^^


Belajar Kata Baru

25 Oktober 2020

Apa yang kamu tahu tentang “wastra”?

Ini adalah kali pertama saya mendengar kata itu, saya tidak tahu apa artinya.

Menurut KBBI V, wastra adalah kain tradisional yang memiliki maksa dan simbol tersendiri yang mengacu pada dimensi warna, ukuran, dan bahan, contohnya batik, tenin, songket, dan sebagainya.

Jadi, wastra itu apa?

Kain khas Indonesia. Itu pendeknya. Semua kain khas Indonesia namanya wastra.

Jadi, wastra punya banyak jenis. Dari Jawa namanya batik, dari Sumatera namanya songket, dari Nusa Tenggara namanya kain tenun, dan sebagainya.

Apakah kamu punya wastra yang kamu suka?

Saya punya. Wastra kesukaan saya adalah Sasirangan, wastra dari Banjar. ❤

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Wastra


Ketika Senja Tiba

24 Oktober 2020

Sudah lama sekali sejak terakhir saya melihat langit senja berwarna dewangga.

Sebelum pandemi korona, hampir setiap hari saya pulang kantor disambut dengan warna itu. kadang malah saya tidak kebagian warna lain selain hitam. Sekarang, karena saya selalu di rumah, saya tak pernah lagi melihat langit dewangga.

Saya selalu menutup pintu menjelang sore. Ketika azan magrib dikumandangkan, kami semua salat di rumah.

Pernah sekali saya mengalami langit dewangga setelah bekerja dari rumah, ketika saya harus keluar rumah karena suatu hal. Ah, rasanya tak nyaman ada di luar rumah dengan langit berwarna seperti itu. Rasanya mengerikan.

Walau saya tahu, suatu saat nanti saya akan kembali beraktivitas di luar rumah dan menyaksikan lagi langit dewangga, sekarang saya ingin menikmati dulu, kehidupan tanpa dewangga itu. ^^

Untuk saudara-saudara saya yang masih harus berkutat dengan pekerjaan di luar rumah, semangat, ya. InsyaAllah setets peluhmu diberkahi Allah subhanawataala. Aamiin.

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Dewangga


Her Private Life

23 Oktober 2020

Saya ingin bercerita tentang dama Korea yang sudah lama saya tonton, Her Private Life. Drama ini bercerita tentang kehidupan wanita karier biasa, namun ternyata dia adalah seorang fangirl.

Fangirl adalah sebutan untuk perempuan yang menyukai seorang idol secara berlebihan. Maksudnya, tak hanya suka penampilan idol itu di atas panggung, melainkan suka kehidupan idol itu juga. Menjadi seorang fangirl bukan hal yang buruk, namun tak banyak orang yang menerima keberadaan seorang fangirl, sehingga banyak fangirl menyembunyikan identitasnya ketika berbaur di masyarakat. Mereka hanya mengaku sebagai fangirl jika berada di komunitas mereka sendiri.

Saya ingin bercerita bahwa drama Her Private Life itu menggambarkan kehidupan saya saat ini. Ya, saya adalah seorang fangirl.

Sejak pertunjukan mempertahankan diri I-Land selesai, saya menjadi fangirl dari salah satu trainee di I-Land, yaitu Kei. Saya punya dua akun di semua media sosial, satu akun pribadi saya dan satu akun fangirling. Kenapa? Karena sebenarnya saya tidak ingin kehidupan pribadi saya dibuntuti oleh urusan fangirling yang ternyata rumit. Hahaha. Saya juga baru menyadarinya, bahwa kehidupan seputar fangirling itu ternyata kompleks. Tak hanya mengagumi seseorang atau mengumpulkan foto-foto atau informasi tentangnya, melainkan juga ada banyak hal lain yang tak bisa saya ceritakan satu-persatu. Semua hanya bisa dirasakan apabila kita menjadi fangirl itu sendiri

Hm, kehidupan saya sekarang, mirip dengan kehidupan tokoh utama dalam drama Her Private Life.

#Writiber2020
#RBMIPJakarta
#Senandika